DSpace Repository

LAPORAN ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE ` PADA NY. K UMUR 25 TAHUN DI TPMB MURAH HANDAYANI, S. Keb DESA PASIRIAN – LUMAJANG

Show simple item record

dc.contributor.author Handayani, Murah
dc.date.accessioned 2026-06-20T03:17:17Z
dc.date.available 2026-06-20T03:17:17Z
dc.date.issued 2026-04-14
dc.identifier.uri https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4274
dc.description.abstract RINGKASAN LAPORAN STASE CONTINUITY OF CARE OLEH : Murah Handayani, S. Keb Asuhan kebidanan secara berkelanjutan (Continuity of Care) pada Ny. “K” bertujuan untuk memberikan pelayanan yang komprehensif dan berkualitas guna memantau kesehatan ibu serta janin sejak masa kehamilan hingga keluarga berencana. Fokus utama asuhan ini adalah mendeteksi secara dini adanya risiko komplikasi dan memberikan intervensi yang tepat pada setiap fase reproduksi. Melalui pendekatan ini, diharapkan dapat menurunkan angka morbiditas dan mortalitas ibu serta bayi melalui pemantauan yang konsisten dan berkesinambungan. Metode yang digunakan dalam laporan ini adalah studi kasus dengan pendekatan asuhan kebidanan (Midwifery Care). Penulis melakukan asuhan langsung kepada Ny. “K” usia 25 tahun mulai tanggal 17 Januari hingga 21 Februari 2026, mencakup trimester III kehamilan, persalinan, masa nifas 40 hari, asuhan neonatus, serta pelayanan KB. Data dikumpulkan melalui anamnesa, pemeriksaan fisik, observasi perkembangan, serta dokumentasi asuhan dengan membandingkan kesesuaian antara fakta di lapangan dan teori yang berlaku. Hasil asuhan menunjukkan bahwa Ny. “K” melakukan kunjungan antenatal sebanyak 9 kali dengan keluhan fisiologis berupa nyeri punggung dan braxton hicks. Persalinan terjadi secara spontan pada 26 Januari 2026 tanpa komplikasi dengan berat bayi 2800 gram. Pada masa nifas (KF1-KF4), proses involusi uteri berjalan normal hingga TFU tidak teraba pada hari ke-35. Kondisi neonatus dinyatakan sehat, telah mendapatkan imunisasi dasar (HB0 dan BCG), serta hasil skrining SHK yang dilakukan menunjukkan perkembangan yang baik. Pada akhir masa nifas, ibu memutuskan untuk menggunakan metode kontrasepsi suntik 3 bulan. Berdasarkan analisis terhadap seluruh rangkaian asuhan, tidak ditemukan adanya kesenjangan antara teori dan fakta di lapangan. Penanganan nyeri punggung dan kontraksi palsu pada masa kehamilan telah sesuai dengan prinsip manajemen ketidaknyamanan trimester III. Proses persalinan kala II dan III yang berlangsung cepat pada ibu multigravida ini sejalan dengan teori persalinan normal. Pada masa nifas dan neonatus, seluruh parameter klinis seperti pengeluaran lochea, penyembuhan luka perineum, hingga lepasnya tali pusat pada hari ke-8 menunjukkan proses fisiologis yang optimal. Pemilihan KB suntik progestin juga dianalisis sebagai langkah tepat karena tidak mengganggu produksi ASI, sesuai dengan literatur mengenai kontrasepsi pascapersalinan. Kata Kunci : Kehamilan, Persalinan, Nifas, KB.   SUMMARY OF CONTINUITY OF CARE (CoC) REPORT BY: Murah Handayani, S. Keb The Continuity of Care (CoC) midwifery management provided to Mrs. "K" aims to deliver comprehensive and high-quality services to monitor maternal and fetal health from pregnancy through family planning. The primary focus of this care is the early detection of potential complications and the provision of appropriate interventions at every reproductive stage. Through this approach, it is expected to reduce maternal and neonatal morbidity and mortality rates via consistent and continuous monitoring. Methodology. This report utilizes a case study method with a Midwifery Care approach. The author provided direct care to Mrs. "K," aged 25, from January 17 to February 21, 2026. This period covered the third trimester of pregnancy, labor, a 40-day postpartum period, neonatal care, and family planning (KB) services. Data were collected through history taking (anamnesis), physical examination, developmental observation, and documentation of care by comparing field findings with established theories. Results. The results of the care showed that Mrs. "K" completed 9 antenatal visits with physiological complaints of back pain and Braxton Hicks contractions. Labor occurred spontaneously on January 26, 2026, without complications, with a birth weight of 2800 grams. During the postpartum period (KF1-KF4), the process of uterine involution proceeded normally until the fundal height (TFU) was no longer palpable by day 35. The neonate was declared healthy, having received basic immunizations (HB0 and BCG), and the results of the Congenital Hypothyroidism Screening (SHK) showed healthy development. At the end of the postpartum period, the mother decided to use a 3-month injectable contraceptive method. Conclusion and Analysis. Based on the analysis of the entire care sequence, no gaps were found between theory and field practice. The management of back pain and false labor pains during pregnancy aligned with the principles of managing third-trimester discomforts. The rapid second and third stages of labor in this multigravida patient are consistent with normal labor theory. During the postpartum and neonatal periods, all clinical parameters-such as lochia discharge, perineal wound healing, and the umbilical cord falling off on day 8-showed optimal physiological processes. The choice of progestin-only injectable contraception was also analyzed as an appropriate step, as it does not interfere with breast milk production, in accordance with literature on postpartum contraception. Keywords: Pregnancy, Labor, Postpartum, Family Planning (KB). en_US
dc.publisher Universitas Bina Sehat PPNI Mojokerto en_US
dc.subject Keywords: Pregnancy, Labor, Postpartum, Family Planning (KB). en_US
dc.title LAPORAN ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE ` PADA NY. K UMUR 25 TAHUN DI TPMB MURAH HANDAYANI, S. Keb DESA PASIRIAN – LUMAJANG en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account