| dc.description.abstract |
Asuhan Continuity of Care (COC) merupakan pendekatan pelayanan
kebidanan komprehensif dan berkesinambungan yang berfokus pada kebutuhan ibu
dan bayi dari kehamilan hingga keluarga berencana, guna meningkatkan
kepercayaan serta deteksi dini risiko dan komplikasi. Asuhan diberikan pada Ny. N
usia 28 tahun di Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo, sejak trimester III hingga KB,
pada 6 Desember 2025–8 Januari 2026. Pendokumentasian menggunakan SOAP
dengan 10 kunjungan meliputi kehamilan, persalinan, nifas (KF I–IV), neonatus
(KN I–III), dan KB. Pada kehamilan ditemukan oligohidramnion melalui USG,
namun kehamilan dapat dipertahankan hingga aterm dengan pemantauan
berkelanjutan. Persalinan dilakukan secara sectio caesarea atas indikasi obstetri dan
berlangsung aman. Masa nifas berjalan fisiologis dengan involusi uterus baik, luka
operasi sembuh optimal, dan ASI lancar tanpa komplikasi. Bayi dalam kondisi
normal dengan tanda vital stabil, refleks baik, serta mendapatkan ASI eksklusif. Ibu
memilih KB suntik 3 bulan. Penerapan asuhan Continuity of Care (COC) pada Ny.
N terbukti efektif dalam mengoptimalkan luaran ibu dan bayi melalui pelayanan
yang komprehensif dan berkesinambungan. Deteksi dini oligohidramnion pada
trimester III memungkinkan pengambilan keputusan klinis yang tepat hingga
kehamilan mencapai aterm dan persalinan sectio caesarea berjalan aman sesuai
indikasi. Masa nifas yang fisiologis serta kondisi neonatus yang stabil menunjukkan
keberhasilan pemantauan pada periode kritis. Selain itu, konseling keluarga
berencana mendukung kesinambungan kesehatan reproduksi. Penerapan COC
sesuai standar terbukti efektif dalam deteksi dini, pencegahan komplikasi, serta
meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan bayi secara menyeluruh. |
en_US |