DSpace Repository

HUBUNGAN KONSUMSI SUGAR SWEETENED BEVERAGES (SSB) DENGAN RISIKO PREDIABETES PADA MAHASISWA KEPERAWATAN DI UNIVERSITAS BINA SEHAT PPNI MOJOKERTO

Show simple item record

dc.contributor.author Hidayati, Anna Lailatul
dc.contributor.author Pratiwi, Rizky Meuthia
dc.contributor.author Hidayati, Rina Nur
dc.date.accessioned 2025-07-20T03:23:55Z
dc.date.available 2025-07-20T03:23:55Z
dc.date.issued 2025-06-03
dc.identifier.uri https://repositori.stikes-ppni.ac.id/handle/123456789/3388
dc.description.abstract Prediabetes merupakan kondisi kadar glukosa darah yang melebihi batas normal tetapi belum mencapai kategori diabetes. Konsumsi minuman berpemanis (Sugar Sweetened Beverages/SSB) menjadi salah satu faktor risiko yang signifikan di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi SSB dengan risiko prediabetes pada mahasiswa keperawatan di Universitas Bina Sehat PPNI Mojokerto. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasinya seluruh mahasiswa S1 keperawatan Tingkat I di Universitas Bina Sehat PPNI Mojokerto sebanyak 163 mahasiswa, yang sekaligus dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Data konsumsi SSB dikumpulkan melalui food recall 7 hari dan dihitung kalorinya menggunakan aplikasi FatSecret. Risiko prediabetes diukur melalui pemeriksaan gula darah puasa dan prediabetes risk test. Analisa data menggunakan crosstab menggunakan SPSS. Hasil analisis crosstab menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi SSB dan risiko prediabetes secara proporsional: semakin rendah konsumsi SSB, semakin rendah proporsi risiko prediabetes. Hampir seluruh mahasiswa (79,8%) memiliki konsumsi SSB rendah dan mayoritas dari mereka memiliki risiko rendah prediabetes. Sementara itu, pada kelompok konsumsi SSB tinggi (20,2%), hampir setengahnya (42,4%) memiliki risiko prediabetes tinggi. Rendahnya konsumsi SSB di kalangan mahasiswa dapat dipengaruhi oleh dorongan lingkungan pergaulan dan meningkatnya kesadaran akan gaya hidup sehat. Selain itu, kemudahan akses informasi gizi juga mendorong mereka untuk mengurangi konsumsi SSB. Namun, masih terdapat 33 mahasiswa dengan konsumsi SSB tinggi yang perlu perhatian. Promosi kesehatan atau seminar gizi bagi mahasiswa tingkat awal penting untuk mempertahankan pola konsumsi SSB yang rendah dan menurunkan peningkatan risiko prediabetes pada mahasiswa keperawatan tingkat. en_US
dc.language.iso other en_US
dc.publisher Perpustakaan Universitas Bina Sehat en_US
dc.subject Mahasiswa Keperawatan en_US
dc.subject Prediabetes en_US
dc.subject Sugar Sweetened Beverages en_US
dc.title HUBUNGAN KONSUMSI SUGAR SWEETENED BEVERAGES (SSB) DENGAN RISIKO PREDIABETES PADA MAHASISWA KEPERAWATAN DI UNIVERSITAS BINA SEHAT PPNI MOJOKERTO en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account