<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/3276">
<title>KIAN PROFESI NERS 2025</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/3276</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4192"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4190"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4187"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4186"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-13T10:51:12Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4192">
<title>ANALISA ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN HARGA DIRI RENDAH DENGAN INTERVENSI AFIRMASI POSITIF DI RSJ MENUR SURABAYA</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4192</link>
<description>ANALISA ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN HARGA DIRI RENDAH DENGAN INTERVENSI AFIRMASI POSITIF DI RSJ MENUR SURABAYA
Ramadan, Handika Fajar; Zainuri, Imam
Harga diri yang rendah adalah salah satu masalah psikologis yang sering dihadapi oleh pasien gangguan jiwa, yang dapat memengaruhi kualitas hidup mereka secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi diskusi aspek positif dengan bantuan video dalam meningkatkan harga diri pada pasien dengan gangguan konsep diri harga diri rendah. Fokus penelitian ini adalah pada pasien, Ny. A, menunjukkan gejala seperti menghindari interaksi sosial, merasa buruk rupa, dan cenderung menyendiri. Metodologi penelitian intervensi yang dilakukan dalam periode tiga hari. Pada hari pertama, intervensi difokuskan pada membangun hubungan saling percaya antara penulis dan pasien, diikuti dengan diskusi mengenai aspek positif pasien yang ditunjukkan melalui video. Video berupa peragaan busana penyandang disabilitas, kiat-kiat merias diri. Hari kedua melanjutkan diskusi aspek positif dengan video untuk lebih meningkatkan harga diri pasien, dengan fokus pada penerapan strategi dalam rutinitas sehari-hari. Hari ketiga dilakukan evaluasi terhadap hasil intervensi untuk menilai dampak yang telah dicapai. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa intervensi ini berhasil meningkatkan harga diri pasien secara signifikan. Penelitian ini menyarankan agar pendekatan intervensi yang lebih individual diterapkan pada penelitian berikutnya, dengan mempertimbangkan minat dan kondisi spesifik pasien. Selain itu, keterlibatan aktif keluarga sangat dianjurkan untuk memberikan dukungan emosional dan memantau kemajuan pasien di rumah.
</description>
<dc:date>2025-07-30T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4190">
<title>ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA KELUARGA BALITA STUNTING DENGAN MASALAH DEFISIT NUTRISI MELALUI PEMBERIAN  NUGGET IKAN TONGKOL</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4190</link>
<description>ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA KELUARGA BALITA STUNTING DENGAN MASALAH DEFISIT NUTRISI MELALUI PEMBERIAN  NUGGET IKAN TONGKOL
KIA MASAN, ALOYSIUS
Angka kejadian stunting pada balita masih menjadi masalah kesehatan yang perlu diwaspadai di Indonesia. Balita mengalami kegagalan pertumbuhan yang menyebabkan peningkatan morbiditas dan mortalitas, hilangnya potensi pertumbuhan fisik, penyusutan fungsi perkembangan saraf dan kognitif dan peningkatan risiko penyakit kronis di masa dewasa. Salah satu masalah yang sering dialami balita stunting adalah defisit nutrisi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Asuhan Keperawatan Keluarga Balita Stunting dengan Masalah Defisit Nutrisi Melalui Pemberian Nugget Ikan Tongkol. Metode pengumpulan data meliputi pengkajian komprehensif, menentukan diagnosis, menentukan intervensi, melaksanakan tindakan dan mengevaluasi. Partisipan dalam penelitian ini adalah 1 keluarga balita stunting dengan masalah defisit nutrisi. Pelaksanaan asuhan keperawatan keluarga balita stunting dengan masalah defisit nutrisi yang ditandai dengan dengan ibu mengatakan bahwa anak malas makan dan tidak menghabiskan porsi makan, serta pengakuan bahwa pengetahuan tentang pengolahan makanan masih kurang. Faktor ekonomi turut memperburuk situasi karena memengaruhi ketersediaan makanan bergizi. Secara objektif, anak berusia 23 bulan memiliki berat badan 8,5 kg dengan Z-score BB/U -3 (gizi buruk), TB/U -2,32 (pendek/stunting), dan BB/TB -2,58 (gizi kurang). Intervensi manajemen nutrisi dan promosi berat badan selama 2 minggu dengan 3 kali kunjungan sehingga masalah teratasi sebagian dimana porsi makan yang dihabiskan meningkat, BB dan IMT meningkat, frekuensi makan meningkat, perasaan cepat kenyang menurun. Pemberian nugget ikan tongkol efektif untuk meningkatkan berat badan dari 8,5 kg menjadi 9 kg sehingga dapat mengatasi defisit nutrisi pada balita stunting.
