<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>SKRIPSI S1 KEBIDANAN</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/1477" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/1477</id>
<updated>2026-05-27T03:30:01Z</updated>
<dc:date>2026-05-27T03:30:01Z</dc:date>
<entry>
<title>HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PENTINGNYA FE DENGAN KEPATUHAN MENGKONSUMSI TABLET FE DI POLINDES SUMBERAGUNG MOJOKERTO</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4218" rel="alternate"/>
<author>
<name>Rizqiya, Arliza</name>
</author>
<author>
<name>Wahyuningrum, Tria</name>
</author>
<author>
<name>Khusniyati, Etik</name>
</author>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4218</id>
<updated>2026-05-05T10:56:13Z</updated>
<published>2026-02-16T00:00:00Z</published>
<summary type="text">HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PENTINGNYA FE DENGAN KEPATUHAN MENGKONSUMSI TABLET FE DI POLINDES SUMBERAGUNG MOJOKERTO
Rizqiya, Arliza; Wahyuningrum, Tria; Khusniyati, Etik
Kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet fe adalah ketaatan ibu hamil dalam melaksanakan anjuran petugas kesehatan untuk mengkonsumsi tablet fe. Kepatuhan mengkonsumsi tablet fe diukur dari keteparan jumlah tablet yang  dikonsumsi, ketepatan cara mengkonsumsu tablet fe, frekuensi konsumsi perhari, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Pentingnya Fe Dengan Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Fe. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Jenis penelitian kuantitatif, Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh ibu hamil di Polindes Sumberagung Mojokerto sebanyak 33 orang pada bulan oktober dan sampel sesuai dengan criteria inklusi sebanyak 30 responden. Pada penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan kuesioner. Dan hasilnya akan di analisis menggunakan ujiSpearman Rho dengan tingkat kemaknaan 0,05.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengetahuan tentang tablet FE sebagian besar responden pengetahuanya tentang tablet FE adalah cukup sebanyak 11 orang (36,7%) dan sebagian kecil adalah kurang sebanyak 9 orang (30%). Kepatuhan konsumsi tablet FE sebagian besar responden tidak patuh dalam mengkonsumsi tablet FE sebanyak 18 orang (60%). Dan patuh sebanyak 12 orang (40%). Ada Hubungan pengetahuan tentang tablet FE dengan kepatuhan konsumsi tablet FE dengan nilai person correlation sebesar 0,826 dan sig. 0,000 &lt; α 0,05 karena hasil signifikan kurang dari 0,05 maka H1 diterima artinya ada hubungan pengetahuan tentang tablet FE dengan kepatuhan konsumsi tablet FE di Polindes Sumberagung Mojokerto. Dapat meningkatkan sikap dan perilaku positif dalam pencegahan anemia, baik pada ibu hamil. Dengan meningkatkan pengetahuan, individu dapat memahami manfaat zat besi, mengurangi risiko anemia, dan pada akhirnya meningkatkan kesehatan secara keseluruhan
</summary>
<dc:date>2026-02-16T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>HUBUNGAN USIA REPRODUKSI DENGAN KEJADIAN  MIOMA UTERI DI POLI KANDUNGAN RUMAH SAKIT BHAYANGKARA KEDIRI TAHUN 2025</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4213" rel="alternate"/>
<author>
<name>Putri, Zoelanda Pradita</name>
</author>
<author>
<name>Purwati, Heni</name>
</author>
<author>
<name>Suryantini, Naning</name>
</author>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4213</id>
<updated>2026-05-04T23:58:42Z</updated>
<published>2026-04-16T00:00:00Z</published>
<summary type="text">HUBUNGAN USIA REPRODUKSI DENGAN KEJADIAN  MIOMA UTERI DI POLI KANDUNGAN RUMAH SAKIT BHAYANGKARA KEDIRI TAHUN 2025
Putri, Zoelanda Pradita; Purwati, Heni; Suryantini, Naning
Mioma uteri merupakan tumor jinak yang paling banyak ditemukan pada perempuan, dengan kecenderungan risiko yang meningkat seiring bertambahnya usia, terutama pada wanita yang belum pernah melahirkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis cross-sectional dan bertujuan untuk mengkaji hubungan antara usia reproduksi dengan kejadian mioma uteri. Sebanyak 92 responden ditetapkan sebagai sampel melalui metode purposive sampling yang bersumber dari data rekam medis pasien di Rumah Sakit Bhayangkara Kediri. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kelompok usia lebih dari 35 tahun, yaitu sebesar 88%. Selain itu, lebih dari separuh responden (54,3%) teridentifikasi memiliki mioma uteri dengan ukuran kategori besar lebih dari 60 mm atau 6 cm. Berdasarkan hasil analisis statistik, diperoleh nilai p sebesar 0,000 (p &lt; 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara usia reproduksi dan kejadian mioma uteri.Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan dalam mengidentifikasi dan memetakan faktor risiko mioma uteri, khususnya yang berkaitan dengan usia reproduksi. Selain itu, hasil studi ini dapat mendukung upaya pencegahan serta deteksi dini melalui edukasi kesehatan bagi perempuan usia reproduktif yang memiliki risiko tinggi. Dari sisi pelayanan kesehatan, informasi yang diperoleh dapat dimanfaatkan oleh tenaga medis untuk meningkatkan mutu pelayanan yang lebih tepat sasaran dan profesional.
