DSpace Repository

HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II DI RUANG KRISAN RUMAH SAKT ARAFAH ANWAR MEDIKA

Show simple item record

dc.contributor.author Dinar, Rofida Erlin
dc.contributor.author Wahyuni, Lutfi
dc.contributor.author Ningsih, Arum Dwi
dc.date.accessioned 2023-10-10T09:42:29Z
dc.date.available 2023-10-10T09:42:29Z
dc.date.issued 2023-09-26
dc.identifier.uri https://repositori.stikes-ppni.ac.id/handle/123456789/2175
dc.description.abstract Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolisme yang ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah. Faktor resiko yang dapat mengakibatkan diabetes mellitus diantaranya stres, faktor genetik, umur serta riwayat mengkonsumsi alkohol. Upaya paling sederhana guna mengendalikan gula darah yaitu dengan menerapkan manajemen stres. Tetapi dalam realitanya, masih banyak penderita diabetes mellitus yang tidak dapat mengelola stres sehingga terjadi kenaikan kadar gula darah pada penderita itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus di ruang Krisan Rumah Sakit Arafah Anwar Medika. Riset ini menggunakan metode analitik korelasi dengan desain cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 45 responden yang diambil dengan teknik consecutive sampling. Hasil analisa data menggunakan uji Spearman Rho. Hasil analisa menampilkan nilai p value 0,001 < α 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat stress dengan kadar gula darah penderita diabetes mellitus di ruang Krisan Rumah Sakit Arafah Anwar Medika. Sementara itu angka koefiensi korelasi menunjukkan nilai 0,663 yang berarti hubungan antara tingkat stress dengan kadar gula darah penderita diabetes mellitus di ruang Krisan Rumah Sakit Arafah Anwar Medika yaitu kuat. Stres dapat meningkatkan kadar glukosa darah karena stres menstimulus tubuh untuk mengeluarkan hormon kortisol dan ephinefrin. Kedua hormon ini mempunyai efek yang kuat dalam menyebabkan timbulnya proses glikoneogenesis, sehingga akan meningkatkan kadar glukosa darah dengan jumlah besar dalam beberapa menit. Manajemen stres yang baik diharapkan dapat mengendalikan kadar gula penderita sehingga terciptanya kualitas hidup yang lebih baik. en_US
dc.language.iso other en_US
dc.publisher Perpustakaan Universitas Bina Sehat PPNI en_US
dc.subject diabetes mellitus en_US
dc.subject kadar gula en_US
dc.subject stres en_US
dc.title HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II DI RUANG KRISAN RUMAH SAKT ARAFAH ANWAR MEDIKA en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account