</description>
<dc:date>2025-05-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4187">
<title>Analisis asuhan keperawatan pada pasien dengan masalah halusinasi pendengaran melalui intervensi penerapan terapi menghardik di rumah sakit jiwa menur surabaya</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4187</link>
<description>Analisis asuhan keperawatan pada pasien dengan masalah halusinasi pendengaran melalui intervensi penerapan terapi menghardik di rumah sakit jiwa menur surabaya
FERDIANSYAH, DEDIK; AKBAR, AMAR
Gangguan persepsi sensori berupa halusinasi pendengaran merupakan masalah &#13;
keperawatan jiwa yang umum dan serius, sehingga memerlukan intervensi keperawatan &#13;
yang efektif, salah satunya adalah Teknik Menghardik yang bertujuan melatih pasien &#13;
agar mampu menolak dan mengontrol suara palsu. Penelitian studi kasus ini bertujuan &#13;
untuk mengevaluasi penerapan asuhan keperawatan jiwa, khususnya implementasi &#13;
Teknik Menghardik, pada klien Tn. M usia 52 tahun dengan diagnosis Halusinasi &#13;
Pendengaran di Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya selama 9 hari menggunakan desain &#13;
Karya Ilmiah Akhir Ners (KIAN). Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan &#13;
signifikan pada tanda dan gejala halusinasi pendengaran klien sebesar 36% (dari 11 &#13;
menjadi 7 gejala), di mana klien mampu melakukan teknik menghardik secara mandiri &#13;
dan konsisten. Disimpulkan bahwa penerapan Teknik Menghardik merupakan intervensi &#13;
yang efektif dan terukur untuk mengatasi Halusinasi Pendengaran, dan disarankan untuk &#13;
menjadi bagian konsisten dari rencana asuhan keperawatan.
</description>
<dc:date>2025-11-04T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4186">
<title>Analisis Asuhan Keperawatan Pada Pasien Skizofernia Dengan Masalah Keperawatan Halusinasi Pendengaran Menggunakan Intervensi Bercakap Cakap Dengan Orang Lain</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4186</link>
<description>Analisis Asuhan Keperawatan Pada Pasien Skizofernia Dengan Masalah Keperawatan Halusinasi Pendengaran Menggunakan Intervensi Bercakap Cakap Dengan Orang Lain
Amrulloh, Muhammad Fahmi; Akbar, Amar
Skizofrenia merupakan sekelompok reaksi psikotik yang memengaruhi berbagai area fungsi individu, termasuk berpikir, berkomunikasi, mau untuk menerima, menginterpretasikan realitas, merasakan dan menunjukkan emosi, Salah satu metode untuk mengatasi halusinasi pada pasien adalah dengan intervensi bercakap cakap, yang dilakukan selama 30 menit setiap sesi dan dijalankan selama 7 hari berturut-turut. Intervensi bercakap cakap meliputi menjelaskan cara berkomunikasi dengan halusinasi, memperagakan cara tersebut, meminta pasien untuk mempraktikkan ulang dengan berinteraksi berbicara dengan temannya, memantau pelaksanaan teknik ini, serta memberikan penguatan terhadap perilaku pasien. yaitu dengan menerapkan intervensi bercakap-cakap. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisi asuhan keperawatan jiwa pada pasien skizofrenia dengan halusinasi persepsi sensori pendengaran di rumah sakit jiwa menur serta menganalisis kemampuan untuk bercakap cakap sebagai intervensi yang digunakan. Metode pengumpulan data pada studi ini yaitu dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai alat ukur sebelum dan sesudah dilakukan intervensi.Pengkajian data diperoleh masalah keperawatan yang muncul pada Tn S. adalah Gangguan Sensori Persepsi :Halusinasi Pendengaran. Implementasi yang sudah tercapai yaitu SP 2 pasien menghardik halusinasi saat muncul dengan bercakap-cakap dengan orang lain sudah dilakukan. Evaluasi yang didapatkan pasien mampu mengidentifikasikan jenis, isi, waktu, frekuensi, situasi, respon halusinasinya, dan pasien mampu mengontrol halusinasinya dengan cara menghardik halusinasinya, bercakap-cakap dengan orang lain.
</description>
<dc:date>2025-11-03T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
