<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>SKRIPSI S1 KEPERAWATAN 2019</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/8" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/8</id>
<updated>2026-09-27T07:10:02Z</updated>
<dc:date>2026-09-27T07:10:02Z</dc:date>
<entry>
<title>PENGARUH SENAM PROLANIS TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI DESA BALONGMASIN KECAMATAN PUNGGING KABUPATEN MOJOKERTO</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4756" rel="alternate"/>
<author>
<name>MAGHFURI, AFIE</name>
</author>
<author>
<name>HIDAYATI, NUR RINA</name>
</author>
<author>
<name>KUSMINDARTI, INDAH</name>
</author>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4756</id>
<updated>2026-09-25T03:39:15Z</updated>
<published>2019-07-13T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PENGARUH SENAM PROLANIS TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI DESA BALONGMASIN KECAMATAN PUNGGING KABUPATEN MOJOKERTO
MAGHFURI, AFIE; HIDAYATI, NUR RINA; KUSMINDARTI, INDAH
Diabetes Mellitus merupakan penyakit gangguan metabolisme yang&#13;
ditandai dengan meningkatnya glukosa darah. Salah satu cara untuk menangani&#13;
GDA tinggi pada penderita diabetes mellitus secara nonfarmakologi antara lain&#13;
dengan senam Prolanis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh&#13;
senam Prolanis terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus. Desain&#13;
penelitian ini menggunakan one group pretestpost&#13;
test design. Populasi dalam&#13;
penelitian ini adalah seluruh penderita diabetes mellitus yang telah didiagnosa&#13;
oleh tenaga kesechatan di Desa Balongmasin Kecamatan Pungging Kabupaten&#13;
Mojokerto sejumlah 25 orang. Teknik sampling penelitian ini adalah total&#13;
sampling sehingga sampel penelitian berjumlah 25 orang. Instrumen penelitian&#13;
menggunakan SAP untuk menilai senam Prolanis dan glukometer digital untuk&#13;
mengukur kadar gula darah acak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa&#13;
sebelum senam Prolanis sebagian besar tergolong Diabetes Mellitus (&gt; 200&#13;
mg/dL), dan sesudah diberikan senam Prolanis di Desa Balongmasin Kecamatan&#13;
Pungging Kabupaten Mojokerto sebagian besar tergolong belum pasti Diabetes&#13;
Mellitus (90199&#13;
mg/dL). Senam Prolanis terbukti efektif menurunkan kadar gula&#13;
darah pada penderita diabetes mellitus di Desa Balongmasin Kecamatan Pungging&#13;
Kabupaten Mojokerto. Selama melakukan latihan otot menjadi lebih aktif dan&#13;
terjadi peningkatan permiabilitas membran dan lebih banyak reseptor insulin yang&#13;
aktif dan terjadi pergeseran penggunaan energi oleh otot yang berasal dari sumber&#13;
asam lemak ke penggunaan glukosa dan glikogen otot.
