<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>COC PROFESI BIDAN 2026</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4194" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4194</id>
<updated>2026-09-14T22:21:03Z</updated>
<dc:date>2026-09-14T22:21:03Z</dc:date>
<entry>
<title>ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE (COC)  PADA NY ”N” USIA 30 TAHUN G2P1A0 USIA KEHAMILAN 39-40 MINGGU DI UPTD PUSKESMAS DAWARBLANDONG KABUPATEN MOJOKERTO</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4690" rel="alternate"/>
<author>
<name>Tri Lestari, Adilla</name>
</author>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4690</id>
<updated>2026-09-14T09:01:34Z</updated>
<published>2026-08-13T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE (COC)  PADA NY ”N” USIA 30 TAHUN G2P1A0 USIA KEHAMILAN 39-40 MINGGU DI UPTD PUSKESMAS DAWARBLANDONG KABUPATEN MOJOKERTO
Tri Lestari, Adilla
Asuhan Continuity of Care (COC) merupakan landasan praktik kebidanan yang bertujuan memberikan pelayanan secara berkelanjutan dan komprehensif kepada ibu hamil hingga masa KB. Asuhan ini membangun hubungan kemitraan antara bidan dan klien, meningkatkan kepercayaan, serta mendukung deteksi dini terhadap komplikasi ibu dan bayi. Dalam laporan ini, asuhan diberikan kepada Ny. N usia 30 tahun di Puskesmas Dawarblandong Kabupaten Mojokerto. Asuhan dilakukan sejak masa kehamilan , persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga pelayanan keluarga berencana. Pendokumentasian menggunakan metode SOAP, dan dilakukan mulai 06 Januari 2026 hingga 10 Februari 2026. Penulis melakukan kunjungan sebanyak 10 kali, yaitu: 1x kunjungan kehamilan, 1x kunjungan persalinan, 4x kunjungan nifas (KF I–IV), 3x kunjungan neonatus (KN I–III), dan 1x kunjungan keluarga berencana. &#13;
Pada kunjungan kehamilan, kondisi ibu baik dan tidak ditemukan masalah, dengan keluhan ringan trimester III yang ditangani secara tepat. Saat persalinan, Ny. N mengalami partus presipitatus (persalinan cepat), namun proses ditangani sesuai dengan standar Asuhan Persalinan Normal (APN) oleh bidan di Puskesmas Dawarblandong. Bayi lahir spontan, menangis kuat, dan dilakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Pada kunjungan nifas pertama ibu mengalami nyeri pada bagian vagina. Penanganan dilakukan dengan, edukasi mobilisasi dini, serta peningkatan nutrisi. Kunjungan ketiga ibu sudah tidak begitu merasa nyeri pada saat buang air kecil dan keempat menunjukkan kondisi ibu membaik, tanpa keluhan. Selama kunjungan neonatus, bayi dalam kondisi sehat, berat badan bertambah, tidak ada tanda bahaya, dan ASI eksklusif berjalan lancar. Pada kunjungan KB, ibu memilih KB IUD setelah diberikan konseling tentang berbagai metode kontrasepsi. Seluruh proses asuhan dari kehamilan, persalinan, nifas, neonatus, hingga KB telah sesuai dengan teori yang ada. Meskipun Ny. A mengalami partus presipitatus, penanganan dilakukan tepat waktu sesuai standar kebidanan. Pelayanan CoC ini memberikan manfaat besar dalam mencegah komplikasi, meningkatkan kesehatan ibu dan bayi secara menyeluruh, serta menjadi pengalaman berharga bagi penulis dan partisipan.&#13;
Kata Kunci: hamil, bersalin, nifas, neonat
</summary>
<dc:date>2026-08-13T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>ASUHAN CONTINUITY OF CARE (CoC)PADA NY. “T” USIA 21 TAHUN GIP0A0 UK 40 MINGGUDI PUSKESMAS KEMBANGBAHU LAMONGAN</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4630" rel="alternate"/>
<author>
<name>Cholidah, Maya</name>
</author>
<author>
<name>Frilasari, Heni</name>
</author>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4630</id>
<updated>2026-08-26T23:42:55Z</updated>
<published>2026-04-20T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ASUHAN CONTINUITY OF CARE (CoC)PADA NY. “T” USIA 21 TAHUN GIP0A0 UK 40 MINGGUDI PUSKESMAS KEMBANGBAHU LAMONGAN
Cholidah, Maya; Frilasari, Heni
Asuhan kebidanan komprehensif yang dilaksanakan secara&#13;
berkesinambungan sejak masa kehamilan hingga keluarga berencana&#13;
