DSpace Repository

PENGARUH SENAM ERGONOMIK TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI DESA GEDANG ROWO KECAMATAN PRAMBON KABUPATEN SIDOARJO

Show simple item record

dc.contributor.author WULANDARI, SIAM
dc.contributor.author Basuki, Duwi
dc.contributor.author Laili, Siti Indatul
dc.date.accessioned 2022-09-30T06:09:34Z
dc.date.available 2022-09-30T06:09:34Z
dc.date.issued 2022-09-06
dc.identifier.uri https://repositori.stikes-ppni.ac.id/handle/123456789/1341
dc.description.abstract Hipertensi sering diberi gelar The Sillent Killer karena penyakit ini merupakan pembunuh tersembunyi, dimana orang tidak mengetahui dirinya terkena hipertensi sebelum memeriksakan tekanan darahnya sehingga diperlukan penatalaksanaan untuk menurunkan tekanan darah, salah satunya melalui senam ergonomik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam ergonomik terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi di Desa Gedang Rowo Kecamatan Prambon Kabupaten Sidoarjo. Desain penelitian menggunakan quasy experimental dengan pendekatan control group pretest-post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua lansia hipertensi yang telah didiagnosa oleh tenaga kesehatan di Desa Gedang Rowo Kecamatan Prambon Kabupaten Sidoarjo sejumlah 517 orang. Teknik sampling penelitian ini adalah purposive sampling. Besar sampel yang memenuhi kriteria penelitian adalah 32 orang yang terbagi menjadi 16 orang kelompok eksperimen dan 16 orang kelompok kontrol. Instrumen penelitian menggunakan SOP senam ergonomik, tensimeter, dan lembar observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hampir seluruh responden kelompok ekperimen mengalami hipertensi ringan sebelum senam ergonomik yaitu 15 responden (93,8%), dan sesudah senam ergonomik sebagian besar responden kelompok ekperimen tekanan darahnya normal tinggi yaitu 10 responden (62,5%). Hasil uji Paired t test menunjukkan pvalue=0,000 dan independent t test menunjukkan pvalue=0,002. Senam ergonomik menyebabkan aktivasi sistem saraf parasimpatis akan menghambat stimulasi sistem saraf simpatis. Terhambatnya sistem saraf simpatis akan menyebabkan penurunan curah jantung dan penurunan tahanan perifer sehingga terjadi vasodilatasi. Gabungan vasodilatasi dan penurunan curah jantung akan menyebabkan terjadinya penurunan tekanan darah. en_US
dc.publisher Universitas Bina Sehat PPNI en_US
dc.subject senam ergonomik en_US
dc.subject tekanan darah en_US
dc.subject lansia en_US
dc.subject hipertensi en_US
dc.title PENGARUH SENAM ERGONOMIK TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI DESA GEDANG ROWO KECAMATAN PRAMBON KABUPATEN SIDOARJO en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account