<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4197">
<title>SKRIPSI S1 KEBIDANAN 2026</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4197</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4210"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4209"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4208"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4205"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-05-04T20:58:48Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4210">
<title>HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN KEPATUHAN DALAM MELAKUKAN PEMERIKSAAN ANC PADA IBU HAMIL  DI PUSKESMAS NGORO MOJOKERTO</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4210</link>
<description>HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN KEPATUHAN DALAM MELAKUKAN PEMERIKSAAN ANC PADA IBU HAMIL  DI PUSKESMAS NGORO MOJOKERTO
Sururiyah, Fithriatus; Purwati, Heni; Suryantini, Naning
Rendahnya kunjungan antenatal care ibu hamil terjadi salah satunya disebabkan karena adanya dukungan keluarga atau suami yang kurang padahal adanya dukungan dari keluarga atau suami akan menumbuhkan semangat atau motivasi ibu dalam melakukan kunjungan ANC dengan patuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan kepatuhan dalam melakukan pemeriksaan ANC pada ibu hamil di Puskesmas Ngoro Mojokerto. Desain penelitian yang digunakan yaitu analitik korelasional. Variabel penelitian ada dua yaitu dukungan suami sebagai varaibel independan dan kepatuhan dalam pemeriksaan ANC sebagai variable dependen. Populasi penelitian yaitu seluruh ibu hamil trimester II dan III yang berkunjung di Puskesmas Ngoro Kabupaten Mojokerto sebanyak 43 ibu yang diambil dengan Teknik concecutive sampling sebanyak 38 responden. Data dikumpulkan dengan isntrumen kuesioner dan dianalisis dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 11 responden yang tidak mendapatkan dukungan suami hampir seluruhnya tidak patuh dalam melakukan pemeriksaan ANC sebanyak 9 responden (81,8%) dan dari 27 responden yang mendapatkan dukungan suami hampir seluruhnya patuh dalam melakukan pemeriksaan ANC sebanyak 21 responden (77,8%). Hasil uji chi square menunjukkan nilai ρ = 0,000 dan α = 0,05 maka ρ &lt; α sehingga ada hubungan dukungan suami dengan kepatuhan dalam melakukan pemeriksaan ANC pada ibu hamil di Puskesmas Ngoro Mojokerto. Suami yang memberikan dukungan pada istri di masa kehamilan akan memberikan rasa aman, ibu merasa terjaga, dan membuat ibu merasa segala keperluannya terpenuhi.
</description>
<dc:date>2026-01-22T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4209">
<title>FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT PENGGUNA  AKSEPTOR KB TERHADAP KONTRASEPSI IMPLANT DI DESA  BALONGWONO KECAMATAN TROWULAN  KABUPATEN MOJOKERTO</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4209</link>
<description>FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT PENGGUNA  AKSEPTOR KB TERHADAP KONTRASEPSI IMPLANT DI DESA  BALONGWONO KECAMATAN TROWULAN  KABUPATEN MOJOKERTO
Azidah, Nur; Yulianti, Indra; Prameswari, Veryudha Eka
Program keluarga berencana nasional merupakan program pembangunan sosial dasar yang sangat penting bagi pembangunan nasional dan kemajuan bangsa. Tanggapan masyarakat terhadap KB implant bervariasi, dengan sebagian masyarakat melihatnya sebagai metode KB jangka panjang yang efektif dan praktis, sementara yang lain memiliki kekhawatiran karena kurangnya informasi yang jelas atau mitos seputar efek samping. Metode penelitian deskriptif . populasi semua akseptor KB sebanyak 471 orang, menggunakan non-probability sampling dengan tipe purposive sampling, Sampel 216  responden, pengumpulan data dengan kuesioner, dianalisis secara deskriptif,menggunakan tabel distribusi. Hasil penelitian Faktor  usia  26-35 tahun 108 orang, sebagian besar minat memilih KB Implant sebesar (43,1%) Faktor  paritas  multipara 168 orang, sebagian besar tidak minat memilih KB Implant adalah multipara sebanyak 66,7%). Faktor  pengetahuan responden cukup 105 orang, sebagian besar tidak minat memilih KB Implant sebesar (33,8%). Faktor  sikap  positif sebanyak 132 orang, sebagian besar tidak minat sebesar (66,2%) Faktor dukungan keluarga  mendukung 118 orang  sebagian besar tidak minat sebesar (41,7%) Faktor  peran nakes  baik 133 orang, sebagian besar tidak minat sebesar (53,7%). Meskipun sikap akseptor positif namun tidak memilih KB implant karena dipengaruhi oleh factor budaya. Sebagai bahan perbandingan dan masukan petugas kesehatan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, konseling serta meningkatkan penyuluhan tentang Faktor- faktor yang berhubungan rendahnya pemakaian alat kontrasepsi implant di kelurahan Balongwono Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto
