Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Kader tentang Manajemen Laktasi
Abstract
Pemberian ASI pada bayi merupakan cara terbaik meningkatkan kualitas SDM
sejak dini. Keberhasilan ASI eksklusif sangat bergantung pada tahapan manajemen
laktasi, sehingga semua tahap harus dipersiapkan dengan baik supaya ASI eksklusif
berjalan dengan sukses. Peran kader kesehatan posyandu di antaranya adalah
mengajak keluarga untuk mendorong ibu dalam memberikan Air Susu Ibu secara
eksklusif agar bayi tumbuh sehat dan memberikan edukasi pada ibu hamil dan ibu
pasca persalinan tentang menyusui. Pengetahuan yang baik serta sikap positif akan
menghasilkan pelayanan pelayanan yang baik. Sikap kader dalam pelayanan
posyandu menunjukkan sikap positif akan bertanggung jawab dalam melaksanakan
tugasnya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Penelitian ini
merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional.
Populasi dari penelitian ini adalah kader Posyandu di Desa Leminggir, Kecamatan
Mojosari, Kabupaten Mojokerto dengan jumlah sampel sebanyak 24 kader.
Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik non probability sampling jenis
purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara
pengetahuan dengan sikap kader tentang manajemen laktasi (ρ value sebesar
<0,000). Pengetahuan kader yang baik akan mendorong kader memberikan sikap
positif tentang manajemen laktasi yang pada akhirnya berperilaku baik dalam
melakukan pendampingan pada ibu hamil, ibu nifas dan ibu menyusui.