merupakan strategi penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan&#13;
bayi serta menurunkan AKI dan AKB. Metode dalam pendampingan oleh&#13;
peneliti yakni secara observasi secara berkesinambungan. Tujuan&#13;
pelaksanaan asuhan ini adalah memberikan asuhan kebidanan secara&#13;
berkesinambungan pada Ny. T usia 21 tahun dilaksanakan selama ±8 minggu,&#13;
meliputi asuhan kehamilan 3 kali, persalinan 1 kali, nifas 4 kali, neonatus 3&#13;
kali, serta keluarga berencana 1 kali. Hasil asuhan kehamilan 1 dan 2&#13;
berlangsung fisiologis. Persalinan kala 1 berjalan normal, kala II selama 10&#13;
menit tanpa laserasi perineum, kala III 10 menit, dan kala IV tanpa penyulit.&#13;
Masa nifas pada kunjungan 1 hingga 4 berlangsung normal tanpa keluhan dan&#13;
penyulit. Bayi lahir berjenis kelamin laki-laki, BB 3600 gram, PB 53 cm &amp;&#13;
kunjungan neonates berjalan tanpa adanya penyulit. Pada kunjungan KB juga&#13;
tidak ditemukan penyulit karena ibu menggunakan KB Suntik 3 Bulan.&#13;
Pendampingan berkelanjutan melalui pendekatan Continuity of Care&#13;
berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan ibu dan bayi, sehigga dapat&#13;
mendukung pencapaian derajat kesehatan yang optimal.
</summary>
<dc:date>2026-04-20T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>ASUHAN KEBIDANAN PADA Ny. D USIA 23 TAHUN MULAI MASA KEHAMILAN TRIMESTER III, PERSALINAN SAMPAI DENGAN KB DI UPTD PUSKESMAS  DAWARBLANDONG MOJOKERTO</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4627" rel="alternate"/>
<author>
<name>Bella Vernanda, Chintya</name>
</author>
<author>
<name>Wahyuningrum, Tria</name>
</author>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4627</id>
<updated>2026-09-14T06:01:53Z</updated>
<published>2026-08-12T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ASUHAN KEBIDANAN PADA Ny. D USIA 23 TAHUN MULAI MASA KEHAMILAN TRIMESTER III, PERSALINAN SAMPAI DENGAN KB DI UPTD PUSKESMAS  DAWARBLANDONG MOJOKERTO
Bella Vernanda, Chintya; Wahyuningrum, Tria
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) merupakan pelayanan kebidanan yang diberikan secara berkesinambungan mulai dari kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas, hingga keluarga berencana. Asuhan ini bertujuan memantau kesehatan ibu dan bayi secara menyeluruh serta mendukung penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Tujuan asuhan kebidanan Continuity of Care adalah memberikan pelayanan yang berkesinambungan untuk memantau kesehatan ibu dan bayi, mendeteksi masalah sejak dini, serta meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan bayi dalam upaya menurunkan AKI dan AKB. Rancangan asuhan yang digunakan adalah pendekatan continuity of care. Asuhan kebidanan secara komprehensif (continuity of care). Sasaran asuhan ini adalah Ny “D” usia 23 tahun mulai masa kehamilan trimester III, persalinan, neonatus sampai dengan KB. &#13;
Data yang disajikan, kemudian dibahas dan dibandingkan dengan teori, adakah kesenjangan antara fakta dengan teori. Setelah penulis melaksanakan asuhan kebidanan secara komprehensif dari masa kehamilan sampai kontrasepsi dengan menggunakan pendokumentasian SOAP pada Ny. “D”, kunjungan kehamilan dilakukan 1 kali dan didapatkan hasil bahwa ibu hamil mengalami kehamilan fisiologis. &#13;
Persalinan Ny. “D” dilakukan secara spontan pervaginam pada usia kehamilan 37 minggu. Kunjungan masa nifas dilakukan sebanyak 4 kali pada Ny. “D” didapatkan keluhan nyeri luka jahitan, diatasi dengan pemberian KIE perawatan luka perineum. Kunjungan neonatus dilakukan sebanyak 3 kali, tidak terdapat keluhan sehingga didapatkan hasil keadaan normal dan sesuai dengan teori. Kunjungan pada masa KB, berjalan dengan baik sehingga sesuai dengan teori yang ada dan ibu memilih KB suntik 3 bulan. &#13;
Diharapkan ibu untuk memberikan ASI eksklusif dan menyusui bayinya secara on demand, membawa bayi secara rutin ke Posyandu untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan bayi serta mendapatkan imunisasi lengkap.
