<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/739">
<title>SKRIPSI S1 KEPERAWATAN 2022</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/739</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/2078"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/1808"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/1415"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/1413"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-13T13:21:48Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/2078">
<title>HUBUNGAN IMT AKHIR KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN HIPOTENSI PASCASPINAL ANESTESI PADA SECTIO CAESAREA DI RUANG OPERASI RSUD BANGIL</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/2078</link>
<description>HUBUNGAN IMT AKHIR KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN HIPOTENSI PASCASPINAL ANESTESI PADA SECTIO CAESAREA DI RUANG OPERASI RSUD BANGIL
ASNIFAH, YUNI; Dr. Indah Lestari, S Kep.Ns.,M.Kes; Catur Prasastia Lukita Dewi, S.Kep.Ns.,M.Kes
Sectio caesarea with spinal anesthesia is the act of giving birth by opening the uterine wall to expel the fetus, this is done for pregnant women with certain conditions that are very risky if a normal delivery is carried out. Spinal anesthesia itself has several complications, one of which is hypotension. From many studies, BMI is one of the factors causing post-spinal anesthesia hypotension. The purpose of this study was to determine the relationship between late pregnancy BMI and the incidence of post-spinal anesthesia hypotension in caesarean section in the operating room of Bangil Hospital. The research design used in this study is a correlational analytic design, with a cross-sectional approach. The population was all maternity patients who underwent sectio caesaria surgery with spinal anesthesia in June, totaling 88 patients who were taken using consecutive sampling. Data was taken using questionnaires and weight scales and height gauges. After the data was collected, data processing was carried out and continued with the Wilcoxon test statistic with the probability result Asymp.Sign = 0.000, so that H0 was rejected and Ha was accepted, which means that there is a relationship between BMI late in pregnancy and the incidence of post-spinal anesthesia hypotension in sectio caesaria in the operating room at Bangil Hospital. BMI of pregnant women is caused by hormonal changes during pregnancy, one of which is an increase in fluid in the body causing sodium to increase in the final trimester of pregnancy. Spinal anesthetic drugs work by inhibiting the entry of sodium into nerve cells, thus preventing nerve depolarization resulting in venous vasodilation and hypotension occurs.
</description>
<dc:date>2023-08-16T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/1808">
<title>HUBUNGAN PERILAKU VULVA HYGIENEDENGAN KEJADIAN  PRURITUS VULVAEPADA SISWIKELAS VII DI SMPN 1 PURWODADI</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/1808</link>
<description>HUBUNGAN PERILAKU VULVA HYGIENEDENGAN KEJADIAN  PRURITUS VULVAEPADA SISWIKELAS VII DI SMPN 1 PURWODADI
Khasanah, Uswatun; Lestari, Indah; Lukita Dewi, Catur Prasastia
Salah satu masalah organ reproduksi yang sering terjadi pada wanita yaitu&#13;
pruritus vulvae (gatal pada bagian vulva). Pruritus vulvae adalah sensasi gatal pada &#13;
vulva yang tidak menyenangkan yang memicu keinginan untuk menggaruk untuk &#13;
mendapatkan kelegaan. Salah satu faktor penyebab pruritus vulvae adalah perilaku &#13;
vulva hygiene yang buruk. Tujuan penelitian ini untuk mengeidentifikasi Hubungan &#13;
Perilaku Vulva Hygiene Dengan Kejadian Pruritus Vulvae Pada Siswi Kelas VII di &#13;
SMPN 1 Purwodadi. Desain penelitian adalah analitik dengan pendekatan cross &#13;
sectional. Besar sampel 52 siswi dengan teknik pengambilan sampel total sampling, &#13;
Instrumen yang digunakan kuesioner. Variabel independent dalam penelitian ini &#13;
adalah perilaku vulva hygiene dan variabel dependent adalah kejadian pruritus &#13;
vulvae. Analisa data menggunakan uji statistik Cross Tabulation. Hasil penelitian &#13;
menunjukkan siswi memiliki perilaku vulva hygiene yang buruk 30 anak (57,7%), &#13;
dan siswi yang mengalami pruritus vulvae sebanyak 27 remaja (51,9%). &#13;
Purwodadi. Hal ini menunjukkan ada hubungan perilaku vulva hygiene dengan &#13;
kejadian Pruritus vulvae di SMPN 1 Purwodadi, bahwa Semakin baik perilaku &#13;
vulva hygiene maka akan meminimalisir terjadinya pruritus vulvae, sebaliknya &#13;
semakin buruk vulva hygiene maka akan semakin rentan terjadi pruritus vulvae. &#13;
maka di harapkan siswi selalu menjaga daerah kewanitaan, menggunkan pakaian &#13;
dalam berbahan katun, menggunakan tisu agar tidak lembab dan menghentihkan &#13;
pemakian sabun, hal tersebut untuk mencegah masalah kesehatan reproduksi.
