GAMBARAN KEJADIAN PRE MENSTRUAL SYNDROME (PMS) PADA SANTRIWATI KELAS 7 DI PONDOK PESANTREN ISLAMIC CENTER ELKISI MOJOKERTO
Abstract
Sindrom Pramenstruasi (PMS) merupakan kondisi yang umum dialami oleh wanita menjelang menstruasi, dengan gejala yang bervariasi dari gejala fisik hingga psikologis. Studi ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang kejadian PMS pada santriwati kelas 7 di Pondok Pesantren Islamic Center eLKISI Mojokerto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan kuesioner untuk mengumpulkan data dari 47 santriwati. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi prevalensi dan jenis gejala PMS yang dialami oleh responden.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar santriwati mengalami gejala PMS, dengan empat tipe utama yang diidentifikasi: Tipe A (kecemasan), Tipe H (pembengkakan dan perut kembung), Tipe C (keinginan makan yang berlebihan), dan Tipe D (depresi dan gangguan tidur). Mayoritas responden mengalami gejala seperti kecemasan, perut kembung, keinginan makan berlebihan, dan depresi. PMS pada santriwati kelas 7 di Pondok Pesantren Islamic Center eLKISI menunjukkan pola yang khas, dengan gejala yang bervariasi dari tipe ke tipe. Gejala seperti kecemasan dan depresi dapat mempengaruhi kesejahteraan emosional dan sosial santriwati. Pentingnya pendidikan, dukungan sosial, dan akses terhadap perawatan medis yang komprehensif dalam mengelola PMS tidak dapat diabaikan. Diperlukan pendekatan holistik yang mencakup aspek fisik, psikologis, dan sosial untuk mengurangi dampak gejala PMS pada santriwati. Kolaborasi antara pondok pesantren, orang tua, dan keluarga juga penting dalam penanganan PMS.