</summary>
<dc:date>2026-08-12T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>LAPORAN CONTINUTTY OF CARE   PADA NY. “J” UMUR 37 TAHUN DI POLINDES  DESA WOTANSARI GRESIK  (Asuhan Berkelanjutan Pada Masa Kehamilan, Bersalin, Nifas,  Bayi Baru Lahir, dan KB)</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4608" rel="alternate"/>
<author>
<name>Megananda, Narayana Vonyathin</name>
</author>
<author>
<name>Frilasari, Heni SST.,Bd., M.Kes</name>
</author>
<author>
<name>Ma'rifah, Asirotul SST.,Bd., M.Kes</name>
</author>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4608</id>
<updated>2026-09-01T05:02:13Z</updated>
<published>2026-04-20T00:00:00Z</published>
<summary type="text">LAPORAN CONTINUTTY OF CARE   PADA NY. “J” UMUR 37 TAHUN DI POLINDES  DESA WOTANSARI GRESIK  (Asuhan Berkelanjutan Pada Masa Kehamilan, Bersalin, Nifas,  Bayi Baru Lahir, dan KB)
Megananda, Narayana Vonyathin; Frilasari, Heni SST.,Bd., M.Kes; Ma'rifah, Asirotul SST.,Bd., M.Kes
Asuhan kebidanan yang diberikan kepada Ny. J menerapkan prinsip Continuity of &#13;
Care (COC), yaitu pendekatan pelayanan kebidanan yang berlangsung secara &#13;
berkesinambungan sejak masa kehamilan, proses persalinan, masa nifas, perawatan &#13;
bayi baru lahir, hingga pelayanan keluarga berencana. Pendampingan dilakukan &#13;
terhadap Ny. J yang berusia 37 tahun melalui total 10 kali kunjungan, meliputi 1 &#13;
kali kunjungan antenatal, pendampingan selama proses persalinan, 4 kali kunjungan &#13;
masa nifas, 3 kali kunjungan neonatus, serta 1 kali pelayanan keluarga berencana &#13;
(KB). Pemantauan kehamilan dilaksanakan satu kali pada trimester III dan &#13;
memperlihatkan kondisi fisiologis tanpa adanya penyulit. Namun, saat memasuki &#13;
persalinan terjadi perubahan kondisi maternal sehingga tindakan sectio caesarea &#13;
(SC) secara cito dilakukan karena Ny. J mengalami preeklampsia. Selanjutnya, &#13;
evaluasi selama masa nifas dilaksanakan sebanyak empat kali. Pada kunjungan hari &#13;
kedua, ibu mengeluhkan nyeri pada area luka operasi sebagai respons &#13;
pascatindakan bedah. Adapun hasil pemantauan pada kunjungan berikutnya &#13;
memperlihatkan proses pemulihan yang berlangsung baik, di mana kondisi Ny. J &#13;
berkembang secara fisiologis dan tidak ditemukan keluhan maupun komplikasi &#13;
yang bermakna. Tidak ada kekhawatiran yang muncul selama ketiga pemeriksaan &#13;
neonatal tersebut, sehingga temuan tersebut konsisten dengan harapan. Selain itu, &#13;
ibu memilih untuk melakukan suntikan sendiri setiap tiga bulan selama kunjungan &#13;
keluarga berencana. Bidan harus mampu mempertahankan dan meningkatkan &#13;
kompetensi mereka dalam memberikan perawatan kebidanan sesuai dengan standar &#13;
pelayanan kebidanan setelah penulis menerapkan manajemen kebidanan SOAP dan &#13;
memberikan kesinambungan perawatan (COC) untuk Ibu J dari kehamilan hingga &#13;
keluarga berencana. Menurut penulis, tidak ada perbedaan antara hasil fisiologis &#13;
yang diamati di lapangan dan yang diprediksi untuk Ibu J.
</summary>
<dc:date>2026-04-20T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
