| dc.description.abstract |
Program keluarga berencana saat ini sangat dibutuhkan untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan dan untuk meningkatkan kesehatan serta kesejahteraan ibu dan anak. Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) merupakan usaha pemerintah dalam menekan pertumbuhan jumlah penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Antara Usia Dan Paritas Ibu Dengan Pemilihan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Jenis penelitian kuantitatif dengan populasi sebanyak 60 orang dan menggunakan teknik Total Sampling, sehingga jumlah sampel sebanyak 60 akseptor. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi. Analisis menggunakan uji statistik Chi Square . Hasil pembahasan didapatkan bahwa responden adalah berusia 20-35 tahun dan multipara serta tidak memilih IUD sebanyak 39 orang (65%), Berdasarkan hasil uji chi square didapat hasil bahwa nilai signifikan sebesar 0,128 > α0,05 karena hasilnya lebih besar maka H1 ditolak artinya tidak ada hubungan usia dengan pemilihan KB di Klinik Sadina Medika Desa Singogalih Tarik Sidoarjo. Berdasarkan hasil uji chi square didapat hasil bahwa nilai signifikan sebesar 0,000 < α0,05 karena hasilnya lebih kecil maka H1 diterima artinya ada hubungan paritas dengan pemilihan KB di Klinik Sadina Medika Desa Singogalih Tarik Sidoarjo, Hasil penelitian ini dapat dijadikan sumber referensi dan masukan bagi program kerja bidan/tenaga kesehatan untuk meningkatkan konseling yang berkaitan dengan alat kontrasepsi khususnya Alat Kontrasepsi Dalam Rahim. |
en_US |