DSpace Repository

ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN ASMA DENGAN BERSIHAN JALAN NAFAS TIDAK EFEKTIF DENGAN INTERVENSI PURSED LIP BREATHING TERHADAP PENURUNAN SESAK DI RUANG HCU RSUD SYAMRABU BANGKALAN

Show simple item record

dc.contributor.author Lestari, Intan
dc.contributor.author Rofiah, Ika Ainur
dc.date.accessioned 2025-08-06T10:25:26Z
dc.date.available 2025-08-06T10:25:26Z
dc.date.issued 2025-07-29
dc.identifier.uri https://repositori.stikes-ppni.ac.id/handle/123456789/3498
dc.description.abstract Asma merupakan penyakit saluran napas kronik yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran napas, yang dapat menyebabkan sesak napas, batuk, dan wheezing. Salah satu intervensi non-farmakologis yang efektif untuk mengatasi pola napas tidak efektif pada pasien asma adalah teknik Pursed Lip Breathing (PLB), yang bertujuan memperpanjang fase ekspirasi dan mengurangi penggunaan otot bantu napas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas PLB terhadap penurunan sesak napas pada pasien asma dengan bersihan jalan napas tidak efektif. Penelitian ini merupakan studi deskriptif berbasis studi kasus pada satu pasien di RSUD Syamrabu Bangkalan pada tanggal 18–20 Maret 2025. Data dikumpulkan melalui pengkajian keperawatan, observasi tanda vital, dan evaluasi klinis harian. Intervensi keperawatan dilakukan dengan memantau pola dan bunyi napas (mengi, ronchi), memberi minuman hangat untuk mengencerkan dahak, melakukan fisioterapi dada jika perlu, serta memosisikan pasien dalam posisi semi-fowler atau fowler untuk memudahkan pernapasan. Selain itu, dilakukan kolaborasi pemberian obat seperti bronkodilator, ekspektoran, dan mukolitik. Sebagai intervensi utama, teknik pursed lip breathing (PLB) diajarkan dan dilakukan tiga kali sehari selama tiga hari. PLB bertujuan memperlambat laju napas, mengurangi sesak, dan membantu pengeluaran sekret secara lebih efektif. Hasil evaluasi menunjukkan adanya perbaikan signifikan pada pola napas pasien. Laju napas menurun dari 28x/menit menjadi 20x/menit, penggunaan otot bantu napas hilang, dan bunyi napas kembali normal. Pasien juga mampu melakukan PLB secara mandiri dan merasa lebih tenang. PLB menciptakan tekanan positif pada saluran napas saat ekspirasi, memperbaiki ventilasi alveolar, dan mengurangi kecemasan. Teknik ini terbukti efektif secara fisiologis dan psikologis, mudah diajarkan, serta mendukung keberhasilan terapi asma en_US
dc.language.iso other en_US
dc.publisher Perpustakaan Universitas Bina Sehat PPNI en_US
dc.subject Asma en_US
dc.subject Pola Napas Tidak Efektif en_US
dc.subject Pursed Lips Breathing en_US
dc.subject Sesak Napas en_US
dc.title ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN ASMA DENGAN BERSIHAN JALAN NAFAS TIDAK EFEKTIF DENGAN INTERVENSI PURSED LIP BREATHING TERHADAP PENURUNAN SESAK DI RUANG HCU RSUD SYAMRABU BANGKALAN en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account