<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>TESIS S2 KEPERAWATAN 2024</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/2416" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/2416</id>
<updated>2026-04-13T10:37:40Z</updated>
<dc:date>2026-04-13T10:37:40Z</dc:date>
<entry>
<title>ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI PERAWAT BERBASIS SELF-DETERMINANT THEORI TERHADAP PENERAPAN PENDIDIKAN KESEHATAN KEPADA PASIEN PRE OPERASI  DI RSUD DR. SOETOMO SURABAYA</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/3195" rel="alternate"/>
<author>
<name>AMBARWATI, TRI JUNINGAJU</name>
</author>
<author>
<name>Rahmawati, Ima</name>
</author>
<author>
<name>Lestari, Indah</name>
</author>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/3195</id>
<updated>2024-10-14T02:30:08Z</updated>
<published>2024-08-17T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI PERAWAT BERBASIS SELF-DETERMINANT THEORI TERHADAP PENERAPAN PENDIDIKAN KESEHATAN KEPADA PASIEN PRE OPERASI  DI RSUD DR. SOETOMO SURABAYA
AMBARWATI, TRI JUNINGAJU; Rahmawati, Ima; Lestari, Indah
Motivasi yang rendah dapat mempengaruhi kualitas kinerja perawat, terutama dalam menjalankan tugas dan peran perawat di rumah sakit. Salah satu tenaga di rumah sakit yang rentan mengalami penurunan motivasi dalam penerapan pendidikan kesehatan adalah perawat. Tujuan penelitian menganalisis faktor yang mempengaruhi motivasi perawat berbasis self-determinant theory terhadap penerapan pendidikan kesehatan kepada pasien pre operasi di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Desain penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian sebanyak 115 responden yang diambil secara simple random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner motivasi intrinsik dan ekstrinsik, serta kuesioner penerapan pendidikan kesehatan. Analisis multivariat dengan uji regresi logistik. Hasil penelitian dengan menggunakan analisis regresi logistik didapatkan terdapat hubungan faktor ekstrinsik motivasi perawat dengan penerapan pendidikan kesehatan kepada pasien pre operasi yang signifikan (p-value 0,003 &lt; 0,05). Apabila motivasi ekstrinsik perawat baik dapat diprediksikan perawat akan dapat melakukan pendidikan kesehatan kepada pasien pre operasi dengan baik pula
</summary>
<dc:date>2024-08-17T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>HUBUNGAN KEMAMPUAN DAN MOTIVASI DENGAN MUTU PELAYANAN PETUGAS KESEHATAN DI PUSKESMAS WAMENA KOTA KABUPATEN JAYAWIJAYA</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/3193" rel="alternate"/>
<author>
<name>SIMANGUNSONG, JONTONO</name>
</author>
<author>
<name>LESTARI, INDAH</name>
</author>
<author>
<name>IBNU, FAISAL</name>
</author>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/3193</id>
<updated>2024-10-14T01:53:21Z</updated>
<published>2023-07-21T00:00:00Z</published>
<summary type="text">HUBUNGAN KEMAMPUAN DAN MOTIVASI DENGAN MUTU PELAYANAN PETUGAS KESEHATAN DI PUSKESMAS WAMENA KOTA KABUPATEN JAYAWIJAYA
SIMANGUNSONG, JONTONO; LESTARI, INDAH; IBNU, FAISAL
Untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas layanan, kinerja semua &#13;
sumber daya manusia perlu terus ditingkatkan. Perawat, sebagai bagian esensial&#13;
dari tim kesehatan, memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan mutu&#13;
pelayanan rumah sakit. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan&#13;
kemampuan dan motivasi dengan mutu pelayanan petugas kesehatan di Puskesmas&#13;
Wamena Kota Kabupaten Jayawijaya. Desain penelitian ini adalah penelitian&#13;
kuantitatif observasional dengan pendekatan cross sectional dengan fokus&#13;
penelitiannya diarahkan untuk akan menganalisis hubungan kemampuan dan&#13;
motivasi dengan mutu pelayanan petugas kesehatan di Puskesmas Wamena Kota&#13;
Kabupaten Jayawijaya. Jumlah populasi sejumlah 134 responden dan sampel&#13;
sebanyak 100 responden yang diambil dengan teknik Simple Random Sampling.&#13;
Hasil temuan didapatkan bahwa mayoritas partisipan menunjukkan kompetensi&#13;
yang cukup, dengan jumlah 57 responden (57%). Selain itu mayoritas partisipan&#13;
menunjukkan tingkat motivasi kerja yang berada pada tingkat sedang, yakni&#13;
sebanyak 52 responden (52%). Dan juga mayoritas responden menunjukkan&#13;
kualitas pelayanan yang tinggi, dengan 54 orang dari mereka (54%) masuk dalam&#13;
kategori yang baik. Melalui analisis Regresi Linear Berganda, ditemukan bahwa&#13;
dengan nilai p-value sebesar 0,000, yang lebih kecil dari 0,05, memungkinkan kita&#13;
untuk menerima H1. Kesimpulannya, terdapat pengaruh yang signifikan secara&#13;
bersamaan antara kemampuan dan motivasi kerja petugas kesehatan terhadap mutu&#13;
pelayanan di Puskesmas Wamena Kota Kabupaten Jayawijaya, dengan pengaruh&#13;
sebesar 79,1%. Petugas kesehatan mampu melakukan peningkatan kemampuan&#13;
kerja sehingga mampu memberikan pelayanan yang baik kepada pasien baik pasien&#13;
umum maupun pasien JKN agar pasien bisa lebih tertarik untuk melakukan&#13;
kunjungan pemeriksaan ke Puskesmas Wamena Kota Kabupaten Jayawijaya.