</summary>
<dc:date>2019-07-13T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>FAKTORFAKTOR YANG BERHBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA USIA PRODUKTIF DI DESA SEGUNUNG WILAYAH KERJA PUSKESMAS DLANGGU KABUPATEN MOJOKERTO</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4755" rel="alternate"/>
<author>
<name>SOFIYANTI, ADHE</name>
</author>
<author>
<name>ROIFAH, IFA</name>
</author>
<author>
<name>YUNIARTI, ENNY VIRDA</name>
</author>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4755</id>
<updated>2026-09-25T03:30:15Z</updated>
<published>2019-07-06T00:00:00Z</published>
<summary type="text">FAKTORFAKTOR YANG BERHBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA USIA PRODUKTIF DI DESA SEGUNUNG WILAYAH KERJA PUSKESMAS DLANGGU KABUPATEN MOJOKERTO
SOFIYANTI, ADHE; ROIFAH, IFA; YUNIARTI, ENNY VIRDA
Hipertensi menjadi salah satu masalah kesehatan di Indonesia dan juga di dunia.&#13;
Hipertensi bisa menyerang siapapun baik pria maupun wanita. Hipertensi&#13;
merupakan penyakit vang sangat berbahayva. karena tidak ada gejala atau tanda&#13;
khas sebagai peringatan dini dan di pengaruhi dari beberapa faktor. Tujuan&#13;
penelitian untuk mengetahui menganalisa faktor penyebab terjadinya hipertensi&#13;
pada usia produktif. Desain penelitian deskriptif. Variabel penelitian yaitu faktor&#13;
penyebab terjadinya hipertensi. Populasi penclitian vaitu seluruh usia produktif&#13;
dengan hipertensi di Desa Segunung wilayah kerja Puskesmas Dianggu&#13;
Kabupaten Mojokerto sebanvak 115 responden pada bulan Mei 2019. Sampel&#13;
diambil dengan teknik total sampling sebanyak 115 responden. Data dikumpulkan&#13;
dengan lembar kuesioner, kemudian di analisa data dengan cara editing, coding,&#13;
scoring. dan tabulating kemudian di prosentase serta disajikan dalam bentuk table&#13;
distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan hampir setengahnya tidak&#13;
memiliki riwayat genetik sebanyvak 59 responden (51.3%). mayoritas responden&#13;
berusia 3645&#13;
tahun sebanyak 59 responden (51.3%). sebagian besar responden&#13;
memiliki IMT normal sebanyak 57 responden (49.6%). hampir setengahnya&#13;
responden merokok sebanyak 64 responden (55.7%). hampir setengahnya&#13;
responden melakukan aktivitas fisik sebanyak 61 responden (53.0%). scbagian&#13;
besar responden memilik tingkat stress ringan sebanyak 53 responden (46,1%).&#13;
Hipertensi yang terjadi pada responden dapat menunjukkan bahwa hipertensi pada&#13;
masingmasing&#13;
responden sangat bervariasi. hal itu sangat erat terkait dengan&#13;
faktorfaktor&#13;
yang mempengaruhi hipertensi vang dibawa responden. Diharapkan&#13;
responden membiasakan pola hidup sehat dengan menghindari faktor risiko&#13;
hipertensi.
</summary>
<dc:date>2019-07-06T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP PERUBAHAN PERISTALTIK USUS PADA PASIEN POST OP HERNIOTOMY DI RSI SAKINAH MOJOKERTO</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4718" rel="alternate"/>
<author>
<name>SUMANI, NILA</name>
</author>
<author>
<name>WAHYUNINGSIH, BINARTI DWI</name>
</author>
<author>
<name>WINDARTIK, EMYK</name>
</author>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4718</id>
<updated>2026-09-19T10:05:04Z</updated>
<published>2019-04-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP PERUBAHAN PERISTALTIK USUS PADA PASIEN POST OP HERNIOTOMY DI RSI SAKINAH MOJOKERTO
SUMANI, NILA; WAHYUNINGSIH, BINARTI DWI; WINDARTIK, EMYK
Hernia merupakan permasalahan yang bisa ditemukan dalam kasus bedah&#13;
dan merupakan kasus bedah terbanyak di Indonesia. Kasus kegawatdaruratan&#13;
dapat terjadi apabila hernia bersifat menetap dimana sudah terjadi sumbatan pada&#13;
saluran makanan yang akhirnya pembuluh darah terjepit maka harus segera&#13;
dilakukan pembedahan yang disebut herniotomy. Banyak permasalahan yang&#13;
muncul dari tindakan pembedahan dan resiko pembiusan, diantaranya pada&#13;
peristaltik usus. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peristaltik usus&#13;
pada pasien post op herniotomy setelah dilakukannya mobilisasi dini. Penanganan&#13;
pada pasien post op herniotomy yaitu dilakukannya mobilisasi dini yang dapat&#13;
membantu dalam peningkatan peristaltik usus. Design yang digunakan dalam&#13;
penelitian ini adalah preexperimental&#13;
dengan rancangan one grup pre test — post&#13;
test design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang telah&#13;
menjalani operasi herniotomy di Ruang Recovery Room RSI Sakinah Mojokerto&#13;
pada 24 Januari — 23 Februari 2019 sebanyak 25 responden. Teknik sampling&#13;
yang digunakan yaitu consecutif sampling, dengan jumlah sampel 25 responden&#13;
sesuai dengan kriteria. Dalam penelitian ini variabel independennya yaitu&#13;
mobilisasi dini dan variabel dependennya yaitu peristaltik usus. Pengumpulan data&#13;
menggunakan lembar observasi. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test didapatkan&#13;
nilai p value (0,000) &lt; a (0,05) artinya H, ditolak dan H, diterima, jadi ada&#13;
pengaruh mobilisasi dini tehadap perubahan peristaltik usus pada pasien post op&#13;
herniotomy. Mobilisasi dini diberikan untuk pemulihan yang diberikan latihan&#13;
otot sehingga peristaltik usus cepat kembali.
