Hubungan Antara Konsumsi Makanan Dan Aktvitas Fisik Dengan Kejadian Hipertensi pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di UPT. Puskesmas Gedongan Kota Mojokerto
Date
2022-09-20Author
Wina Winarno, Mahligai
Zainuri, Imam
Janes Pratiwi, Chaterina
Metadata
Show full item recordAbstract
Hipertensi masih menjadi suatu masalah yang cukup besar hingga saat ini . Faktor risiko yang dapat mempengaruhi tekanan darah penderita hipertensi antara lain: usia, ras/etnis, geografi, jenis kelamin, obesitas, stres, diet tinggi garam, alkohol, merokok, konsumsi kopi, dan penggunaan pil KB. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui hubungan konsumsi makanan dan aktifitas fisik dengan kejadian hipertensi pada ASN di Puskesmas Gedongan Kota Mojokerto. Desain penelitian ini yaitu analitik korelasional dengan pendekatan case control. Populasi penelitian ini yaitu seluruh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdinas di UPT Puskesmas Gedongan Kota Mojokerto berjumlah 48 responden. Sampel pada penelitian ini diambil dengan teknik non probability sampling sebanyak 48 responden. Data dikumpulkan dengan instrument kuesioner dan diuji dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ρ value konsumsi makanan = 0,001 ρ value < α = 0,05 dan nilai aktifitas fisik ρ value = 0,622, hal ini berarti terdapat hubungan antara konsumsi makanan dengan kejadian hipertensi dan tidak terdapat hubungan antara aktifitas fisik dan penderita hipertensi pada ASN di Puskesmas Gedongan Kota Mojokerto. ASN atau keluarga untuk dapat lebih meningkatkan informasi tentang cara mencegah terjadinya penyakit hipertensi dan menurunkan resiko terjadinya komplikasi penyakit hipertensi.