<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>TESIS S2 KEPERAWATAN 2023</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/1828</link>
<description/>
<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 10:34:42 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-13T10:34:42Z</dc:date>
<item>
<title>Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kedisiplinan Kerja Perawat Berbasis Skinner Teory di Rumah Sakit Umum Daerah Wamena</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/2464</link>
<description>Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kedisiplinan Kerja Perawat Berbasis Skinner Teory di Rumah Sakit Umum Daerah Wamena
Saudah, Noer; Sajidin, Muhammad; Martha Wairara, Yetha
Latar Belakang: Kedisiplinan pada dasarnya merupakan suatu hal yang mutlak harus dijalankan setiap organisasi, karena tanpa dukungan disiplin kerja karyawan yang baik, sulit bagi perusahaan untuk mewujudkan tujuannya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh penghargaan, koordinasi dan punishment terhadap kedisiplinan kerja perawat berbasis skinner teory di Rumah Sakit Umum Daerah Wamena. Metode Penelitian: Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif observasional dengan pendekatan cross sectional dengan fokus penelitiannya diarahkan untuk akan menganalisis pengaruh penghargaan, koordinasi dan punishment terhadap kedisiplinan kerja perawat berbasis skinner teory di Rumah Sakit Umum Daerah Wamena. Jumlah populasi sejumlah 150 responden dan sampel sebanyak 109 responden yang diambil dengan teknik Simple Random Sampling.  Hasil Penelitian: Hasil temuan didapatkan bahwa sebagian besar responden memiliki penghargaan kategori cukup sebanyak 71 responden (65,1%). Hampir separuh responden memiliki koordinasi kategori baik sebanyak 62 responden (56,9%). Sebagian besar responden memiliki punishment dalam kategori cukup sebanyak 61 responden (56,0%). Sebagian besar responden memiliki kedisiplinan dalam kategori baik sebanyak 74 responden (67,9%). Berdasarkan hasil analisis Regresi Linear Berganda menunjukkan bahwa dengan nilai p-value 0,000 &lt; 0,05 maka H1 diterima jadi disimpulkan bahwa secara simultan ada pengaruh penghargaan, koordinasi dan punishment terhadap kedisiplinan kerja perawat berbasis skinner teory di Rumah Sakit Umum Daerah Wamena dengan besaran pengaruh 83,8% sedangkan sejumlah 16,2% dipengaruhi oleh faktor lain.  Kesimpulan: Disiplin kerja di Rumah Sakit Umum Daerah Wamena sudah bagus, hanya saja bagi perawat yang disiplin kerjanya kurang baik, supaya lebih mantaati jam masuk kerja dan peraturan yang sudah di tetapkan oleh rumah sakit agar tercipta disiplin kerja yang baik.
</description>
<pubDate>Thu, 05 Oct 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/2464</guid>
<dc:date>2023-10-05T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Analisis Hubungan Motivasi, Penghargaan dan Koordinasi Kerja Dengan Kinerja Perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Wamena</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/2463</link>
<description>Analisis Hubungan Motivasi, Penghargaan dan Koordinasi Kerja Dengan Kinerja Perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Wamena
Lestari, Indah; Saudah, Noer; Sari Sarwom, Bin Sandya
Latar Belakang Sumber Daya Manusia adalah penarikan, seleksi, pengembang, pemelihara dan penggunaan sumber daya manusia untuk mencapai baik tujuan tujuan individu maupun organisasi.  Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan motivasi,penghargaan dan koordinasi kerja terhadap kinerja perawat dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Wamena. Dalam memberi sejumlah layanan dibidang kesehatan, tentunya dibutuhkan perawat yang mempunyai kinerja optimal. Kinerja dari seorang perawat bisa ditinjau dari asuhan keperawatan yang dijalankan pada setiap pasien. Untuk mendukung terwujudnya tujuan organisasi serta untuk meningkatkan citra rumah sakit di hadapan masyarakat maka dibutuhkan kinerja perawat yang baik  Metode Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif observasional dengan pendekatan cross sectional dengan teknik Simple Random Sampling jumlah populasi sejumlah 146 responden dan sampel sebanyak 107 responden yang diambil.  Hasil temuan didapatkan bahwa sebagian besar responden memiliki motivasi kategori tinggi sebanyak 56 responden (52%). Penghargaan memiliki kategori cukup sebanyak 48 responden (45%). Responden koordinasi dalam kategori baik sebanyak 56 responden (52%). Dan responden yang memiliki kinerja dalam kategori baik sebanyak 58 responden (54%). Berdasarkan hasil analisis Regresi Linear Berganda menunjukkan bahwa dengan nilai p-value 0,000 &lt; 0,05 maka H1 diterima jadi  bahwa secara simultan ada hubungan motivasi, penghargaan dan koordinasi kerja terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Wamena dengan besaran pengaruh 84,3%.  Kesimpulan Diharapkan kepada perawat mampu lebih mengorientasikan pada pekerjaan itu sendiri dalam memberikan hasil, dampak, dan manfaat bagi masyarakat dan manajemen Rumah Sakit  dengan cara meningkatkan motivasi, memberikan penghargaan yang menyeluruh, sehingga terciptanya saling berkoordinasi dalam meningkatkan kinerja.
