| dc.description.abstract |
Pola tidur bayi sering tidak teratur karena ritme sirkadian yang belum matang, sehingga bayi mudah terbangun akibat kondisi lingkungan yang tidak nyaman, panas, maupun kurangnya ventilasi udara di ruangan. Tidur sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi, sehingga gangguan tidur dapat berdampak pada kondisi fisik, emosi, dan perilaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pola tidur bayi usia 6-12 bulan di Moshi-Moshi Baby Spa Kabupaten Pasuruan. Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi berusia 6–12 bulan di Moshi-Moshi Baby Spa Kabupaten Pasuruan pada bulan Desember 2025 sebanyak 32 bayi. Teknik sampling menggunakan total sampling hingga didapatkan responden sebanyak 32 bayi. Variabel penelitian ini adalah pola tidur bayi. Instrumen yang digunakan adalah modifikasi Brief Infant Sleep Questionnaire (BISQ). Analisis data menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh responden mempunyai pola tidur baik yaitu sebanyak 25 responden (78,1%), sedangkan yang mempunya pola tidur cukup sebanyak 7 bayi (21,9%). Analisis data menunjukkan hampir seluruh responden mempunyai pola tidur baik karena tidur malam ≥ 8 jam, terbangun < 2 kali di malam hari, dan tidur 13-14 jam dalam 24 jam. Pola tidur yang baik dipengaruhi oleh lingkungan tidur yang nyaman, ventilasi rumah yang baik, serta pengetahuan ibu yang memadai dalam mengatur pola asuh dan rutinitas tidur bayi. |
en_US |