<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>KTI/ LTA D3 KEPERAWATAN 2023</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/1825" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/1825</id>
<updated>2026-04-13T10:37:39Z</updated>
<dc:date>2026-04-13T10:37:39Z</dc:date>
<entry>
<title>ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN MASALAH GANGGUAN KOMUNIKASI VERBAL PADA PASIEN CVA DIRUANG RAWAT INAP RSU ANWAR MEDIKA SIDOARJO</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/2483" rel="alternate"/>
<author>
<name>Nengrum, Tri Agustin</name>
</author>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/2483</id>
<updated>2024-04-18T06:18:48Z</updated>
<published>2024-03-28T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN MASALAH GANGGUAN KOMUNIKASI VERBAL PADA PASIEN CVA DIRUANG RAWAT INAP RSU ANWAR MEDIKA SIDOARJO
Nengrum, Tri Agustin
CVA Infark adalah gangguan peredaran darah otak yang menyebabkan terjadinya kematian jaringan otak sehingga mengakibatkan seseorang pada penderita CVA adalah gangguan komunikasi verbal dimana CVA menyerang otak kiri dan mengenai pusat bicara pada penderita gangguan komunikasi. Salah satu cara dalam mengembalikan kemampuan bicara dapat dilakukan terapi komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan pada klien penderita CVA dengan gangguan komunikasi verbal. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode deskriptif dalam bentuk studi kasus. Hasil penelitian studi kasus menunjukkan adanya pengaruh terapi komunikasi AIUEO terhadap kemampuan bicara klien CVA yang mengalami gangguan komunikasi verbal. Peningkatan waktu kemampuan berbicara dapat dilihat pada hari ke-3 setelah diberikan terapi AIUEO selama 2 kali dalam 15 menit dan bahkan signifikan jika dilakukan pada hari ke-5 atau ke-7. Dengan adanya pemberian terapi komunikasi “AIUEO” yang efektif untuk berkomunikasi baik secara lisan, tulisan dan klien akan lebih percaya jika klien bisa melakukannya.
</summary>
<dc:date>2024-03-28T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN MASALAH RESIKO KETIDAKEFEKTIFAN PEMBERIAN ASI PADA IBU POST PARTUM SPONTAN DI RSU ANWAR MEDIKA KRIAN SIDOARJO</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/2421" rel="alternate"/>
<author>
<name>Rahardi, Tantra</name>
</author>
<author>
<name>Saudah, Noer</name>
</author>
<author>
<name>Peni, Tri</name>
</author>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/2421</id>
<updated>2024-03-21T01:55:16Z</updated>
<published>2023-11-30T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN MASALAH RESIKO KETIDAKEFEKTIFAN PEMBERIAN ASI PADA IBU POST PARTUM SPONTAN DI RSU ANWAR MEDIKA KRIAN SIDOARJO
Rahardi, Tantra; Saudah, Noer; Peni, Tri
Ketidakefektifan menyusui seringkali disebabkan oleh munculnya beberapa &#13;
masalah baik bagi ibu maupun bayi. Sebagian ibu yang tidak memahami masalah &#13;
tersebut, kegagalan menyusui seringkali dianggap sebagai masalah yang hanya &#13;
disebabkan bayi, tetapi juga disebabkan oleh keadaan khusus, hanya saja ibu sering &#13;
mengeluhkan bayinya menangis atau menolak menyusu, sehingga ibu berpikir &#13;
ASInya kurang atau ASInya kurang bagus, tidak enak, hal ini sering membuat ibu &#13;
memutuskan untuk menyusui berhenti menyusui. Tujuan karya tulis ilmiah ini yaitu &#13;
penulis dapat menerapkan pengetahuan dan memperoleh pengalaman praktis dalam &#13;
memahami keterkaitan antara perawatan payudara dengan kegagalan dalam &#13;
memberikan ASI dalam Praktik Perawatan Kesehatan terkait dengan Masalah Risiko &#13;
Ketidakefektifan Pemberian ASI pada Ibu Pasca Persalinan Spontan. Karya tulis &#13;
ilmiah ini menggunakan metode wawancara dan observasi yang meliputi pengkajian, &#13;
diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi, evaluasi keperawatan. Dari hasil &#13;
pengkajian tersebut keluhan yang dialami menunjukan resiko pemenuhan &#13;
ketidakefektifan pemberian ASI. Diagnosa keperawatan ketidakefektifan pemberian &#13;
ASI berhubungan dengan ketidakadekuatan suplai ASI .Intervensi Keperawatan telah &#13;
direncanakan sesuai diagnosa yang telah ditegakkan yang merajuk pada buku SIKI, &#13;
dan jurnal sebagai evidence base. Berdasarkan intervensi yang disusun hampir semua &#13;
dilakukan implementasi dapat disimpulkan bahwa kompres hangat ataupun pompa &#13;
ASI bisa dilakukan dan tergantung pada kebutuhan pada pasien.
