DSpace Repository

ANALISIS PENERAPAN DEEP BREATHING RELAXATION TERHADAP NYERI AKUT PADA PASIEN POST OPERASI CORONARY ARTERY BYPASS GRAFTING (CABG) DI RSPAL dr. RAMELAN SURABAYA

Show simple item record

dc.contributor.author WIDODO, SUGENG
dc.contributor.author MERBAWANI, RARAS
dc.contributor.author VIRDA YUNIARTI, ENNY
dc.date.accessioned 2025-09-19T07:22:50Z
dc.date.available 2025-09-19T07:22:50Z
dc.date.issued 2025-09-18
dc.identifier.uri https://repositori.stikes-ppni.ac.id/handle/123456789/3895
dc.description.abstract Coronary artery bypass graft (CABG) merupakan prosedur pembedahan yang menggunakan vena atau arteri pasien untuk memotong area penyempitan arteri guna mengembalikan aliran darah normal ke otot jantung. Nyeri merupakan salah satu masalah paling umum dan signifikan yang dialami pasien setelah operasi CABG, sering kali digambarkan sebagai nyeri sedang hingga berat pada periode pascaoperasi langsung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan deep breathing relaxation terhadap nyeri akut pada pasien Post Operasi Coronary Artery Bypass Grafting (CABG) di RSPAL dr. Ramelan Surabaya. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Responden dalam penelitian ini adalah 1 pasien post operasi CABG. Metode pengumpulan data meliputi pengkajian komprehensif, menentukan diagnosis, menentukan intervensi, melaksanakan tindakan dan mengevaluasi. Hasil asuhan keperawatan pada post operasi CABG dengan masalah keperawatan nyeri akut menunjukkan setelah diberikan terapi asuhan keperawatan dengan deep breathing relaxation dapat menurunkan nyeri akut. Kriteria hasil sudah terpenuhi karena keluhan nyeri menurun dari skala 7 menjadi skala 3, meringis menurun, sikap protektif menurun, gelisah menurun, tidak mengalami kesulitan tidur, frekuensi nadi membaik. Deep breathing relaxation dapat menurunkan nyeri post operasi CABG dengan mengirimkan impuls sensorik non-nyeri yang mengaktifkan serabut saraf A-beta, sehingga “menutup gerbang” transmisi nyeri dari nosiseptor di sumsum tulang belakang. Hal ini mengurangi sinyal nyeri yang diteruskan ke otak dan menurunkan persepsi nyeri. Deep breathing relaxation menekan aktivitas sistem saraf simpatetik yang memperkuat sensitivitas nosiseptor, sehingga nyeri dapat berkurang. en_US
dc.publisher Perpustakaan Universitas Bina Sehat PPNI en_US
dc.subject deep breathing relaxation en_US
dc.subject nyeri akut en_US
dc.subject post operasi CABG en_US
dc.title ANALISIS PENERAPAN DEEP BREATHING RELAXATION TERHADAP NYERI AKUT PADA PASIEN POST OPERASI CORONARY ARTERY BYPASS GRAFTING (CABG) DI RSPAL dr. RAMELAN SURABAYA en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account