<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/1477">
<title>SKRIPSI S1 KEBIDANAN</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/1477</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4351"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4347"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4218"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4213"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-07-27T01:50:46Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4351">
<title>Gambaran Pola Tidur Bayi Usia 6-12 Bulan Di Moshi-Moshi Baby Spa Kabupaten Pasuruan</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4351</link>
<description>Gambaran Pola Tidur Bayi Usia 6-12 Bulan Di Moshi-Moshi Baby Spa Kabupaten Pasuruan
Rafika, Adinda Ainur; Wahyuningrum, Tria; Yanti, Ariu Dewi
Pola tidur bayi sering tidak teratur karena ritme sirkadian yang belum matang, sehingga bayi mudah terbangun akibat kondisi lingkungan yang tidak nyaman, panas, maupun kurangnya ventilasi udara di ruangan. Tidur sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi, sehingga gangguan tidur dapat berdampak pada kondisi fisik, emosi, dan perilaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pola tidur bayi usia 6-12 bulan di Moshi-Moshi Baby Spa Kabupaten Pasuruan. Metode penelitian ini menggunakan desain  deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi berusia 6–12 bulan di Moshi-Moshi Baby Spa Kabupaten Pasuruan pada bulan Desember 2025 sebanyak 32 bayi. Teknik sampling menggunakan total sampling hingga didapatkan responden sebanyak 32 bayi. Variabel penelitian ini adalah pola tidur bayi. Instrumen yang digunakan adalah modifikasi Brief Infant Sleep Questionnaire (BISQ). Analisis data menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh responden mempunyai pola tidur baik yaitu sebanyak 25 responden (78,1%), sedangkan yang mempunya pola tidur cukup sebanyak 7 bayi (21,9%). Analisis data menunjukkan hampir seluruh responden mempunyai pola tidur baik karena tidur malam ≥ 8 jam, terbangun &lt; 2 kali di malam hari, dan tidur 13-14 jam dalam 24 jam. Pola tidur yang baik dipengaruhi oleh lingkungan tidur yang nyaman, ventilasi rumah yang baik, serta pengetahuan ibu yang memadai dalam mengatur pola asuh dan rutinitas tidur bayi.
</description>
<dc:date>2026-02-11T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4347">
<title>Pengaruh Aromaterapi Lavender Untuk Meningkatkan Kualitas Tidur Pada Ibu Hamil Trimester 3 Di Klinik Reisa Sidoarjo</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4347</link>
<description>Pengaruh Aromaterapi Lavender Untuk Meningkatkan Kualitas Tidur Pada Ibu Hamil Trimester 3 Di Klinik Reisa Sidoarjo
Sukono, Diaratna Dara; Suryantini, Naning Puji; Purwati, Heni
Pada masa kehamilan, seorang perempuan mengalami berbagai perubahan fisiologis dan psikologis. Beragam keluhan yang sering dirasakan meliputi nyeri punggung, sesak napas, gangguan kualitas tidur, kualitas tidur turut menentukan kondisi fisik maupun mental ibu selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromaterapi lavender dalam meningkatkan kualitas tidur pada ibu hamil trimester 3. Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan quasi experimental design tanpa kelompok kontrol. Dengan jumlah populasi 50 orang  dan sampel sebanyak 45 responden. Instrumen menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) kemudian hasil pengumpulan data di uji dengan uji Wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kualitas Tidur Sebelum Intervensi  Aromaterapi Lavendersebagian besar responden sebelum diberikan intervensi Aromaterapi Lavender kualitas tidurnya buruk Sebanyak 25 Orang (55,6%), dan hamper setengahnya adalah baik sebanyak 20 Orang (44,4%) . Kualitas Tidur Setelah Intervensi  Aromaterapi Lavendersebagian besar responden sebelum diberikan intervensi Aromaterapi Lavender kualitas tidurnya baik Sebanyak 36 Orang (80%), dan sebagian kecil buruk sebanyak 9 Orang (20%) . Analisa data berdasarkan hasil uji wilcoxon didapatkan nilai sig. 0,000 &lt; α 0,05 artinya Pengaruh Aromaterapi Lavender Untuk Meningkatkan Kualitas Tidur Pada Ibu Hamil Trimester 3 di Klinik Reisa Sidoarjo. Diharapkan hasil penelitian ini mampu memperluas wawasan dan pengetahuan serta menjadi kontribusi bagi pengembangan ilmu kesehatan, khususnya dalam bidang kebidanan, terkait penerapan terapi nonfarmakologis pada ibu hamil trimester III
