<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>COC PROFESI BIDAN 2022</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/754" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/754</id>
<updated>2026-04-13T10:50:35Z</updated>
<dc:date>2026-04-13T10:50:35Z</dc:date>
<entry>
<title>HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN KEPATUHAN TERAPI INSULIN PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS  DI RUANG EDELWEIS RSUD BANGIL</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/2085" rel="alternate"/>
<author>
<name>Lestari, Ita</name>
</author>
<author>
<name>Rahmawati, Ima</name>
</author>
<author>
<name>Dwi, Arum</name>
</author>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/2085</id>
<updated>2023-10-10T16:29:59Z</updated>
<published>2023-06-12T00:00:00Z</published>
<summary type="text">HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN KEPATUHAN TERAPI INSULIN PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS  DI RUANG EDELWEIS RSUD BANGIL
Lestari, Ita; Rahmawati, Ima; Dwi, Arum
Motivasi merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh dalam melakukan perawatan diri pada penderita diabetes mellitus sehingga dapat meningkatkan kepatuahan terhadap penggunaan terapi insulin. Namun permasalahan yang terjadi saat ini rendahnya kepatuhan penderita diabetes mellitus terhadap terapi insulin. Sehingga, menjadi banyaknya penderita diabetes mellitus yang mengalami komplikasi secara serius. Desain penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien diabetes mellitus yang sedang menjalani perawatan di Ruang Edelweis RSUD bangil. Sampel sebanyak 36 orang yang diambil dengan menggunakan consecutive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner untuk melihat skor motivasi dan kepatuhan pasien diabetes mellitus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki motivasi lemah yaitu 20 orang (55,6%) dan sebagian besar responden memiliki kepatuhan rendah sebanyak 23 orang (63,9%). Terdapat 2 responden yang memiliki motivasi kuat tetapi nilai kepatuhan rendah. Hal ini didapatkan bahwa kedua responden tersebut lama menderita diabetes mellitus ≥ 5 tahun dan tidak memiliki pasangan. Hasil analisa menggunakan Spearman Rho menunjukan correlation coefficient yaitu 0,867 dan nilai Sig (2 tailed) yaitu 0,000 sehingga H1 diterima artinya terdapat hubungan motivasi dengan kepatuhan terapi insulin pada penderita diabetes mellitus di Ruang Edelweis RSUD Bangil. Dengan adanya motivasi yang kuat pada penderita diabetes mellitus akan meningkatkan kepatuahan terhadap terapi insulin, sehingga paenderita diabetes mellitus dapat terhindar dari komplikasi penyakit diabetes mellitus.&#13;
&#13;
Kata kunci: diabetes mellitus, motivasi, kepatuhan
</summary>
<dc:date>2023-06-12T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE (COC) PADA NY “R” HAMIL TRIMESTER III SAMPAI KB DI PMB KAB.MOJOKERTO</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/1379" rel="alternate"/>
<author>
<name>Yani, Lasiyati Yuswo</name>
</author>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/1379</id>
<updated>2022-10-03T02:43:27Z</updated>
<published>2022-07-03T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE (COC) PADA NY “R” HAMIL TRIMESTER III SAMPAI KB DI PMB KAB.MOJOKERTO
Yani, Lasiyati Yuswo
Kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan KB pada dasarnyamerupakan suatu proses yang alamiah, namun dalam prosesnya dapat menjadikomplikasi yang dapat membahayakan ibu dan bayi.  Penulis bertujuan menerapkanmetode asuhan kebidanan berkesinambungan (continuity of care) di Rumah SakiIslam Hasanah Muhammadiyah Kota Mojokerto, metode ini dilakukan melalukunjungan rumah. Asuhan kebidanan (continuity of care) dilakukan menggunakanmanajemen kebidanan dan metode pendokumentasian SOAP. Penulis melakukanasuhan kebidanan pada trimester 3 sebanyak 2 kali, asuhan persalinan 1 kali, asuhannifas 4kali, asuhan neonatus 3 kali dan asuhan KB 1kali. &#13;
Metode penelitian adalah kualitatif obsevasional pada seorang partisipanmulai dari masa kehamilan sampai dengan ibu ber-KB. Selanjutnya ibu diberikanasuhan pada masing-masing tahapan dengan manajemen Varney. Setelah itudilakukan dokumentasi Asuhan kebidanan dengan metode dokumentasi SOAP.  &#13;
Pengkajian data subyektif dan data obyektif, penyusunan diagnosakebidanan, perencanaan, penatalaksanaan, evaluasi penatalaksanaan, danpendokumentasian asuhan kebidanan pada Ny. “R” pada masa kehamilan,persalinan, neonatus, nifas, dan KB telah sesuai dengan teori. &#13;
 Dengan adanya pendampingan yang dilakukan dapat meningkatkankesejahteraan ibu dan bayi sehingga dapat mendukung program pemerintah untukmenurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB)
</summary>
<dc:date>2022-07-03T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>ASUHAN KEBIDANAN  PADA NY “A” UMUR 22 TAHUN  (Asuhan Berkelanjutan Pada Masa Kehamilan, Bersalin, Nifas, BBL,  Neonatus dan KB)      DI TPMB “SUGIATI” DESA PULOREJO KECAMATAAN  DAWARBLANDONG-MOJOKERTO</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/1373" rel="alternate"/>
<author>
<name>SUGIATI, SUGIATI</name>
</author>
<author>
<name>PURWATI, HENI</name>
</author>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/1373</id>
<updated>2022-10-01T04:45:37Z</updated>
<published>2022-07-22T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ASUHAN KEBIDANAN  PADA NY “A” UMUR 22 TAHUN  (Asuhan Berkelanjutan Pada Masa Kehamilan, Bersalin, Nifas, BBL,  Neonatus dan KB)      DI TPMB “SUGIATI” DESA PULOREJO KECAMATAAN  DAWARBLANDONG-MOJOKERTO
SUGIATI, SUGIATI; PURWATI, HENI
Pemberian Asuhan Continuity Of Care yang dilakukanoleh bidan secara &#13;
berkesinambungan pada ibu hamil,ibu bersalin,ibu nifas,bayi baru lahir serta &#13;
akseptor KB. Dengan tujuan untuk mengurangi resiko tinggi dan yang akan &#13;
menyebabkan terjadinya komplikasi mengarah ke kematian ibu dan bayi. Penulis &#13;
melakukan pendampingan pada Ny. “A” usia 22 tahun dengan melakukan &#13;
kunjungan pada masa hamil, masa nifas, neonatus dan KB serta memberikan &#13;
asuhan sesuai kebutuhan. &#13;
                 Asuhan pada Ny. R diberikan mulai 1 April 2022 sampai 31 Mei 2022 &#13;
sebanyak 10 x kunjungan.Yaitu 1 kali kunjungan hamil, 1 kali kunjungan &#13;
persalinan, 4 kali kunjungan nifas, 3 kali kunjungan neonatus,1 kali kunjungan &#13;
akseptor KB. Dari kunjungan masa hamil ibu mengeluh Nyeri perut bawah. &#13;
Keluhan yang dirasakan oleh ibu dalam batas fisiologis. Pada kunjungan masa &#13;
nifas ada keluhan nyeri luka jahitan perineum dan nyeri pada payudara. Keluhan &#13;
tersebut berangsur hilang setelah mendapatkan asuhan kebidanan. Pada kunjungan &#13;
neonatus tidak ada masalah,bayi dalam keadaan sehat dan fisiologis. &#13;
 Asuhan yang telah diberikan dapat dimengerti dan diterapkan. Ibu &#13;
