DSpace Repository

Hubungan peran kader dengan kemandirian ibu mengolah PMT dalam upaya penanggulangan balita stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Menanga Kabupaten Flores Timur

Show simple item record

dc.contributor.author KIA MASAN, ALOYSIUS
dc.contributor.author Andriyanto, Arief
dc.contributor.author Azizah Kusumaningrum, Umi
dc.date.accessioned 2024-09-30T03:50:59Z
dc.date.available 2024-09-30T03:50:59Z
dc.date.issued 2024-09-25
dc.identifier.uri https://repositori.stikes-ppni.ac.id/handle/123456789/3113
dc.description.abstract Puskesmas Menanga menerapkan salah satu kegitan yang dilakukan adalah dengan kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita yang mengalami stunting. Pelaksanaan kegiatan PMT dilakukan selama 90 hari dengan pendampingan oleh PKK Desa dan Kader Posyandu melibatkan ibu dari anak stunting untuk melaksanakan kegiatan PMT dengan tujuan agar setelah PMT selama 90 hari, ibu-ibu dapat melanjutkan menu dan cara pengolahan PMT di rumah. Namun masih banyak ibu yang belum bisa mengolah PMT jika tidak didampingi oleh kader. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan peran kader dengan kemandirian ibu mengolah PMT dalam upaya penanggulangan balita stunting. Desain penelitian ini adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu yang mempunyai balita stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Menanga Kabupaten Flores Timur sebanyak 244 orang. Teknik sampling menggunakan cluster random sampling sehingga didapatkan 150 sampel. Instrument menggunakan kuesioner yang disebarkan langsung ke responden. Analisis data menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan peran kader hampir seluruhnya baik yaitu sebanyak 119 orang (79,3%), kemandirian ibu mengolah PMT dalam upaya penanggulangan balita stunting sebagian besar mandiri yaitu 106 orang (70,7%), dan hasil uji Spearman Rho menunjukkan pvalue=0,000 dan koefisien korelasi 0,467, sehingga ada hubungan antara peran kader dengan kemandirian ibu mengolah PMT dalam upaya penanggulangan balita stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Menanga Kabupaten Flores Timur dengan kekuatan sedang. Peran kader yang baik dapat mempengaruhi ibu mandiri mengolah PMT dalam upaya penanggulangan balita stunting karena dengan adanya pendampingan kader, ibu dapat mengetahui bagaimana mengolah PMT yang benar. en_US
dc.publisher Perpustakaan Universitas Bina Sehat PPNI en_US
dc.subject kader en_US
dc.subject kemandirian en_US
dc.subject stunting en_US
dc.title Hubungan peran kader dengan kemandirian ibu mengolah PMT dalam upaya penanggulangan balita stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Menanga Kabupaten Flores Timur en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account