DSpace Repository

ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN POST OP APPENDIKS DENGAN ANESTESI SPINAL YANG MENGALAMI HIPOTERMI MELALUI PENERAPAN INFUS WARMER DI RUANG PEMULIHAN RSUD BANGIL

Show simple item record

dc.contributor.author watie, Widya
dc.contributor.author Dwi Ningsih, Arum
dc.date.accessioned 2024-09-22T08:10:09Z
dc.date.available 2024-09-22T08:10:09Z
dc.date.issued 2024-05-27
dc.identifier.uri https://repositori.stikes-ppni.ac.id/handle/123456789/2839
dc.description.abstract Masa pemulihan setelah anestesi dianggap sebagai masa berisiko tinggi terjadinya komplikasi. Salah satu efek samping yang dapat terjadi setelah anestesi adalah hipotermia. Hipotermia adalah suatu kondisi di mana mekanisme termoregulasi tubuh mengalami kesulitan dalam mengatasi stres dingin. Pemberian cairan intravena hangat berupaya memulihkan suhu tubuh dan menetapkan titik suhu, sehingga mengurangi kejadian demam lebih lanjut pada pasien. Metode penelitian berupa studi kasus dengan intervensi infus warmer pada 3 responden. Pasien diberikan cairan intravena selama 1 jam dengan kecepatan infus 20 tetes permenit, pasien di lakukan pemantauan suhu setiap 15 menit, dari tiga pasien menunjukkan kenaikan suhu, pada pasien ke 1 dari suhu 35.1 ℃ menjadi 36.3 ℃ mengalami kenaikan suhu 1,2℃, pasien ke 2 dari suhu 34.6 ℃ menjadi 36.2 ℃ mengalami kenaikan suhu 1,6℃, pasien ke 3 dari suhu 35.2 ℃ menjadi 36.7 ℃ mengalami kenaikan suhu 1,5 ℃, dari hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa ada pengaruh infus warmer terhadap kenaikan suhu pada pasien post operasi spinal yang mengalami hipotermi. Cairan intravena dipanaskan menggunakan mekanisme konveksi. Perpindahan panas konvektif merupakan perpindahan panas yang terjadi akibat pergerakan molekul pengangkut panas. Perpindahan panas terjadi ketika partikel yang dipanaskan menjauh dari sumber panas dan partikel yang lebih dingin mendekati sumber panas. Ketika cairan infus dipanaskan, terjadi mekanisme konveksi dimana panas dipindahkan ke cairan atau darah melalui pergerakan partikel dari cairan infus yang dipanaskan. Sehingga terapi pemberian infus warmer sangat bermanfaat bagi pasien dengan post operasi spinal yang mengalami hipotermia. en_US
dc.language.iso other en_US
dc.publisher Perpustakaan Universitas Bina Sehat PPNI en_US
dc.subject Post Op Appendiks, Anestesi Spinal, Infus Warmer, Hipotermia en_US
dc.title ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN POST OP APPENDIKS DENGAN ANESTESI SPINAL YANG MENGALAMI HIPOTERMI MELALUI PENERAPAN INFUS WARMER DI RUANG PEMULIHAN RSUD BANGIL en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account