</description>
<dc:date>2026-01-30T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4208">
<title>HUBUNGAN ANTARA USIA DAN PARITAS IBU DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM DI KLINIK SADINA MEDIKA DESA SINGOGALIH TARIK  SIDOARJO</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4208</link>
<description>HUBUNGAN ANTARA USIA DAN PARITAS IBU DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM DI KLINIK SADINA MEDIKA DESA SINGOGALIH TARIK  SIDOARJO
Amiliawati, Alvya; Yulianti, Indra; Prameswari, Veryudha Eka
Program keluarga berencana saat ini sangat dibutuhkan untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan dan untuk meningkatkan kesehatan serta kesejahteraan ibu dan anak. Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) merupakan usaha pemerintah dalam menekan pertumbuhan jumlah penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Antara Usia Dan Paritas Ibu Dengan Pemilihan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Jenis penelitian kuantitatif dengan populasi sebanyak 60 orang dan menggunakan teknik Total Sampling, sehingga jumlah sampel sebanyak 60 akseptor. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi. Analisis menggunakan uji statistik Chi Square . Hasil pembahasan didapatkan bahwa responden adalah berusia 20-35 tahun dan multipara serta tidak memilih IUD sebanyak 39 orang (65%), Berdasarkan hasil uji chi square didapat hasil bahwa nilai signifikan sebesar 0,128 &gt;  α0,05 karena hasilnya lebih besar maka H1 ditolak artinya tidak ada hubungan usia dengan pemilihan KB di Klinik Sadina Medika Desa Singogalih Tarik Sidoarjo. Berdasarkan hasil uji chi square didapat hasil bahwa nilai signifikan sebesar 0,000 &lt;  α0,05 karena hasilnya lebih kecil maka H1 diterima artinya ada hubungan paritas dengan pemilihan KB di Klinik Sadina Medika Desa Singogalih Tarik Sidoarjo, Hasil penelitian ini dapat dijadikan sumber referensi dan masukan bagi program kerja bidan/tenaga kesehatan untuk meningkatkan konseling yang berkaitan dengan alat kontrasepsi khususnya Alat Kontrasepsi Dalam Rahim.
</description>
<dc:date>2026-02-18T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4205">
<title>GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMENUHAN GIZI BALITA DI DUSUN JUGIL DESA SELOK ANYAR KABUPATEN LUMAJANG</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4205</link>
<description>GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMENUHAN GIZI BALITA DI DUSUN JUGIL DESA SELOK ANYAR KABUPATEN LUMAJANG
FATIQOH, FATIN; Yanti, Ariu Dewi; Wahyuningrum, Hj Tria
Balita merupakan kelompok usia yang rentan terhadap masalah gizi karena berada pada fase pertumbuhan dan perkembangan yang pesat, sehingga pemenuhan gizi sangat bergantung pada peran ibu sebagai pengasuh utama yang dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengetahuan ibu tentang pemenuhan gizi balita di Dusun Jugil Desa Selok Anyar dengan desain deskriptif kuantitatif dan teknik total sampling terhadap 30 ibu balita. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden berada pada usia dewasa muda (20–34 tahun), mayoritas berpendidikan menengah ke atas, berprofesi sebagai ibu rumah tangga, serta memiliki jumlah anak satu hingga dua orang, dengan 83% responden memiliki tingkat pengetahuan baik tentang pemenuhan gizi balita. Temuan ini sejalan dengan penelitian Wulandari et al. (2019) dan Hardjito (2021) yang menyatakan bahwa tingkat pendidikan, usia produktif, dan peran ibu sebagai pengasuh utama berhubungan dengan pengetahuan gizi yang lebih baik. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan ibu yang baik merupakan modal penting dalam pencegahan masalah gizi balita, sehingga perlu diikuti dengan penguatan edukasi aplikatif agar terjadi kesesuaian antara pengetahuan dan praktik pemenuhan gizi sehari-hari melalui peran posyandu dan tenaga kesehatan. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan karena hanya menggunakan desain deskriptif tanpa mengkaji hubungan sebab-akibat, jumlah responden relatif kecil, serta belum menilai praktik pemberian makan dan status gizi balita secara langsung, sehingga hasil penelitian belum dapat digeneralisasikan secara luas dan memerlukan penelitian lanjutan dengan desain analitik dan cakupan variabel yang lebih komprehensif.
</description>
<dc:date>2026-01-30T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
