| dc.description.abstract |
Continuity of Care (COC) merupakan pendekatan pelayanan kebidanan yang memberikan asuhan secara berkesinambungan dan komprehensif mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus, hingga pelayanan keluarga berencana. Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan melalui hubungan kemitraan antara bidan dan klien, serta memungkinkan deteksi dini terhadap komplikasi yang mungkin terjadi. Studi ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada Ny. D usia 27 tahun di Desa Sawo, Kecamatan Jetis. Pendokumentasian dilakukan menggunakan metode SOAP. Asuhan diberikan selama periode 24 November 2025 hingga 10 Januari 2026 dengan total 10 kunjungan, meliputi 1 kunjungan antenatal (ANC), 1 kunjungan persalinan (INC), 4 kunjungan nifas (KF I–IV), 3 kunjungan neonatus (KN I–III), dan 1 kunjungan keluarga berencana (KB). Hasil menunjukkan bahwa selama kehamilan kondisi ibu dalam batas normal tanpa komplikasi. Persalinan berlangsung fisiologis dengan bayi lahir dalam kondisi baik. Pada masa nifas, ibu mengalami keluhan ringan yang masih dalam batas fisiologis dan dapat teratasi dengan baik hingga kondisi stabil. Pada kunjungan neonatus, bayi menunjukkan kondisi normal dengan tanda vital stabil, pertumbuhan baik, serta mendapatkan ASI eksklusif. Asuhan yang diberikan meliputi pemantauan kondisi, pemberian vitamin K, imunisasi Hepatitis B0, edukasi perawatan tali pusat, ASI eksklusif, serta tanda bahaya. Pada kunjungan KB, ibu memilih kontrasepsi suntik 3 bulan (DMPA) setelah konseling, dan tindakan dilakukan sesuai prosedur tanpa komplikasi. Secara keseluruhan, tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan praktik dalam pelaksanaan asuhan. Penerapan COC terbukti efektif dalam menjaga kesehatan ibu dan bayi serta mendukung deteksi dini dan pencegahan masalah selama periode perinatal. |
en_US |