<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/1477">
<title>SKRIPSI S1 KEBIDANAN</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/1477</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4614"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4612"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4611"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4609"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-08-17T02:56:25Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4614">
<title>PENGARUH EDUKASI BERBASIS AUDIO VISUAL TERHADAP PENGETAHUAN PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI PADA REMAJA DI SMPN 1 BANGSAL</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4614</link>
<description>PENGARUH EDUKASI BERBASIS AUDIO VISUAL TERHADAP PENGETAHUAN PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI PADA REMAJA DI SMPN 1 BANGSAL
S.P Juita, Arum; P. Eka, Veryudha; Y. Dewi, Ariu
Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi menyebabkan banyak remaja belum menerapkan kebersihan organ genital secara optimal. Padahal, penumpukan darah menstruasi pada area vulva dapat menciptakan kondisi lembap yang meningkatkan risiko terjadinya gangguan kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi berbasis media audiovisual terhadap pengetahuan personal hygiene saat menstruasi pada siswi SMPN 1 Bangsal. Penelitian menggunakan metode quasi experiment dengan rancangan pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswi kelas VII yang berjumlah 121 orang, dengan sampel sebanyak 93 responden yang ditentukan melalui teknik random sampling menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui pemberian edukasi berbasis audiovisual dan penyebaran kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pretest terdapat 77 responden yang memiliki pengetahuan baik, sedangkan pada posttest meningkat menjadi 91 responden. Hasil uji Wilcoxon memperoleh nilai signifikansi p = 0,000 (&lt;0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa edukasi berbasis media audiovisual berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan personal hygiene saat menstruasi pada remaja di SMPN 1 Bangsal Edukasi berbasis media audiovisual terbukti memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan personal hygiene saat menstruasi pada remaja putri di SMPN 1 Bangsal. Media audiovisual efektif meningkatkan pemahaman karena mampu menyampaikan informasi secara menarik dan mudah dipahami, sehingga dapat menjadi alternatif media pendidikan kesehatan reproduksi bagi remaja putri.
</description>
<dc:date>2026-08-05T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4612">
<title>HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN SIKAP WANITA USIA SUBUR TENTANG SKRINING HPV DNA DI DESA GEBANGMALANG KECAMATAN MOJOANYAR KABUPATEN MOJOKERTO</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4612</link>
<description>HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN SIKAP WANITA USIA SUBUR TENTANG SKRINING HPV DNA DI DESA GEBANGMALANG KECAMATAN MOJOANYAR KABUPATEN MOJOKERTO
Khasanah, Mila Mufliqatin; Yani, Lasiyati Yuswo; Kusmindarti, Indah
Skrining HPV DNA merupakan metode deteksi dini infeksi Human Papillomavirus (HPV) berisiko tinggi sebagai upaya pencegahan kanker serviks. Pengetahuan wanita usia subur (WUS) tentang skrining HPV DNA berperan dalam membentuk sikap terhadap pelaksanaan pemeriksaan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap wanita usia subur tentang skrining HPV DNA di Desa Gebangmalang, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam Penelitian ini sebanyak 329 wanita usia subur (WUS), dengan sampel berjumlah 46 responden yang di pilih menggunkan  teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Spearman Rank (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik (84,8%) dan sikap positif (89,1%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai p = 0,000 dengan koefisien korelasi r = 0,545, yang berarti terdapat hubungan signifikan dengan kekuatan sedang dan arah positif antara tingkat pengetahuan dan sikap wanita usia subur tentang skrining HPV DNA. Disimpulkan bahwa semakin baik tingkat pengetahuan wanita usia subur, semakin positif sikap terhadap pelaksanaan skrining HPV DNA. Oleh karena itu, Edukasi skrining HPV DNA perlu ditingkatkan melalui penyuluhan bidan desa dan media edukatif untuk meningkatkan pengetahuan serta membentuk sikap positif WUS.
</description>
<dc:date>2026-07-10T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4611">
<title>PERSEPSI IBU DALAM PENERAPAN WARM COMPRESS UNTUK MENGURANGI NYERI PADA BADUTA PASCA-IMUNISASI DI DESA BARON, GRESIK</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4611</link>
<description>PERSEPSI IBU DALAM PENERAPAN WARM COMPRESS UNTUK MENGURANGI NYERI PADA BADUTA PASCA-IMUNISASI DI DESA BARON, GRESIK
Rahmah, Dewi Lailatul; Mardiyana, Rina; Ma'rifah, Asirotul
Nyeri pasca-imunisasi merupakan reaksi yang sering dialami oleh baduta usia 2–24 bulan dan dapat menimbulkan ketidak nyamanan pada anak serta kecemasan pada ibu. Salah satu metode nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu mengurangi nyeri adalah warm compress (kompres hangat). Persepsi ibu terhadap penerapan kompres hangat menjadi hal penting karena dapat memengaruhi penerapan metode tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan persepsi ibu dalam penerapan warm compress untuk mengurangi nyeri pada baduta usia 2–24 bulan pasca-imunisasi di Desa Baron, Kabupaten Gresik. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki baduta usia 2–24 bulan pasca-imunisasi di Desa Baron, dengan sampel sebanyak 34 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang mengukur aspek kognitif, afektif, dan konatif, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki persepsi baik terhadap penerapan warm compress untuk mengurangi nyeri pasca-imunisasi, yaitu sebanyak 21 responden (61,8%), sedangkan 13 responden (38,2%) memiliki persepsi cukup dan tidak terdapat responden dengan persepsi kurang. Disimpulkan bahwa sebagian besar ibu memiliki persepsi yang baik terhadap penerapan warm compress sebagai metode nonfarmakologis untuk membantu mengurangi nyeri pasca-imunisasi pada baduta.
</description>
<dc:date>2026-02-12T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4609">
<title>HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL DENGAN PERILAKU PEMENUHAN GIZI SEIMBANG SELAMA MASA KEHAMILAN DI DESA KUNJOROWESI KECAMATAN NGORO</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4609</link>
<description>HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL DENGAN PERILAKU PEMENUHAN GIZI SEIMBANG SELAMA MASA KEHAMILAN DI DESA KUNJOROWESI KECAMATAN NGORO
Arbabila, Ayundha Fala; Frilasari, Heni; Purwati, Heni
Pemenuhan gizi seimbang selama kehamilan sangat penting untuk menjaga kesehatan ibu dan janin serta mencegah komplikasi. Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku pemenuhan gizi adalah tingkat pengetahuan ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil dengan perilaku pemenuhan gizi seimbang selama masa kehamilan di Desa Kunjorowesi Kecamatan Ngoro. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 63 orang ibu hamil di Desa Kunjorowesi, dengan sampel sebanyak 55 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji Pearson Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki perilaku pemenuhan gizi seimbang yang kurang baik yaitu sebanyak 32 responden (54,5%) serta memiliki pengetahuan yang kurang baik yaitu sebanyak 29 responden (52,7%). Hasil uji statistik diperoleh nilai p-value sebesar 0,005 (p &lt; 0,05), sehingga  H1 diterima yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu hamil dengan perilaku pemenuhan gizi seimbang selama masa kehamilan, dalam penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan memiliki hubungan dengan perilaku pemenuhan gizi seimbang pada ibu hamil. Semakin baik tingkat pengetahuan yang dimiliki, semakin baik pula perilaku pemenuhan gizi seimbang selama kehamilan.
</description>
<dc:date>2026-08-13T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