</summary>
<dc:date>2026-04-16T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KECEMASAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DALAM MENGHADAPI PERSALINAN  DI PUSKESMAS PUNGGING KABUPATEN MOJOKERTO</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4212" rel="alternate"/>
<author>
<name>ASTRIANI, DENY</name>
</author>
<author>
<name>Prameswari, Veryudha Eka</name>
</author>
<author>
<name>Khusniyati, Etik</name>
</author>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4212</id>
<updated>2026-05-04T23:48:20Z</updated>
<published>2026-01-19T00:00:00Z</published>
<summary type="text">FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KECEMASAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DALAM MENGHADAPI PERSALINAN  DI PUSKESMAS PUNGGING KABUPATEN MOJOKERTO
ASTRIANI, DENY; Prameswari, Veryudha Eka; Khusniyati, Etik
Dalam proses kehamilan terjadi perubahan-perubahan baik perubahan fisik, fisiologis maupun psikologis. Perubahan psikologis pada masa kehamilan yang tidak dapat ditangani oleh ibu umumnya akan menyebabkan terjadinya kecemasan pada ibu hamil, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan. Desain penelitian menggunakan desain deskriptif. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh ibu hamil trimester III berjumlah 40 Orang. Tekhnik sampling menggunakan tipe purposive sampling, Sampel dari penelitian sebanyak 28 responden, pengumpulan data dengan kuesioner. Analisa ini dimanfaatkan untuk mendapatkan gambaran  faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan pada ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan. Hasil penelitian mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan, didapatkan hasil bahwa sebagian besar responden berada pada usia reproduksi sehat yaitu 20–35 tahun sebanyak 25 orang (89,28%). Dari segi pendidikan, mayoritas responden merupakan lulusan pendidikan SMA Sederajat sebanyak 20 orang (71,43%). Berdasarkan karakteristik pekerjaan, sebagian besar responden tidak bekerja  sebanyak 22 orang (78,6%), dari segi pengetahuan, sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kurang sebanyak 12 orang (42,86%) , Temuan penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan berhubungan dengan kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan. Rendahnya tingkat pengetahuan menjadi salah satu faktor dominan yang berpotensi meningkatkan kecemasan. Dapat disimpulkan bahwa kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan dipengaruhi oleh beberapa faktor, terutama tingkat pengetahuan. Oleh karena itu, hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan masukan bagi bidan dalam memberikan konseling dan edukasi kesehatan untuk mengurangi kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan.
</summary>
<dc:date>2026-01-19T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PENGARUH PIJAT OKSITOSIN PADA IBU NIFAS TERHADAP KECUKUPAN ASI BAYI</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4211" rel="alternate"/>
<author>
<name>WATI, GITA ANJAR</name>
</author>
<author>
<name>Yulianti, Indra</name>
</author>
<author>
<name>Prameswari, Veryudha Eka</name>
</author>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4211</id>
<updated>2026-05-04T23:32:16Z</updated>
<published>2026-02-02T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PENGARUH PIJAT OKSITOSIN PADA IBU NIFAS TERHADAP KECUKUPAN ASI BAYI
WATI, GITA ANJAR; Yulianti, Indra; Prameswari, Veryudha Eka
Ketidakcukupan produksi ASI pada awal nifas sering disebabkan terhambatnya refleks oksitosin (let down reflex) akibat kelelahan dan kecemasan, khususnya pada ibu primipara. Secara fisiologis, stres memicu adrenalin yang menghambat pengeluaran oksitosin, sehingga ASI sulit keluar. Pijat oksitosin merupakan stimulasi untuk memberikan efek relaksasi dan memicu pusat saraf menyekresi hormon oksitosin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin pada ibu nifas terhadap kecukupan ASI bayi di PMB Lilis Suryawati, Kabupaten Jombang. Desain Pre-Experimental pendekatan One Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu nifas yang bersalin dan/atau melakukan kunjungan nifas di PMB Lilis Suryawati. Sampel penelitian berjumlah 24 ibu nifas hari ke-1-3 dengan teknik purposive sampling. Intervensi dilakukan sebanyak 2 kali sehari (durasi 3-5 menit). Instrumen yaitu lembar observasi kecukupan ASI dan SOP pijat oksitosin. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian sebelum dilakukan intervensi (pre-test), hampir seluruh responden (91,7%) mengalami produksi ASI dengan kategori tidak cukup. Setelah diberikan intervensi pijat oksitosin (post-test), terjadi peningkatan dimana sebagian besar responden (87,5%) memiliki produksi ASI kategori cukup. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (&lt; 0,05). Terdapat pengaruh yang signifikan pijat oksitosin terhadap kecukupan ASI bayi pada ibu nifas. Pijat oksitosin terbukti efektif memberikan efek relaksasi dan menstimulasi pengeluaran hormon oksitosin untuk memperlancar produksi ASI.
</summary>
<dc:date>2026-02-02T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
