DSpace Repository

ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA MASALAH HARGA DIRI RENDAH PADA PASIEN GGK DENGAN PENDEKATAN INTERPERSONAL CARING PEPLAU DI RSUD BANGIL PASURUAN

Show simple item record

dc.contributor.author Sofie Maulyda
dc.contributor.author Amar Akbar
dc.date.accessioned 2024-09-26T07:52:38Z
dc.date.available 2024-09-26T07:52:38Z
dc.date.issued 2024-09-26
dc.identifier.uri https://repositori.stikes-ppni.ac.id/handle/123456789/3029
dc.description.abstract Harga diri rendah masih menjadi salah satu masalah yang sering dijumpai pada pasien dengan gangguan jiwa maupun gangguan fisik, baik di rumah sakit atau pada lingkup komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi pendekatan interpersonal caring Peplau dalam meningkatkan harga diri pada pasien GGK dengan harga diri rendah. Partisipan pada penelitian ini yaitu dua klien perempuan usia 57 tahun, dan 55 tahun, dengan GGK On Hemodialisa di Ruang HD RSUD Bangil Pasuruan. Klien pertama (Ny. Y) menunjukkan gejala seperti klien menilai dirinya negatif ( klien merasa minder karena tubuhnya lemah karena sakit yang ia alami, klien merasa malu dan klien merasa tidak berguna, klien pesimis atas kesembuhannya, klien sulit berkonsentrasi, suara dan intonasi rendah, klien terlihat sering menunduk, mimik atau ekspresi wajah klien datar, tidak mau menatap lawan bicara, klien merasa malu, sedangkan pada klien kedua (Ny. H) yakni klien merasa tidak bisa apa-apa, klien merasa minder karena penyakitnya yang tak kunjung sembuh, klien pesimis atas kesembuhannya, klien sulit berkonsentrasi tidak banyak suara, intonasi rendah, agak lambat, klien terlihat sering menunduk, mimik atau ekspresi wajah klien datar, tidak mau menatap lawan bicara, klien merasa malu, tidak mampu mengambil keputusan. Metodologi penelitian yakni intervensi yang dilakukan dalam empat sesi. Setelah dilakukan tindakan asuhan keperawatan selama empat sesi di dapatkan sesi pertama sudah menunjukkan BHSP yang di harapkan. Pada evaluasi sesi kedua, sudah di dapatkan kemampuan positif klien 2 kegiatan, pada evaluasi sesi ketiga sudah di dapatkan kemampuan positif klien 3 kegiatan, sehingga dapat dilanjut dengan sesi bersama keluarga. efektivitas dari pemberian intervensi bergantung pada kemauan, dan dukungan keluarga dalam melaksanakan intervensi yang telah diberikan, sehingga diharapkan klien menjadi termotivasi untuk melaksanakan prosedur perawatan dengan baik dan kooperatif en_US
dc.publisher Universitas Bina Sehat PPNI Mojokerto en_US
dc.subject asuhan keperawatan, GGK, hemodialisa, harga diri rendah en_US
dc.title ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA MASALAH HARGA DIRI RENDAH PADA PASIEN GGK DENGAN PENDEKATAN INTERPERSONAL CARING PEPLAU DI RSUD BANGIL PASURUAN en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account