</description>
<dc:date>2025-11-21T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4218">
<title>HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PENTINGNYA FE DENGAN KEPATUHAN MENGKONSUMSI TABLET FE DI POLINDES SUMBERAGUNG MOJOKERTO</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4218</link>
<description>HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PENTINGNYA FE DENGAN KEPATUHAN MENGKONSUMSI TABLET FE DI POLINDES SUMBERAGUNG MOJOKERTO
Rizqiya, Arliza; Wahyuningrum, Tria; Khusniyati, Etik
Kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet fe adalah ketaatan ibu hamil dalam melaksanakan anjuran petugas kesehatan untuk mengkonsumsi tablet fe. Kepatuhan mengkonsumsi tablet fe diukur dari keteparan jumlah tablet yang  dikonsumsi, ketepatan cara mengkonsumsu tablet fe, frekuensi konsumsi perhari, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Pentingnya Fe Dengan Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Fe. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Jenis penelitian kuantitatif, Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh ibu hamil di Polindes Sumberagung Mojokerto sebanyak 33 orang pada bulan oktober dan sampel sesuai dengan criteria inklusi sebanyak 30 responden. Pada penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan kuesioner. Dan hasilnya akan di analisis menggunakan ujiSpearman Rho dengan tingkat kemaknaan 0,05.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengetahuan tentang tablet FE sebagian besar responden pengetahuanya tentang tablet FE adalah cukup sebanyak 11 orang (36,7%) dan sebagian kecil adalah kurang sebanyak 9 orang (30%). Kepatuhan konsumsi tablet FE sebagian besar responden tidak patuh dalam mengkonsumsi tablet FE sebanyak 18 orang (60%). Dan patuh sebanyak 12 orang (40%). Ada Hubungan pengetahuan tentang tablet FE dengan kepatuhan konsumsi tablet FE dengan nilai person correlation sebesar 0,826 dan sig. 0,000 &lt; α 0,05 karena hasil signifikan kurang dari 0,05 maka H1 diterima artinya ada hubungan pengetahuan tentang tablet FE dengan kepatuhan konsumsi tablet FE di Polindes Sumberagung Mojokerto. Dapat meningkatkan sikap dan perilaku positif dalam pencegahan anemia, baik pada ibu hamil. Dengan meningkatkan pengetahuan, individu dapat memahami manfaat zat besi, mengurangi risiko anemia, dan pada akhirnya meningkatkan kesehatan secara keseluruhan
</description>
<dc:date>2026-02-16T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4213">
<title>HUBUNGAN USIA REPRODUKSI DENGAN KEJADIAN  MIOMA UTERI DI POLI KANDUNGAN RUMAH SAKIT BHAYANGKARA KEDIRI TAHUN 2025</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4213</link>
<description>HUBUNGAN USIA REPRODUKSI DENGAN KEJADIAN  MIOMA UTERI DI POLI KANDUNGAN RUMAH SAKIT BHAYANGKARA KEDIRI TAHUN 2025
Putri, Zoelanda Pradita; Purwati, Heni; Suryantini, Naning
Mioma uteri merupakan tumor jinak yang paling banyak ditemukan pada perempuan, dengan kecenderungan risiko yang meningkat seiring bertambahnya usia, terutama pada wanita yang belum pernah melahirkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis cross-sectional dan bertujuan untuk mengkaji hubungan antara usia reproduksi dengan kejadian mioma uteri. Sebanyak 92 responden ditetapkan sebagai sampel melalui metode purposive sampling yang bersumber dari data rekam medis pasien di Rumah Sakit Bhayangkara Kediri. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kelompok usia lebih dari 35 tahun, yaitu sebesar 88%. Selain itu, lebih dari separuh responden (54,3%) teridentifikasi memiliki mioma uteri dengan ukuran kategori besar lebih dari 60 mm atau 6 cm. Berdasarkan hasil analisis statistik, diperoleh nilai p sebesar 0,000 (p &lt; 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara usia reproduksi dan kejadian mioma uteri.Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan dalam mengidentifikasi dan memetakan faktor risiko mioma uteri, khususnya yang berkaitan dengan usia reproduksi. Selain itu, hasil studi ini dapat mendukung upaya pencegahan serta deteksi dini melalui edukasi kesehatan bagi perempuan usia reproduktif yang memiliki risiko tinggi. Dari sisi pelayanan kesehatan, informasi yang diperoleh dapat dimanfaatkan oleh tenaga medis untuk meningkatkan mutu pelayanan yang lebih tepat sasaran dan profesional.
</description>
<dc:date>2026-04-16T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
