<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>COC PROFESI BIDAN</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/752" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/752</id>
<updated>2026-07-27T00:59:04Z</updated>
<dc:date>2026-07-27T00:59:04Z</dc:date>
<entry>
<title>ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE (COC) PADA NY.”A” USIA 22 TAHUN  DI UPTD PUSKESMAS PUNGGING KABUPATEN MOJOKERTO</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4419" rel="alternate"/>
<author>
<name>Purnomo Putri, Megawati</name>
</author>
<author>
<name>Frilasari, Heni</name>
</author>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4419</id>
<updated>2026-07-23T07:45:09Z</updated>
<published>2026-06-18T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE (COC) PADA NY.”A” USIA 22 TAHUN  DI UPTD PUSKESMAS PUNGGING KABUPATEN MOJOKERTO
Purnomo Putri, Megawati; Frilasari, Heni
Kehamilan post date dan oligohidramnion merupakan komplikasi yang dapat meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas ibu maupun janin. Pendekatan Continuity of Care (COC) diperlukan untuk memberikan asuhan kebidanan secara berkesinambungan mulai masa kehamilan hingga keluarga berencana guna mendeteksi dini komplikasi dan meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan bayi. Tujuan asuhan ini memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. “A” usia 22 tahun di Puskesmas Pungging dengan pendokumentasian SOAP. Metode yang digunakan Studi kasus deskriptif dengan pendekatan Continuity of Care pada Ny. “A” usia 22 tahun di UPTD Puskesmas Pungging Kabupaten Mojokerto. Asuhan dilakukan selama ±61 hari menggunakan metode pendokumentasian SOAP, meliputi 2 kali kunjungan kehamilan, 1 kali persalinan, 4 kali kunjungan nifas, 3 kali kunjungan neonatus, dan 1 kali kunjungan keluarga berencana. Selama kehamilan trimester III kondisi ibu dan janin dalam keadaan baik. Pada usia kehamilan aterm ditemukan komplikasi post date disertai oligohidramnion sehingga dilakukan terminasi kehamilan melalui sectio caesarea. Bayi lahir laki-laki dengan berat badan 3100 gram, menangis kuat, bergerak aktif, dan tidak ditemukan kelainan. Masa nifas berlangsung fisiologis dengan proses involusi uterus normal, produksi ASI lancar, serta luka operasi sembuh dengan baik. Pada akhir asuhan ibu memilih menggunakan kontrasepsi IUD. Asuhan yang diberikan sesuai dengan standar pelayanan kebidanan dan teori yang berlaku. Penerapan Continuity of Care memungkinkan deteksi dini komplikasi post date dan oligohidramnion sehingga penatalaksanaan dapat dilakukan secara tepat. Asuhan berkelanjutan juga mendukung pemulihan ibu pasca sectio caesarea, kesehatan neonatus, serta keberhasilan penggunaan kontrasepsi pascapersalinan.
</summary>
<dc:date>2026-06-18T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>ASUHAN KEBIDANAN PADA NY ”L” USIA 30 TAHUN  DI TPMB LIDA KHALIMATUS S DI PURI MOJOKERTO LAPORAN STASE CONTINUITY OF CARE (CoC)</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4407" rel="alternate"/>
<author>
<name>Amilia, Jihan Siska</name>
</author>
<author>
<name>Yani, Lasiyati Yuswo SST.,Bd.,M.Keb</name>
</author>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4407</id>
<updated>2026-07-22T07:02:47Z</updated>
<published>2026-05-25T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ASUHAN KEBIDANAN PADA NY ”L” USIA 30 TAHUN  DI TPMB LIDA KHALIMATUS S DI PURI MOJOKERTO LAPORAN STASE CONTINUITY OF CARE (CoC)
Amilia, Jihan Siska; Yani, Lasiyati Yuswo SST.,Bd.,M.Keb
Asuhan Continuity of Care (CoC) merupakan pelayanan kebidanan komprehensif dan berkesinambungan yang mencakup masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus, hingga keluarga berencana. Tujuannya adalah meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayi melalui pemantauan menyeluruh, membangun hubungan terapeutik antara bidan dan klien, serta mendukung deteksi dini komplikasi. Pada laporan ini, asuhan diberikan kepada Ny. L usia 30 tahun di TPMB Lida Khalimatus S, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, pada 25 Desember 2025 sampai 01 Februari 2026 dengan metode pendokumentasian SOAP. Kunjungan dilakukan sebanyak 10 kali, meliputi 1 kali ANC, 1 kali persalinan, 4 kali nifas, 3 kali neonatus, dan 1 kali KB. Selama kehamilan, Ny. L G2P10001 usia kehamilan 40 minggu dalam kondisi fisiologis dengan janin tunggal hidup intrauterin presentasi kepala dan sudah masuk PAP. Ibu dianjurkan melakukan USG bila belum ada tanda persalinan dalam satu minggu untuk mencegah postterm. Persalinan berlangsung fisiologis, bayi lahir spontan dengan kondisi baik, Apgar 7–8, perempuan, BB 3100 gram, PB 49 cm. Masa nifas berjalan normal hingga hari ke-30 postpartum. Asuhan neonatus menunjukkan bayi sehat, menyusu baik, tanpa tanda bahaya. Pada pelayanan KB, ibu memilih suntik 3 bulan setelah konseling dan informed consent
