DSpace Repository

HUBUNGAN ANTARA SELF EFFICACY DENGAN QUARTER LIFE CRISIS PADA MAHASISWA S1 KEPERAWATAN REGULER UNIVERSITAS BINA SEHAT PPNI MOJOKERTO

Show simple item record

dc.contributor.author Bashori, Moh Ainol
dc.contributor.author Akbar, Amar
dc.contributor.author Zainuri, Imam
dc.date.accessioned 2024-09-10T02:36:22Z
dc.date.available 2024-09-10T02:36:22Z
dc.date.issued 2024-08-23
dc.identifier.uri https://repositori.stikes-ppni.ac.id/handle/123456789/2615
dc.description.abstract Mahasiswa sering mengalami quarter life crisis saat memasuki usia 18-30 tahun, yang dapat mengakibatkan kebimbangan dalam pengambilan keputusan, putus asa, penilaian diri negatif, cemas, tertekan, dan masalah dalam hubungan interpersonal. Quarter life crisis dapat diatasi dengan baik jika mahasiswa memiliki self efficacy yang tinggi. Self efficacy merupakan keyakinan pada kemampuan diri sendiri, dapat meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi, sehingga membantu mahasiswa melewati masa sulit tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara self efficacy dengan quarter life crisis pada mahasiswa S1 keperawatan reguler Universitas Bina Sehat PPNI Mojokerto. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional untuk menilai hubungan antara self efficacy dan quarter life crisis pada mahasiswa S1 keperawatan reguler di Universitas Bina Sehat PPNI Mojokerto. Variabel independen dalam penelitian ini adalah self efficacy dan variable dependen yaitu quarter life crisis. Sampel sebanyak 88 mahasiswa dipilih dari populasi 713 menggunakan teknik stratified random sampling. Data diambil dengan Self Efficacy Scale dan Quarter Life Crisis Scale. Hasilnya menunjukkan bahwa 60,2% mahasiswa memiliki self efficacy tinggi dan 73,9% mengalami quarter life crisis sedang. Analisis dengan korelasi Spearman’s Rho menggunakan SPSS 29 menunjukkan p-value 0,001 (p<0,05) dan Correlation Coefficient -0,506, yang menunjukkan hubungan kuat. Kesimpulannya, semakin tinggi self efficacy yang dimiliki mahasiswa, maka semakin rendah quarter life crisis yang dialami mahasiswa, begitupula sebaliknya. Individu dengan self efficacy tinggi akan lebih cenderung aktif melakukan usaha dan bekerja keras karena mereka memiliki sebuah keyakinan terhadap kemampuannya dalam menghadapi hambatan pada proses mencapai keberhasilannya. en_US
dc.language.iso other en_US
dc.publisher Perpustakaan Universitas Bina Sehat PPNI Mojokerto en_US
dc.subject Mahasiswa Keperawatan en_US
dc.subject Quarter Life Crisis en_US
dc.subject Self Efficacy en_US
dc.title HUBUNGAN ANTARA SELF EFFICACY DENGAN QUARTER LIFE CRISIS PADA MAHASISWA S1 KEPERAWATAN REGULER UNIVERSITAS BINA SEHAT PPNI MOJOKERTO en_US
dc.title.alternative Studi Cross-sectional di Universitas Bina Sehat PPNI Mojokerto en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account