DSpace Repository

ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN CEREBRO VASCULAR ACCIDENT (CVA) HEMORAGIK POST TRACHEOSTOMY DENGAN MASALAH BERSIHAN JALAN NAFAS TIDAK EFEKTIF MELALUI PENERAPAN CHEST PHYSIOTHERAPY DI RSPAL DR. RAMELAN SURABAYA

Show simple item record

dc.contributor.author Sutanti, Iva Tri Arfiani
dc.contributor.author Haryanto, Agus
dc.date.accessioned 2025-07-19T00:48:16Z
dc.date.available 2025-07-19T00:48:16Z
dc.date.issued 2025-07-07
dc.identifier.uri https://repositori.stikes-ppni.ac.id/handle/123456789/3385
dc.description.abstract Cerebrovascular accident (CVA) hemoragik merupakan salah satu dari beberapa penyakit cerebrovascular yang paling umum. Pasien CVA hemoragik seringkali mengalami produksi lendir yang berlebihan dapat menyebabkan sumbatan jalan napas. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis asuhan keperawatan pada pasien CVA hemoragik post tracheostomy dengan masalah bersihan jalan nafas tidak efektif melalui penerapan chest physiotherapy di RSPAL dr. Ramelan Surabaya. Asuhan keperawatann ini dilakukan pada 1 orang pasien CVA hemoragik pada tanggal 18-20 Mei 2025. Pengkajian pada Klien menunjukkan bahwa klien dilaporkan VP Shunt tanggal 15 Januari 2025, saat ini keluarga mengatakan klien batuk terus, tampak kesadaran sopor, GCS E:2 V:x M:3, oksigen trakeokanul 6 lpm, SpO2 99%, produksi sputum banyak, warna kuning kental, secret hidung warna putih encer jumlah sedang. Diagnosa keperawatan yang ditemukan yaitu bersihan jalan nafas tidak efektif dibuktikan dengan stroke. Intervensi yang dilakukan peneliti adalah Manajemen Jalan Nafas (I.01011) dan Pemantauan Respirasi (I.01014). Intervensi yang dilakukan sesuai dengan standar intervensi keperawatan Indonesia meliputi observasi, terapeutik, edukasi, dan kolaborasi sesuai manajemen jalan nafas dan chest physiotherapy. yang terdiri dari postural drainase, vibrasi, clapping selama 10 menit, dan suction selama 15 detik, dilakukan dua kali sehari. Hasilnya menunjukkan bahwa volume sputum yang dihasilkan pada hari pertama adalah 35 cc, meningkat menjadi 45 cc pada hari kedua, dan menurun menjadi 25 cc pada hari ketiga. Data ini menunjukkan adanya respons yang baik terhadap intervensi, dengan peningkatan mobilisasi sekret pada hari kedua dan kemungkinan penurunan akumulasi sekret pada hari ketiga. Keluarga diharapkan membantu klien melakukan chest physiotherapy saat pasien dipulangkan. en_US
dc.language.iso other en_US
dc.publisher Perpustakaan Universitas Bina Sehat PPNI en_US
dc.subject CVA hemoragik en_US
dc.subject bersihan jalan nafas tidak efektif en_US
dc.subject chest physiotherapy en_US
dc.title ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN CEREBRO VASCULAR ACCIDENT (CVA) HEMORAGIK POST TRACHEOSTOMY DENGAN MASALAH BERSIHAN JALAN NAFAS TIDAK EFEKTIF MELALUI PENERAPAN CHEST PHYSIOTHERAPY DI RSPAL DR. RAMELAN SURABAYA en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account