</summary>
<dc:date>2019-04-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEMAMPUAN PERAWATAN DIRI (SELFCARE AGENCY) PASIEN SKIZOFRENIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GEDONGAN KOTA MOJOKERTO</title>
<link href="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4717" rel="alternate"/>
<author>
<name>SUNDARI, ROSITA HENI</name>
</author>
<author>
<name>AZIZAH, LILIK MA'RIFATUL</name>
</author>
<author>
<name>TRIWIBOWO, HERI</name>
</author>
<id>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4717</id>
<updated>2026-09-19T09:42:56Z</updated>
<published>2019-05-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEMAMPUAN PERAWATAN DIRI (SELFCARE AGENCY) PASIEN SKIZOFRENIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GEDONGAN KOTA MOJOKERTO
SUNDARI, ROSITA HENI; AZIZAH, LILIK MA'RIFATUL; TRIWIBOWO, HERI
Pasien skizofrenia membutuhkan dukungan dan bantuan keluarga dalam&#13;
melakukan perawatan dirinya. Dukungan keluarga sangat penting bagi pasien&#13;
dengan gangguan jiwa karena keluarga vang paling lama berinteraksi dengan&#13;
pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Skizofrenia suatu gangguan&#13;
jiwa yang mempengaruhi fungsi otak dan memyebabkan munculnya gangguan&#13;
pikiran, persepsi, cmost, gerakan, dan perilaku vang menyebabkan kemunduran&#13;
dalam menjalani kehidupan seharihari,&#13;
hal ini ditandai dengan hilangnya&#13;
motivast dan tanggung jawab sehingga mengalami gangguan dalam perawatan&#13;
dirinya. hubungan dukungan keluarga dengan kemampuan perawatan diri (selfcare&#13;
agency) pada pasicn skizofrenia. Desain penelitian yang digunakan adalah&#13;
cross sectional. populasinya adalah pasien skizofrenia dan keluarga yang merawat&#13;
di Wilayah Kerja Puskesmas Gedongan Kota Mojokerto, sampel sebanyak 35&#13;
orang dengan teknik sampling menggunakan simpel random sampling.&#13;
Pengumpulan data menggunakan kuisioner dukungan keluarga kepada keluarga&#13;
vang merawat dan lembar observasi pada pasien skizofrenia, kemudian di uji&#13;
dengan uji korelasi spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 28 responden&#13;
(80,0%) mendapatkan dukungan keluarganva baik dan mampu melakukan&#13;
kemampuan perawatan dirinva secara mandiri. 2 reponden (5.7%) mendapatkan&#13;
dukungan kcluarga cukup dan melakukan kemampuan perawatan dirinya&#13;
membutuhkan alat bantu. dan 1 responden (2.9%) mendapatkan dukungan&#13;
keluarga kurang tetapi pasien mampu melakukan perawatan sccara mandiri.&#13;
Artinya semakin tingginya dukungan keluarga vang dimiliki penderita&#13;
skizofrenia, maka semakin tinggi kemampuan perawatan diri penderita&#13;
skizofrenia. Ada hubungan dukungan keluarga dengan kemampuan perawatan diri&#13;
(selfcare&#13;
agency) pada pasien skizofrenia di wilayah kerja Puskesmas Gedongan&#13;
Kota Mojokerto. Pasien skizofrenia seringkali memerfukan dukungan keluarga&#13;
informasional, pemenuban fasilitas dan biaya perawatan untuk kemandirian&#13;
kemampuan perawatan dirinya.
</summary>
<dc:date>2019-05-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
