Abstract:
Pengeluaran ASI dini pada ibu yang mengalami proses persalinan melalui tindakan Sectio Caesaria (SC) bisa terhambat akibat tindakan anestesi yang berpengaruh pada pengeluaran hormon oksitosin yang menstimulasi produksi ASI. Salah satu cara untuk merangsang produksi ASI pada ibu post Sectio Caesaria (SC) adalah dengan melakukan teknik marmet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik marmet terhadap produksi ASI pada ibu post sectio caesaria. Penelitian yang dilaksanakan mulai tanggal 15 April - 15 Mei 2023 di ruang rawat inap Bersalin Rumah Sakit Umum Daerah Bangil ini menggunakan design Pra- Eksperimental One Group Pre-Post Test Design dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden yang diperolehdengan teknik Consecutive Sampling. Lembar Observasi berisi 10 butir pertanyaan dengan Uji Reabilitas 0,908. Prosedur Pijat Teknik Marmet dilakukan sebanyak 4x selama 2 hari saat pagi dan sore hari selama 20-30 menit setiap sesi. Uji statistik parametrik yang digunakan adalah Uji Wilcoxon Signed Ranks test, nilai Z yang didapat sebesar -4,808 dengan p-value = 0,000 < alpha (0,05). Hal ini berarti H1 diterima yang menunjukkan bahwa Ada Pengaruh Teknik Marmet Terhadap Produksi ASI Ibu Post Sectio Cesaria di Rumah Sakit Umum Daerah Bangil. Teknik Marmet dapat dipertimbangkan sebagai terapi komplementer untuk meningkatkan produksi ASI dan Rumah sakit dapat menfasilitasi publikasinya dengan menggunakan media audiovisual (video).