kooperatif dalam pemeriksaan dan menerima Health Education dengan baik. &#13;
Sehingga penulis dapat memberikan asuhan sesuai dengan kebutuhan ibu &amp; bayi. &#13;
 Diharapkan dengan adanya asuhan kebidanan yang berkesinambungan &#13;
pada masa hamil sampai KB dan neonatus, dapat mengurangi resiko tinggi yang &#13;
dapat menyebabkan AKI &amp; AKB, meningkatkan serta memungkinkan perempuan &#13;
untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan tentang kesehatan ibu &amp; bayi. &#13;
Kata Kunci = Continuity Of Care (COC),Asuhan Kebidanan
</summary>
<dc:date>2022-07-22T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. “S” UMUR 34 TAHUN DI  PUSKESMAS KUPANG</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/1321" rel="alternate"/>
<author>
<name>ROSMALA, IFADA TRI KHOMSATU</name>
</author>
<author>
<name>PRAMESWARI, VERYUDHA EKA</name>
</author>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/1321</id>
<updated>2022-09-30T02:16:32Z</updated>
<published>2022-07-22T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. “S” UMUR 34 TAHUN DI  PUSKESMAS KUPANG
ROSMALA, IFADA TRI KHOMSATU; PRAMESWARI, VERYUDHA EKA
Asuhan kebidanan berkelanjutan (continuity of care) yaitu pemberian asuhan &#13;
kebidanan sejak kehamilan, bersalin, nifas, neonatus hingga memutuskan &#13;
menggunakan KB. Ini bertujuan sebagai upaya untuk membantu memantau dan &#13;
mendeteksi adanya kemungkinan timbulnya komplikasi yang menyertai ibu dan &#13;
bayi dari masa kehamilan sampai ibu menggunakan KB. Adapun tujuan dari &#13;
penyusunan Laporan Continuity of Care ini untuk memberikan asuhan kebidanan &#13;
berkelanjutan dan melakukan dokumentasi SOAP pada ibu hamil, bersalin, massa &#13;
nifas dan KB dengan menggunakan menejemen kebidanan. &#13;
Metode yang digunakan penulis yaitu Continuity of Care dengan penerapan metode &#13;
manajemen varney dan pendokumentasian SOAP dalam bentuk wawancara, &#13;
observasi pasien, dan melalui kunungan rumah. Metode yang diberikan pada &#13;
asuhan kebidanan berkelanjutan di wilayah Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto.  &#13;
Asuhan kebidanan diberikan kepada Ny. “S” pada masa hamil usia kandungan 35 &#13;
minggu sampai KB dan neonatus di Puskesmas Kupang berlangsung  8 minggu &#13;
mulai dari tanggal 8 Juni 2022 hingga 14 Juli 2022 . Kunjungan dilakukan mulai &#13;
masa kehamilan 1 kali kunjungan yaitu usia kehamilan  35 minggu, ibu mengalami &#13;
pusing kadang-kadang yang merupakan masalah fisiologis dalam kehamilan. Ny S &#13;
bersalin di Puskesmas Kupang.Kunjungan bersalin kala 1 di Puskesmas Kupang. &#13;
Kunjungan nifas 3 kali ibu mengeluh kadang terasa nyeri pada payudara sudah &#13;
teratasi ,kunjungan  neonatus 3 kali terdapat keluhan ruam popok pada kunjungan &#13;
ke tiga, dan konseling KB sebanyak 1 kali, dilakukan pemberian edukasi tentang &#13;
KB Suntik yang akan digunakan oleh pasien, evaluasi terakir Ny.S sepakat &#13;
menggunakan KB Suntik 3 Bulan setelah masa nifas habis.  &#13;
Seperti yang diketahui proses dari kehamilan, persalinan, nifas, neonatus hingga  &#13;
menjadi akseptor KB berjalan secara fisiologis dan tidak terdapat kesenjangan &#13;
antara teori dan fakta. Diharapkan dengan pendampingan oleh penulis dapat &#13;
mengurangi penyulit atau komplikasi sehingga dapat menurunkan AKI dan AKB.
</summary>
<dc:date>2022-07-22T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
