| dc.description.abstract |
Mual serta muntah yang dialami selama kehamilan, yang dikenal sebagai emesis gravidarum atau morning sickness merupakan suatu kondisi mual yang muncul pada wanita hamil dan terkadang disertai dengan muntah (frekuensi kurang dari 5 kali), serta dapat terjadi perubahan keseimbangan elektrolit yang mempengaruhi metabolisme tubuh. Tujuan penelitian ini melaksanakan asuhan keperawatan klien dengan masalah Nausea pada ibu hamil Emesis Gravidarum di BPM Amirul Cholifah, S.Tr.Keb. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan study kasus. Penelitian ini dilakukan pada partisipan 1 pada tanggal 13 Januari 2026 – 15 Januari 2026 dan partisipan 2 pada tanggal 30 Januari 2026 – 01 Februari 2026. Partisipan yang diberikan asuhan keperawatan 2 klien yang mengalami Nausea pada ibu hamil Emesis Gravidarum dari tahap pengkajian, Analisa data, Diagnosa, Intervensi, Implementasi, dan Evaluasi. Pengumpulan data dengan cara wawancara, pemeriksaan fisik, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian setelah dilakukan Tindakan asuhan keperawatan selama 3x24 jam pada partisipan 1 dan partisipan 2 Nausea dapat di kontrol selama kehamilan ditandai dengan frekuensi mual menurun, perasaan ingin muntah menurun, perasaan asam di mulut menurun, takikardi menurun, pucat membaik, nafsu makan membaik. Intervensi fokus pada manajemen mual meliputi monitor frekuensi mual, monitor asupan nutrisi dan kalori, pengaturan pola makan sedikit tapi sering, anjurkan konsumsi makanan tinggi protein, pengendalian faktor pencetus, pemberian aromaterapi lemon sebagai terapi nonfarmakologis yang efektif membantu mengurangi gejala emesis gravidarum. Asuhan keperawatan yang tepat dapat membantu mengatasi dan mengontrol masalah Nausea pada ibu hamil Emesis Gravidarum, yang ditandai dengan penurunan frekuensi dan intensitas mual, peningkatan nafsu makan, serta peningkatan kondisi umum. |
en_US |