| dc.description.abstract |
Continuity of Care (CoC) dalam kebidanan merupakan suatu pendekatan pelayanan kesehatan yang dilakukan secara berkelanjutan dan komprehensif mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga keluarga berencana.Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayi serta menurunkan angka kesakitan dan kematian melalui deteksi dini komplikasi. Tujuan dari laporan ini adalah melaksanakan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. S usia 23 tahun di UPTD Puskesmas Jatirejo Kabupaten Mojokerto dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan metode SOAP. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi.
Pada kunjungan kehamilan, Hasil asuhan menunjukkan bahwa selama masa kehamilan kondisi ibu dalam batas normal dengan keluhan fisiologis trimester III yang dapat teratasi. Saat persalinan berlangsung secara spontan dan normal pada usia kehamilan 39 minggu dengan standart Asuhan Persalinan Normal oleh bidan di Puskesmas. Bayi lahir spontan, menangis kuat, dengan berat 3.800 gram terdapat robekan jalan lahir derajat 2, sudah di lakukan heacting dan Inisiasi Menyusui Dini (IMD). Asuhan masa nifas dilakukan sebanyak empat kali kunjungan (KF I-IV dengan hasil yang menunjukkan kondisi pemulihan fisiologis, tanpa adanya komplikasi. Kunjungan neonatus telah dilakukan sebanyak tiga kali (KN I-III) dimana bayi menunjukkan tumbuh kembang yang baik dan tanda-tanda vital dalam batas normal. Pada tahap asuhan KB, ibu memilih metode kontrasepsi sesuai kebutuhannya Ny. S memilih memakai KB suntik 3 bulan. Kesimpulan, penerapan asuhan kebidanan secara Continuity of Care efektif dalam meningkatkan kesehatan ibu dan bayi serta mencegah komplikasi |
en_US |