<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>COC PROFESI BIDAN</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/752" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/752</id>
<updated>2026-07-06T23:12:19Z</updated>
<dc:date>2026-07-06T23:12:19Z</dc:date>
<entry>
<title>ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. H USIA 34 TAHUN G4P3A0 DI UPTD PUSKEMAS JATIREJO MOJOKERTO</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4335" rel="alternate"/>
<author>
<name>Radita Suratno, Putri Pramesti</name>
</author>
<author>
<name>Kusmindarti, Indah</name>
</author>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4335</id>
<updated>2026-07-06T17:33:17Z</updated>
<published>2026-04-16T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. H USIA 34 TAHUN G4P3A0 DI UPTD PUSKEMAS JATIREJO MOJOKERTO
Radita Suratno, Putri Pramesti; Kusmindarti, Indah
Konstruksi gender dalam masyarakat Indonesia masih memengaruhi cara pandang terhadap peran dan nilai anak dalam keluarga. Dalam beberapa pasangan usia subur, menyatakan keinginan memiliki anak dengan jenis kelamin tertentu, dengan kecenderungan lebih tinggi pada anak laki-laki sebagai anak pertama. Laporan ini berfokus pada asuhan kebidanan berkelanjutan yang diberikan kepada Ny. H usia 34 tahun di UPTD Puskesmas Jatirejo Mojokerto. Asuhan dilakukan sejak strimester akhir kehamilan hingga masa nifas dan  pelayanan KB dengan pendekatan manajemen kebidanan secara komprehensif menggunakan metode SOAP.&#13;
Pada kunjungan kehamilan, kondisi ibu baik dan tidak ditemukan masalah, dengan keluhan ringan trimester III yang ditangani secara cepat. Saat persalinan berlangsung secara spontan dan normal pada usia kehamilan 39 minggu dengan standar Asuhan Persalinan Normal (APN) oleh bidan di Puskesmas. Bayi lahir spontan, menangis kuat, dengan berat 3200 gram,  dan dilakukan Inisiasi Menyusui Dini (IMD). Asuhan masa nifas dilakukan sebanyak  4 kali kunjungan (KF I-IV) dengan hasil yang menunjukkan kondisi pemulihan fisiologis, tanpa adanya komplikasi. Kunjungan neonatus telah dilakukan sebanyak  3 kali (KN I-III), dimana bayi menunjukkan tumbuh kembang yang baik dan tanda-tanda vital dalam batas normal. Pada tahap asuhan KB, Ny. A memilih menjadi akseptor  baru KB Implan 2 batang .&#13;
Penerapan asuhan kebidanan dengan pendekatan Continuity of Care (CoC) telah berjalan sesuai dengan teori serta ketentuan standar pelayanan. Pemantauan dilakukan secara terus-menerus mendukung upaya deteksi dini terhadap kemungkinan komplikasi dan sekaligus memberikan dukungan menyeluruh bagi ibu maupun bayi.
</summary>
<dc:date>2026-04-16T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN (C0C) PADA NY ”L” USIA 21 TAHUN G1P0A0 SEJAK KEHAMILAN 38 MINGGU SAMPAI KB DI PUSKESMAS KESAMBEN KABUPATEN JOMBANG</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4328" rel="alternate"/>
<author>
<name>Purwaningtiyas, Lusi</name>
</author>
<author>
<name>Kusmindarti, Indah</name>
</author>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4328</id>
<updated>2026-07-06T03:51:39Z</updated>
<published>2026-03-13T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN (C0C) PADA NY ”L” USIA 21 TAHUN G1P0A0 SEJAK KEHAMILAN 38 MINGGU SAMPAI KB DI PUSKESMAS KESAMBEN KABUPATEN JOMBANG
Purwaningtiyas, Lusi; Kusmindarti, Indah
Asuhan Continuity of Care (COC) merupakan pendekatan pelayanan kebidanan yang memberikan asuhan berkesinambungan dan komprehensif untuk meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan bayi melalui deteksi dini komplikasi. Laporan ini bertujuan menggambarkan penerapan COC pada Ny. “L” usia 21 tahun G1P0A0 di Puskesmas Kesamben Kabupaten Jombang. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendokumentasian SOAP selama 1 November–15 Desember 2025 melalui 10 kunjungan yang meliputi 1 ANC, 1 INC, 4 KF, 3 KN, dan 1 KB. Hasil menunjukkan bahwa kehamilan berlangsung normal tanpa komplikasi, persalinan berjalan fisiologis dengan lilitan tali pusat yang dapat ditangani sesuai standar sehingga bayi lahir spontan dalam kondisi baik. Masa nifas menunjukkan involusi uterus normal tanpa keluhan bermakna, dan kondisi neonatus selama kunjungan dalam keadaan sehat dengan pemberian ASI yang lancar. Pada pelayanan KB, ibu memilih metode IUD setelah konseling. Diskusi menunjukkan bahwa penerapan COC sesuai standar praktik kebidanan efektif dalam memantau kondisi ibu dan bayi secara menyeluruh. Kesimpulannya, asuhan COC bermanfaat dalam meningkatkan kualitas pelayanan, mencegah komplikasi, serta mendukung kesehatan ibu dan bayi secara optimal.