</description>
<dc:date>2023-08-27T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/1415">
<title>HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT  STRES PADA PASIEN HIV DI PKM MENTIKAN  MOJOKERTO</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/1415</link>
<description>HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT  STRES PADA PASIEN HIV DI PKM MENTIKAN  MOJOKERTO
Regina syane ohoiwutun, Adolfina; Dwi Wahyuningsih, Binarti; Dwi Ningsih, Arum
HIV adalah salah satu penyakit yang berhubungan dengan sistem &#13;
kekebalan tubuh manusia, dan AIDS adalah sindrome penyakit defisiensi &#13;
imunitas seluler yang disebabkan oleh HIV dan dapat merusak sel yang berfungsi &#13;
untuk sistem kekebalan tubuh yaitu CD49. Penrlitian ini bertujuan untuk &#13;
mengetahui adanya hubungan dukungan keluarga dengan tingkat stres pada &#13;
pasien HIV di PKM Mentikan Mojokerto. Penelitian ini menggunakan desain &#13;
analitik korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Variabel &#13;
independennya Dukungan Keluarga dan variabel dependennya tingkat stres. &#13;
Populasi dalam penelitian ini sebanyak 40 orang. Teknik sampling yang &#13;
digunakan dalam penelitian ini adalah teknik non probability tipe purposive &#13;
sampling. Sehingga sample yang didapatkan sebanyak 17 responden. Instrument &#13;
dalam penelitian ini adalah kuisioner. Analisa data menggunakan Uji Statistik &#13;
Gamma dengan bantuan software SPSS for windows versi 24.00. Berdasarkan &#13;
hasil analisis uji Statistik Gamma didapatkan bahwa Nilai P value sebesar 0,000&#13;
yang artinya nilai P Value &lt;0,05 maka H1 diterima berarti ada keeratan hubungan &#13;
dari dua variabel. Uji ini juga bisa melihat jenis hubungan nya, Angka koefisien &#13;
korelasi yang didapat sebesar 0,940 maka diartikan bahwa hubungan antara &#13;
dukungan keluarga dengan tingkat stres adalah sangat kuat. Hal ini menunjukan &#13;
bahwa, jika dukungan keluarga baik terhadap pasien maka tidak menyebabkan &#13;
stres pada pasien karena semakin tinggi dukungan keluarga maka semakin rendah &#13;
tingkat stres.
</description>
<dc:date>2022-10-05T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/1413">
<title>Penerapan Discharge Planning Di Ruang Rawat Inap Di RSUD Sumberglagah</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/1413</link>
<description>Penerapan Discharge Planning Di Ruang Rawat Inap Di RSUD Sumberglagah
Rofi'iyah, Ilmi; Zakiyah, Ana; Basuki, Duwi
Penerapan Discharge planning pada pasien di rumah sakit kebanyakan &#13;
dipakai berupa catatan pendokumentasian pasien pada saat pulang. Sedangkan &#13;
untuk penerapan discharge planning awal belum dilakukan secara optimal &#13;
dikarenakan banyaknya pasien dan waktu yang bersamaan antara penanganan &#13;
perawatan yang lain dengan tindakan discharge planning serta pemahaman &#13;
perawat tentang discharge planning itu sendiri. Hal ini menyebabkan penerapan &#13;
discharge planning tidak efektif dan tidak terjadi kontinuitas perawatan ketika &#13;
pasien di rumah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan &#13;
discharge planning di ruang rawat inap RSUD Sumberglagah. Desain penelitian &#13;
ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini &#13;
yaitu pasien rawat inap 1, 2, 3 berjumlah 46 orang di RSUD Sumberglagah, &#13;
hingga didapatkan sampel 35 responden dengan teknik sampel random sampling. &#13;
Data di kumpulkan menggunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian &#13;
menunjukkan sebagian besar responden penerapan discharge planning di ruang &#13;
rawat inap di bagian awal masuk rumah sakit berkriteria cukup baik, sedangkan &#13;
bagian 1 hari sebelum pulang kriteria sangat baik, sedangkan pada saat sebelum &#13;
pulang kriteria baik. Hal ini di karenakan perawat sudah mengkaji kebutuhan &#13;
pelayanan kesehatan yang dibutuhkan oleh pasien dari 1 hari hari sebelum pulang &#13;
hingga pada hari kepulangan pasien. Perawat diharapkan dapat meningkatkan &#13;
penerapan discharge planning kepada seluruh pasien pada fase awal dan tetap &#13;
mempertahankan penerapan discharge planning pada fase 1 hari sebelum pulang &#13;
dan pada saat sebelum pulang.
</description>
<dc:date>2022-10-04T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