</summary>
<dc:date>2026-05-25T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>LAPORAN ASUHAN KEBIDANAN  CONTINUITY OF CARE  PADA NY. “W” USIA 24 TAHUN DI POLINDES  DAWARBLANDONG  (Asuhan Berkelanjutan Pada Masa Kehamilan, Bersalin, Nifas, Bayi Baru  Lahir, dan KB)</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4387" rel="alternate"/>
<author>
<name>ARRI SANDY, SILVIA</name>
</author>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4387</id>
<updated>2026-07-16T08:00:23Z</updated>
<published>2026-04-26T00:00:00Z</published>
<summary type="text">LAPORAN ASUHAN KEBIDANAN  CONTINUITY OF CARE  PADA NY. “W” USIA 24 TAHUN DI POLINDES  DAWARBLANDONG  (Asuhan Berkelanjutan Pada Masa Kehamilan, Bersalin, Nifas, Bayi Baru  Lahir, dan KB)
ARRI SANDY, SILVIA
Comprehensive and continuous midwifery care (Continuity of Care) is an effort to &#13;
improve the health status of mothers and babies and to reduce maternal and infant &#13;
mortality rates. The purpose of this case study was to provide continuous midwifery &#13;
care for Mrs. “W”, 24 years old, at Dawarblandong Polindes. The method used was &#13;
a case study with a Continuity of Care approach through observation and assistance &#13;
for approximately 8 weeks, including two antenatal visits, one delivery care, four &#13;
postpartum visits, three neonatal visits, and one family planning visit. The results &#13;
of the care showed that the pregnancy progressed physiologically without &#13;
complications. The delivery process was normal, with the second stage lasting 13 &#13;
minutes without perineal laceration, the third stage lasting 12 minutes, and the &#13;
fourth stage without complications. The postpartum and neonatal periods were &#13;
normal without any complications. A male baby was born weighing 3100 grams. In &#13;
family planning services, the mother chose the Lactational Amenorrhea Method &#13;
(LAM) without complaints. The conclusion showed that the Continuity of Care &#13;
approach was able to optimally support maternal and neonatal health through &#13;
comprehensive and continuous midwifery services.
</summary>
<dc:date>2026-04-26T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PADA NY “ W” UMUR 31 TAHUN PADA MASA HAMIL SAMPAI KB DAN NEONATUS DI TPMB NANI SRIWAHYUNI DESA  PANGKAHWETAN KECAMATAN UJUNGPANGKAH KABUPATEN GRESIK</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4385" rel="alternate"/>
<author>
<name>Ilahiyah, Nurul</name>
</author>
<author>
<name>Yanti, Ariu Dewi</name>
</author>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4385</id>
<updated>2026-07-15T08:13:22Z</updated>
<published>2026-02-12T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PADA NY “ W” UMUR 31 TAHUN PADA MASA HAMIL SAMPAI KB DAN NEONATUS DI TPMB NANI SRIWAHYUNI DESA  PANGKAHWETAN KECAMATAN UJUNGPANGKAH KABUPATEN GRESIK
Ilahiyah, Nurul; Yanti, Ariu Dewi
Asuhan kebidanan Contituitas Of Care (COC) merupakan asuhan kebidanan yang berkesinambungan diberikanya kepada ibu dan janin, dimulai dari masa kehamilan, persalinan, janin lahir, masa nifas dan keluarga berencana (KB). Dengan adanya asuhan COC maka perkembangan kondisi ibu akan terpantau dengan sangat baik, setelah itu asuhan kerkelanjutan bidan bisa membuat calon ibu lebih percaya dan terbuka karena sudah mengenal pemberi asuhan. COC secara asuhan kebidanan adalah salah satu upaya untuk menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB).  Asuhan ini dilakukan karena masih tingginya angka kematian ibu dan bayi. Asuhan ini menyatakan Ibu W, 31 tahun, mendapatkan asuhan di TPMB Nani Sriwahyuni dari masa kehamilan 37 minggu, persalinan, nifas, perawatan bayi baru lahir, sampai KB. Asuhan di lakukan antara tanggal 20 November 2025 sampai 08 Januari 2026 menggunakan SOAP. Frekuensi kunjungan 1 kali masa kehamilan, 1 kali masa persalinan, 4 kali masa nifas, dan 3 kali masa bayi baru lahir normal, dan 1 kali masa KB. Kunjungan ANC kondisi ibu dalam keadaan baik meskipun mengalami keluhan biang kringat ibu adalah hal biasa. Ibu melahirkan secara spontan di TPMB Nani Sriwahyuni tanggal 08 Desember 2025 jam 06:10 dengan jenis kelamin laki laki, berat badan 2.700 gram, panjang badan 48 cm, langsung menangis gerak aktif, dan tidak memiliki kelainan. Asuhan masa nifas didapat keluhan nyeri luka jahitan perineum, KIE cara perawatan perineum yang benar dan bayi tidak ditemukan adanya masalah. Kunjungan nifas ke 4 Ibu memutuskan kontrasepsi suntik 3 bulan setelah mendapatkan penjelasan tentang berbagai jenis kontrasepsi. Pemberian asuhan kebidanan berkenajutan (COC) selalu menerapkan manajemen kebidanan, mempertahankan kompetensi dalam memberikan asuhan kebidanan sesuai standar pelayanan kebidanan
</summary>
<dc:date>2026-02-12T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
