<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/11">
<title>TESIS S2 KEPERAWATAN</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/11</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4886"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4885"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4884"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4867"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-10-18T11:37:21Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4886">
<title>ANALISIS HUBUNGAN FASILITAS DAN KUALITAS PELAYANAN KEMOTERAPI TERHADAP KEPUASAN PASIEN DAN KELUARGA YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RS SITI KHODIJAH SIDOARJO</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4886</link>
<description>ANALISIS HUBUNGAN FASILITAS DAN KUALITAS PELAYANAN KEMOTERAPI TERHADAP KEPUASAN PASIEN DAN KELUARGA YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RS SITI KHODIJAH SIDOARJO
Priambodo, Ryan; Sajidin, Muhammad; Andriyanto, Arief
Kemoterapi merupakan pelayanan kanker yang membutuhkan fasilitas yang memadai serta kualitas pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan pasien dan keluarganya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan simultan antara fasilitas dan kualitas pelayanan kemoterapi dengan kepuasan pasien dan keluarga di RS Siti Khodijah Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri atas 56 pasien dan 56 anggota keluarga dengan consecutive sampling selama 4 minggu. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner fasilitas 21 item, kualitas pelayanan 23 item berdasarkan SERVQUAL, serta kepuasan pasien dan keluarga masing-masing 22 item. Analisis menggunakan Analisis Korelasi Kanonik (Canonical Correlation Analysis). Hasil menunjukkan bahwa fasilitas dan kualitas pelayanan berada dalam kategori baik, sedangkan kepuasan pasien dan keluarga berada dalam kategori puas. Analisis menunjukkan hubungan simultan yang signifikan antara fasilitas dan kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien dan keluarga (Rc = 0,705; p &lt; 0,001; Rc² = 0,497). Hubungan tersebut terutama tercermin pada kualitas pelayanan dan tingkat kepuasan pasien. Kesimpulannya, fasilitas dan kualitas pelayanan berhubungan secara simultan dengan kepuasan pasien dan keluarga. Rumah sakit perlu mempertahankan fasilitas dan meningkatkan kualitas pelayanan, terutama dalam hal kenyamanan, keamanan, komunikasi, informasi, edukasi, dan responsivitas
</description>
<dc:date>2026-10-07T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4885">
<title>ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PELAKSANAAN DISCHARGE PLANNING BERBASIS ELEKTRONIK PADA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT PUSAT TNI AL DR. RAMELAN</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4885</link>
<description>ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PELAKSANAAN DISCHARGE PLANNING BERBASIS ELEKTRONIK PADA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT PUSAT TNI AL DR. RAMELAN
Wibowo, Pudji Agung; Santoso, Windu; Hidayati, Rina Nur
Discharge planning berbasis elektronik merupakan proses terstruktur yang mengintegrasikan Rekam Medis Elektronik dengan model IDEAL untuk memastikan kesinambungan perawatan pasien pasca-rawat inap. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan discharge planning berbasis elektronik pada perawat di ruang rawat inap RSPAL Dr. Ramelan Surabaya serta mengidentifikasi faktor yang paling dominan. Penelitian menggunakan desain kuantitatif cross-sectional terhadap 201 perawat rawat inap yang dipilih melalui Simple Random Sampling dari 22 unit rawat inap. Pengumpulan data menggunakan kuesioner faktor individu perawat X1, faktor organisasi X2, faktor teknologi X3, dan keterlibatan keluarga X4, serta lembar pelaksanaan checklist IDEAL adalah Y. Analisis data meliputi univariat, bivariat (Chi-Square dan Odds Ratio), serta multivariat melalui regresi logistik berganda metode Adjusted Odds Ratio pada derajat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan 65,7% perawat melaksanakan discharge planning dalam kategori baik. Analisis bivariat membuktikan seluruh variabel berhubungan signifikan dengan pelaksanaan discharge planning (p &lt; 0,001). Pada analisis multivariat, faktor individu perawat merupakan faktor dominan (AOR = 6,633; p = 0,001; 95%CI (2,253–19,528), diikuti faktor organisasi (AOR = 5,528; p = 0,000; 95%CI (2,583–11,833). Faktor teknologi dan keterlibatan keluarga tidak signifikan secara statistik setelah dikontrol variabel lain. Model terbukti fit dan layak (Nagelkerke R² = 0,414; Hosmer-Lemeshow p = 0,624; akurasi 79,6%). penelitian ini menunjukkan bahwa faktor individu perawat (pengetahuan, sikap, motivasi) dan faktor organisasi merupakan penentu utama pelaksanaan discharge planning berbasis elektronik. Bagi perawat meningkatkan kompetensi secara mandiri dan menerapkan komponen IDEAL secara konsisten pada setiap pasien. bagi manajemen pelatihan discharge planning berbasis elektronik kepada perawat, memperkuat supervisi klinis, dan mengoptimalkan RME agar lebih ramah pengguna