</summary>
<dc:date>2023-07-21T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>ANALISIS FAKTOR DETERMINAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERSEPSI PERAWAT TENTANG SUPERVISI PENERAPAN STANDAR KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT ARAFAH ANWAR MEDIKA</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/3170" rel="alternate"/>
<author>
<name>YUNIWATI, EKA</name>
</author>
<author>
<name>Santoso, Windu</name>
</author>
<author>
<name>Basuki, Duwi</name>
</author>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/3170</id>
<updated>2024-10-03T07:24:40Z</updated>
<published>2024-05-16T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ANALISIS FAKTOR DETERMINAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERSEPSI PERAWAT TENTANG SUPERVISI PENERAPAN STANDAR KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT ARAFAH ANWAR MEDIKA
YUNIWATI, EKA; Santoso, Windu; Basuki, Duwi
Keselamatan pasien merupakan prioritas utama untuk dilaksanakan dimana terkait&#13;
dengan isu mutu dan citra rumah sakit. Ada 6 Sasaran Keselamatan Pasien yang&#13;
merupakan syarat untuk diterapkan di semua rumah sakit yang diakreditasi oleh&#13;
Komisi Akreditasi Rumah Sakit. Faktor yang dapat menyebabkan ketidakpatuhan&#13;
perawat dapat disebabkan oleh faktor pelaksanaan supervisi kepala ruangan yang&#13;
kurang karena banyaknya pekerjaan administratif. Tujuan penelitian menganalisis&#13;
faktor determinan yang mempengaruhi persepsi perawat terhadap supervisi&#13;
penerapan standar keselamatan pasien di Rumah Sakit Arafah Anwar Medika.&#13;
Desain penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasi&#13;
semua perawat pelaksana sebanyak 72 orang yang diambil 64 responden sebagai&#13;
sampel secara purposive sampling. Variabel independen adalah usia, jenis kelamin,&#13;
pendidikan, lama kerja, status kepegawaian, sedangkan variabel dependen adalah&#13;
persepsi perawat terhadap supervisi penerapan standar keselamatan pasien.&#13;
Instrumen yang digunakan berupa kuesioner The Manchester Clinical Supervision&#13;
Scale (MCSS-26). Analisis multivariat dengan uji regresi logistic. Hasil penelitian&#13;
dengan menggunakan analisis regresi logistik didapatkan; Nilai p-value signifikansi&#13;
variabel pendidikan, lama kerja, status kepegawaian sebesar 0.001 &lt; 0.05 maka H1&#13;
diterima, dan dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan pendidikan, lama kerja,&#13;
status kepegawaian dengan supervisi penerapan standar keselamatan pasien.&#13;
Apabila dilakukan supervisi dengan baik kepada perawat yang memiliki motivasi&#13;
tinggi dapat diprediksikan perawat akan dapat menerapkan standar keselamatan&#13;
pasien dengan baik
</summary>
<dc:date>2024-05-16T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PENGARUH SUPERVISI KEPERAWATAN BERBASIS PROCTOR’S MODEL TERHADAP PENINGKATAN QUALITY OF NURSING WORK LIFE PERAWAT PASCA ROTASI RUANGAN  DI RSUD DR. SOETOMO SURABAYA</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/3153" rel="alternate"/>
<author>
<name>ACHMANI, ANIK</name>
</author>
<author>
<name>Lestari, Indah</name>
</author>
<author>
<name>Rahmawati, Ima</name>
</author>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/3153</id>
<updated>2024-10-08T02:19:24Z</updated>
<published>2024-05-26T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PENGARUH SUPERVISI KEPERAWATAN BERBASIS PROCTOR’S MODEL TERHADAP PENINGKATAN QUALITY OF NURSING WORK LIFE PERAWAT PASCA ROTASI RUANGAN  DI RSUD DR. SOETOMO SURABAYA
ACHMANI, ANIK; Lestari, Indah; Rahmawati, Ima
Rotasi ruangan merupakan sebuah proses penggantian perawat terjadwal dari satu departemen ke departemen lain secara dinamis. Rotasi pekerjaan dapat menimbulkan dampak negatif bagi perawat antara lain perasaan cemas, marah, takut, frustrasi, sedih, dan perawat harus mulai beradaptasi dengan lingkungan baru dimana hal ini dapat menurunkan kepuasan perawat sehingga dapat menurunkan kualitas kerja perawat dalam melakukan asuhan keperawatan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh supervisi keperawatan berbasis proctor’s model terhadap peningkatan quality of nursing work life perawat pasca rotasi ruangan di RSUD dr. Soetomo Surabaya. Metode: Desain penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimental metode one-group pre-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 perawat yang dilakukan rotasi ruangan dengan menggunakan teknik total sampling. Data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner QNWL. Data dianalisis dengan menggunakan uji statistik Wilcoxon signed rank test. Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa hasil analisis uji statistik dengan wilcoxon pada variabel Quality of Nursing Work Life (Work life home life, Work design, Work context, dan Work world menghasilkan nilai signifikansi &lt; alpha (5% atau 0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan supervisi keperawatan berbasis proctor’s model terhadap peningkatan quality of nursing work life perawat pasca rotasi ruangan di RSUD dr. Soetomo Surabaya. Diharapkan kepada kepala ruang untuk melakukan supervisi kepada para perawat secara rutin dan terjadwal sehingga dapat mengetahui berbagai masalah yang dialami oleh perawat terutama mengenai QNWL perawat sehingga dapat meningkakan kinerja perawat yang pada akhirnya dapat meningkatkan mutu dari asuhan keperawatan
</summary>
<dc:date>2024-05-26T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