</description>
<pubDate>Thu, 05 Oct 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/2463</guid>
<dc:date>2023-10-05T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Analisa Dukungan Keluarga dan Reinforcement Terhadap Stres Kerja Perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Wamena</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/2462</link>
<description>Analisa Dukungan Keluarga dan Reinforcement Terhadap Stres Kerja Perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Wamena
Saudah, Noer; Sajidin, Muhammad; Yolanda Gangsareng, Milla
Pendahuluan: Fenomena stres kerja saat ini telah menjadi sorotan utama, terutama dalam konteks tuntutan performa di berbagai sektor organisasi, baik di dunia korporat maupun sektor publik. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh dukungan keluarga dan reinforcement terhadap stres kerja perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Wamena. Metode Penelitian: Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif observasional dengan pendekatan cross sectional dengan fokus penelitiannya diarahkan untuk akan menganalisis pengaruh dukungan keluarga dan reinforcement terhadap stres kerja perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Wamena. Jumlah populasi sejumlah 150 responden dan sampel sebanyak 102 responden yang diambil dengan teknik Simple Random Sampling.  Hasil Penelitian: Hasil temuan didapatkan bahwa sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga kategori baik sebanyak 53 responden (52%). Hampir separuh responden memiliki reinforcement kategori baik sebanyak 41 responden (40%). Sebagian besar responden memiliki stres kerja dalam kategori rendah sebanyak 46 responden (45%). Setelah melakukan analisis Regresi Linear Berganda, ditemukan bahwa nilai p-value sebesar 0,000 &lt; 0,05. Maka, dapat disimpulkan bahwa secara bersama-sama, baik dukungan keluarga maupun reinforcement berdampak signifikan terhadap tingkat stres kerja perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Wamena, dengan kedua faktor tersebut berkontribusi sebesar 79,5%.  Ini berarti bahwa tingkat dukungan keluarga yang diterima oleh perawat dapat memengaruhi tingkat stres kerja yang mereka alami. Dan juga tingkat reinforcement yang diterima oleh perawat dapat mempengaruhi tingkat stres kerja yang mereka alami. Kesimpulan: Ketika menghadapi stres kerja carilah cara untuk mengurangi stres seperti berolahraga secara teratur, beristirahat yang cukup dan melakukan aktivitas yang anda nikmati di luar pekerjaan. Pahami bahwa dukungan keluarga dan reinforcement dapat mempengaruhi tingkat stres kerja Anda. Cobalah mencari keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi dengan memanfaatkan dukungan keluarga dan memperkuat reinforcement yang positif di tempat kerja. Jika Anda merasa terbebani oleh stres kerja, jangan ragu untuk membicarakannya dengan keluarga atau mencari bantuan profesional yang dapat membantu Anda mengelola stres dan mencapai keseimbangan yang lebih baik.
</description>
<pubDate>Tue, 10 Oct 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/2462</guid>
<dc:date>2023-10-10T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Analisis Persepsi dan Remunerasi Terhadap Kepuasan Kerja Perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Wamena</title>
<link>https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/2461</link>
<description>Analisis Persepsi dan Remunerasi Terhadap Kepuasan Kerja Perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Wamena
Saudah, Noer; Ibnu, Faizal; Murip, Christina
Latar Belakang: Tenaga keperawatan bertugas untuk memberikan asuhan keperawatan kepada pasien yang meliputi melaksanakan pengkajian keperawatan, merumuskan diagnosis keperawatan, menyusun perencanaan tindakan yang akan dilakukan, melaksanakan tindakan keperawatan yang telah disusun, melakukan evaluasi dari tindakan tersebut dan melakukan pendokumentasian hasil. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh persepsi dan remunerasi terhadap kepuasan kerja perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Wamena.  Metode Penelitian: Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif observasional dengan pendekatan cross sectional dengan fokus penelitiannya diarahkan untuk akan menganalisis pengaruh persepsi dan remunerasi terhadap kepuasan kerja perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Wamena. Jumlah populasi sejumlah 131 responden dan sampel sebanyak 101 responden yang diambil dengan teknik Simple Random Sampling.  Hasil Penelitian: Hasil temuan didapatkan bahwa hampir separuh responden memiliki persepsi kategori baik sebanyak 46 responden (46%). Hampir separuh responden memiliki remunerasi kategori cukup sebanyak 46 responden (46%). Hampir separuh responden memiliki kepuasan kerja kategori tinggi sebanyak 52 responden (52%). Berdasarkan hasil analisis Regresi Logistik menunjukkan bahwa dengan nilai p-value &lt; 0,05 maka H1 diterima jadi disimpulkan bahwa ada pengaruh persepsi dan remunerasi terhadap kepuasan kerja perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Wamena Kesimpulan: Diharapkan kepada petugas kesehatan mampu labih bekerja dengan baik dan bisa mendedikasikan tenaga dan fikiranya untuk meningkatkan kualitas kesehatan. Dan diharapkan Rumah Sakit Umum Daerah Wamena dapat menggunakan hasil penelitian ini sebagai bahan evaluasi untuk membuat program dalam misi melakukan peningkatan kepuasan kerja perawat.
</description>
<pubDate>Thu, 05 Oct 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/2461</guid>
<dc:date>2023-10-05T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