</description>
<dc:date>2026-10-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4884">
<title>ANALISIS PENDEKATAN MODEL SYSTEMS ENGINEER-ING INITIATIVE FOR PATIENT SAFETY 3.0  TERHADAP LENGTH OF STAY DI IGD  RSUD SUMBERGLAGAH  TAHUN 2026</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4884</link>
<description>ANALISIS PENDEKATAN MODEL SYSTEMS ENGINEER-ING INITIATIVE FOR PATIENT SAFETY 3.0  TERHADAP LENGTH OF STAY DI IGD  RSUD SUMBERGLAGAH  TAHUN 2026
Suprianto, Aris; Ratnaningsih, Tri; Basuki, Duwi
Fenomena overcrowding dan tingginya Length of Stay (LOS) &gt; 6 jam di IGD merupakan ancaman serius terhadap patient safety. Kerangka System Engineering Initiative for Patient Safety (SEIPS) 3.0 menawarkan pendekatan sis-temik untuk menganalisis hubungan elemen struktur kerja (SDM, fasilitas, dan teknologi) terhadap durasi pelayanan.&#13;
Menganalisis pengaruh rasio perawat-pasien (X1), ketersediaan tempat tidur (X2), dan ketersediaan alat medis (X3) secara parsial dan simultan terhadap LOS (Y) di IGD RSUD Sumberglagah Tahun 2026.&#13;
Penelitian kuantitatif observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel sebanyak 387 pasien IGD dipilih menggunakan teknik simple random sampling berdasarkan rumus Slovin. Data dianalisis menggunakan uji statistik re-gresi linear berganda (α = 0,05).&#13;
Secara simultan, rasio perawat-pasien, ketersediaan tempat tidur, dan ketersediaan alat medis berpengaruh signifikan terhadap LOS IGD p &lt; α = 0,05. (0,000 &lt; 0,05); Secara parsial, ketersediaan tempat tidur terbukti sebagai variabel paling dominan dalam memengaruhi durasi LOS, diikuti oleh rasio perawat-pasien dan ketersediaan alat medis. &#13;
Melalui lensa SEIPS 3.0, hambatan alur pasien (bottle-neck) terutama disebabkan oleh access/exit block pada tempat tidur rawat inap serta tingginya beban kerja perawat. Keterbatasan pada komponen struktur ini meng-hambat proses throughput klinis, sehingga berdampak langsung pada pemanjangan waktu tinggal pasien di IGD.&#13;
Penerapan model SEIPS 3.0 membuktikan bahwa perbaikan elemen struktur sistem kerja efektif menekan LOS IGD. RSUD Sumberglagah disarankan mengintegrasikan manajemen kapasitas tempat tidur dan alokasi SDM berbasis beban kerja
</description>
<dc:date>2026-10-09T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4867">
<title>ANALISIS WORK-LIFE BALANCE (WLB), BEBAN KERJA DAN  STRATEGI KOPING DENGAN KESEJAHTERAAN MENTAL  MAHASISWA PROGRAM RPL KEPERAWATAN  DI STIKES PEMKAB JOMBANG</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4867</link>
<description>ANALISIS WORK-LIFE BALANCE (WLB), BEBAN KERJA DAN  STRATEGI KOPING DENGAN KESEJAHTERAAN MENTAL  MAHASISWA PROGRAM RPL KEPERAWATAN  DI STIKES PEMKAB JOMBANG
Kustiningtias, Riris; Santoso, Windu; Zakiyah, Ana
Pendahuluan: Mahasiswa Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Keperawatan memiliki tuntutan ganda sebagai mahasiswa dan yang dapat memengaruhi kesejahteraan mental. Work-life balance (WLB), beban kerja, dan strategi koping merupakan faktor yang berpotensi berkaitan dengan kondisi tersebut. Tujuan: Menganalisis hubungan WLB, beban kerja, dan strategi koping dengan kesejahteraan mental mahasiswa Program RPL Keperawatan. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel sebanyak 150 mahasiswa Program RPL yang dipilih menggunakan proportional random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner WLB, NASA-TLX untuk beban kerja, Brief cope untuk strategi koping, dan instrumen kesejahteraan mental. Analisis data menggunakan Regresi Ordinal (Ordinal Logistic Regression/PLUM). Hasil: Sebagian besar responden memiliki strategi koping adaptif (56%), WLB kategori sedang (56,7%), dan 44,7% memiliki beban kerja tinggi. Sebanyak 43,3% responden berada pada kategori kesejahteraan mental well. Hasil analisis menunjukkan strategi koping (p=0,016), WLB (p=0,038), dan beban kerja (p=0,029) berhubungan signifikan dengan kesejahteraan mental. Strategi koping memiliki koefisien terbesar (12,20). Pembahasan: penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mengelola tekanan melalui strategi koping adaptif menjadi aspek penting dalam mempertahankan kesejahteraan mental mahasiswa yang menghadapi tuntutan pekerjaan dan akademik secara bersamaan. Analisis: WLB, beban kerja, dan strategi koping berhubungan dengan kesejahteraan mental mahasiswa Program RPL. Strategi koping merupakan variabel paling dominan berdasarkan koefisien regresi.
</description>
<dc:date>2026-10-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