</summary>
<dc:date>2023-11-30T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN MASALAH KEPERAWATAN HIPOVOLEMIA PADA KASUS GASTROENTERITIS DI RSU ANWAR MEDIKA KRIAN SIDOARJO</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/2337" rel="alternate"/>
<author>
<name>Nur Arifin, Aiennaul</name>
</author>
<author>
<name>Rahmawati, Ima</name>
</author>
<author>
<name>Virda, Enny</name>
</author>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/2337</id>
<updated>2023-10-16T08:56:13Z</updated>
<published>2023-10-16T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN MASALAH KEPERAWATAN HIPOVOLEMIA PADA KASUS GASTROENTERITIS DI RSU ANWAR MEDIKA KRIAN SIDOARJO
Nur Arifin, Aiennaul; Rahmawati, Ima; Virda, Enny
Gastroenteritis adalah inflamasi pada daerah lambung dan intestina yang disebabkan oleh infeksi makanan yang mengandung bakteri atau virus yang memberikan gejala diare dengan frekuensi BAB lebih dari 3 kali dalam sehari dengan konsistensi cair tanpa disertai lendir atau darah dan biasanya disertai dengan mual muntah yang berlebih sehingga menyebabkan dehidrasi dan terjadi hipovolemia. Hipovolemia merupakan keadaan berkurangnya oksigenasi jaringan yang disebabkan gangguan kehilangan akut dari cairan tubuh. Tujuan dari penelitian ini mampu melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien  dengan masalah Hipovolemia pada kasus Gastroenteritis. Metode yang digunakan adalah deskriptif dalam bentuk studi kasus. Partisipan yang diberikan asuhan keperawatan adalah 2 partisipan yang mengalami Gastroenteritis dengan masalah Hipovolemia di RSU Anwar Medika Sidoarjo. Teknik pengumpulan data yang dilakukan meliputi pengkajian, observasi (pemeriksaan fisik), dan dokumentasi. Dari hasil penelitian menunjukkan kondisi klien mengalami perkembangan yang baik. Dari data yang diperoleh mulai dari pengkajian sampai evaluasi selama 3x24 jam didapatkan, pada kedua klien dengan masalah hipovolemia dikatakan masalah teratasi dengan kriteria hasil tanda- tanda dehidrasi tidak lagi ditemukan, konsistensi BAB lembek, balance cairan terpenuhi, tanda-tanda vital dalam batas normal. Dari kriteria hasil yang disimpulkan maka kedua klien dengan masalah hipovolemia lebih ditekankan dalam pemenuhan balance cairan atau hidrasi untuk mendapatkan kriteria hasil yang ditetapkan.
</summary>
<dc:date>2023-10-16T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>ASUHAN KEPERAWATAN NYERI AKUT POST OP PADA PASIEN MYOMA UTERI DI RSU ANWAR MEDIKA SIDOARJO</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/2334" rel="alternate"/>
<author>
<name>Mardani, Nadia</name>
</author>
<author>
<name>Lestari, Indah</name>
</author>
<author>
<name>Prasastia, Catur</name>
</author>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/2334</id>
<updated>2023-10-17T04:37:25Z</updated>
<published>2023-10-06T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ASUHAN KEPERAWATAN NYERI AKUT POST OP PADA PASIEN MYOMA UTERI DI RSU ANWAR MEDIKA SIDOARJO
Mardani, Nadia; Lestari, Indah; Prasastia, Catur
Myoma uteri merupakan tumor jinak yang berbentuk tegas, tidak berkapsul, tercipta dari otot polos dan jaringan ikat myoma. Myoma ditemukan pada traktus genitalia wanita, terutama perempuan berusia 36 sampai 45 tahun dan menopouse. Penelitian studi kasus ini bertujuan untuk mengeksplorasi asuhan keperawatan pada pasien dengan masalah nyeri akut post op pada pasien myoma uteri. Desain dalam penelitian ini menggunakan metode studi kasus, subyek yang digunakan adalah 2 pasien post op myoma uteri dengan masalah yang sama yaitu nyeri akut. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik, studi dokumentasi dan pengumpulan hasil dari pemeriksaan diagnostik. Hasil penelitian asuhan keperawatan dilakukan selama 3x24 jam diRSU Anwar Medika Pasien diberikan intervensi kompres hangat pada bagian dirasa nyeri dan relaksasi nafas dalam, diberikan analgesic, yang bertujuan mengurangi nyeri, setelah dilakukan interversi pasien 1 mengatakan skala nyeri menurun menjadi 3 dan skala nyeri pasien 2 juga menurun menjadi 2. Dapat disimpulkan bahwa dari hasil penelitian studi kasus ini selama 3 kali kunjungan, masalah dapat teratasi dengan cara mengajarkan pasien untuk melakukan teknik kompres hangat dan relaksasi nafas dalam yang bertujuan untuk mengurangi rasa nyeri. Hal ini terjadi karena otak yang berelaksasi akan merangsang tubuh untuk menghasilkan hormon endorpin dapat menghambat transmisi inpuls nyeri ke otak yang dapat menurunkan sensasi nyeri sehingga menyebabkan intensitas nyeri yang dialami pasien berkurang. Saran untuk pasien diharapkan dapat tetap menjaga kondisi fisiknya dan mampu mengatasi rasa nyeri secara mandiri jika timbul kembali.
</summary>
<dc:date>2023-10-06T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
