DSpace Repository

ANALISIS PENERAPAN DISCHARGE PLANNING DI RUANG PERAWATAN ANAK PUSKESMAS JETIS KABUPATEN MOJOKERTO

Show simple item record

dc.contributor.author Pangastuti, Puji
dc.contributor.author Basuki, Duwi
dc.date.accessioned 2025-09-08T08:34:31Z
dc.date.available 2025-09-08T08:34:31Z
dc.date.issued 2025-07-16
dc.identifier.uri https://repositori.stikes-ppni.ac.id/handle/123456789/3709
dc.description.abstract Discharge planning merupakan salah satu aspek penting dalam pelayanan keperawatan, namun pelaksanaannya seringkali tidak berjalan efektif. Ketidakefektifan discharge planning berupa edukasi yang tidak terdokumentasi, kurang koordinasi antar tim kesehatan, dan tidak ada tindak lanjut setelah pasien pulang. Hal ini disebabkan kurangnya pelatihan perawat, tingginya beban kerja, belum adanya SOP yang baku, serta rendahnya keterlibatan keluarga dalam proses edukasi. Dampak dari kondisi ini dapat meningkatkan angka kunjungan ulang atau rawat ulang, kesalahan penggunaan obat, ketidaksiapan keluarga dalam merawat pasien. Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang dilakukan di Ruang Perawatan Anak Puskesmas Jetis Kabupaten Mojokerto pada tahun 2025. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi terhadap 13 perawat yang bertugas di ruang perawatan anak. Analisis data dilakukan dengan metode analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam penerapan discharge planning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas perawat (53,8%) berada pada usia produktif di bawah 35 tahun, seluruhnya berjenis kelamin perempuan, sebagian besar berlatar belakang pendidikan DIII Keperawatan, dan memiliki pengalaman kerja lebih dari 5 tahun. Sebanyak 84,6% perawat belum pernah mengikuti pelatihan discharge planning. Implementasi discharge planning telah berjalan cukup baik dengan ketersediaan SOP, namun belum didukung oleh supervisi dan monitoring yang optimal. Analisis SWOT menunjukkan posisi Ruang Perawatan Anak Puskesmas Jetis berada pada Kuadran I (Strengths-Opportunities), sehingga strategi agresif dapat diterapkan untuk meningkatkan implementasi discharge planning. Implementasi discharge planning di Ruang Perawatan Anak Puskesmas Jetis tergolong cukup baik, namun masih memerlukan peningkatan, terutama dalam aspek pelatihan perawat, supervisi, dan pemanfaatan teknologi. Strategi peningkatan berupa pelatihan berjenjang, digitalisasi sistem discharge planning, dan pengembangan media edukasi berbasis teknologi perlu diterapkan untuk meningkatkan mutu discharge planning serta kesiapan keluarga dalam perawatan lanjutan di rumah en_US
dc.language.iso other en_US
dc.publisher Perpustakaan Universitas Bina Sehat PPNI en_US
dc.subject Analisa SWOT en_US
dc.subject Discharge planning en_US
dc.subject Puskesmas en_US
dc.title ANALISIS PENERAPAN DISCHARGE PLANNING DI RUANG PERAWATAN ANAK PUSKESMAS JETIS KABUPATEN MOJOKERTO en_US
dc.type Other en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account