</summary>
<dc:date>2026-03-13T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>ASUHAN KEBIDANAN BERKELANUTAN (COC) PADA NY ”R” USIA 27 TAHUN G2P1A0 SEJAK KEHAMILAN 35/36 MINGGU SAMPAI POSTPARTUM DI PUSKESMAS KESAMBEN KABUPATEN JOMBANG</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4327" rel="alternate"/>
<author>
<name>Handayani, Lutfi</name>
</author>
<author>
<name>Kusmindarti, Indah</name>
</author>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4327</id>
<updated>2026-07-06T03:32:54Z</updated>
<published>2026-01-14T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ASUHAN KEBIDANAN BERKELANUTAN (COC) PADA NY ”R” USIA 27 TAHUN G2P1A0 SEJAK KEHAMILAN 35/36 MINGGU SAMPAI POSTPARTUM DI PUSKESMAS KESAMBEN KABUPATEN JOMBANG
Handayani, Lutfi; Kusmindarti, Indah
Asuhan Continuity of Care (COC) merupakan pendekatan pelayanan kebidanan berkesinambungan yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan bayi melalui deteksi dini risiko, pencegahan komplikasi, serta penguatan hubungan kemitraan antara bidan dan klien. Laporan ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada Ny. R usia 27 tahun di Puskesmas Kesamben Kabupaten Jombang, dengan pendokumentasian SOAP dan total 10 kali kunjungan sejak 18 November 2025 hingga 7 Januari 2026 yang meliputi 1 kali ANC, 1 kali INC, 4 kali KF, 3 kali KN, dan 1 kali kunjungan KB. Hasil menunjukkan bahwa kehamilan trimester III berlangsung normal dengan keluhan fisiologis berupa nyeri punggung yang teratasi secara nonfarmakologis, persalinan berjalan spontan tanpa komplikasi, masa nifas menunjukkan pemulihan optimal meskipun terdapat nyeri luka jahitan yang masih dalam batas normal, neonatus mengalami ikterus ringan yang dapat ditangani dengan baik, serta pemberian ASI eksklusif berhasil ditandai dengan peningkatan berat badan bayi, dan ibu memilih KB implan setelah konseling. Secara keseluruhan, penerapan COC sesuai standar praktik kebidanan terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan, kontinuitas asuhan, kepuasan klien, serta mendukung kesehatan ibu dan bayi secara menyeluruh.
</summary>
<dc:date>2026-01-14T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>ASUHAN KEBIDANAN PADA NY “R” USIA 25 TAHUN DI  PUSKESMAS TLOGOSADANG KECAMATAN PACIRAN  KABUPATEN LAMONGAN</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4325" rel="alternate"/>
<author>
<name>Wihartiningsih, Erni</name>
</author>
<author>
<name>Mardiyana, Rina</name>
</author>
<author>
<name>Sa'diyah, Lida Khalimatus</name>
</author>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4325</id>
<updated>2026-07-04T04:40:34Z</updated>
<published>2026-07-04T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ASUHAN KEBIDANAN PADA NY “R” USIA 25 TAHUN DI  PUSKESMAS TLOGOSADANG KECAMATAN PACIRAN  KABUPATEN LAMONGAN
Wihartiningsih, Erni; Mardiyana, Rina; Sa'diyah, Lida Khalimatus
Asuhan kebidanan secara Continuity of Care (COC) merupakan pendekatan &#13;
pelayanan kebidanan yang diberikan secara berkesinambungan dan menyeluruh &#13;
kepada ibu dan bayi, mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir &#13;
dan neonatus, hingga pelayanan keluarga berencana. Laporan ini berfokus pada &#13;
pelaksanaan asuhan kebidanan berkelanjutan yang diberikan kepada Ny. R, usia 25 &#13;
tahun, yang mendapatkan pelayanan di Polindes Desa Tlogosadang, Kecamatan &#13;
didokumentasikan dalam metode SOAP. &#13;
Paciran, Kabupaten Lamongan. Asuhan kebidanan dilaksanakan secara &#13;
komprehensif dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan dan &#13;
Selama masa kehamilan, Ny. R mendapatkan pemantauan antenatal secara &#13;
rutin sesuai standar pelayanan kebidanan, dengan hasil pemeriksaan yang &#13;
menunjukkan kondisi ibu dan janin dalam batas normal serta tidak ditemukan &#13;
adanya komplikasi kehamilan. Proses persalinan berlangsung secara fisiologis, &#13;
ditandai dengan kemajuan persalinan yang sesuai, kondisi ibu stabil, dan bayi lahir &#13;
dalam keadaan sehat. Masa nifas berjalan normal dengan tanda-tanda involusi uteri &#13;
yang baik, pengeluaran lochea sesuai tahapan, serta tidak ditemukan tanda infeksi &#13;
maupun komplikasi.
</summary>
<dc:date>2026-07-04T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
