| dc.description.abstract |
Ikterik neonatorum merupakan kondisi yang sering terjadi pada bayi baru lahir akibat peningkatan kadar bilirubin dalam darah. Neonatus berisiko mengalami ikterus karena fungsi hati yang belum matang, rendahnya aktivitas enzim glukuronil transferase, memecahkan pemecahan eritrosit, serta meningkatkan sirkulasi enterohepatik bilirubin. Kondisi ini dapat menyebabkan penumpukan bilirubin tidak terkonjugasi sehingga kulit dan sklera tampak kuning. Penanganan yang tepat diperlukan untuk mencegah komplikasi seperti kernikterus. Selain fototerapi, terapi komplementer berupa Baby Field Massage dapat membantu mempercepat penurunan kadar bilirubin pada neonatus. Penelitian ini bertujuan untuk menyelamatkan pengasuhan melalui penerapan Baby Field Massage pada bayi dengan ikterik neonatorum. Metodelogi peneletian mengguakan analisis deskriptif pasien dengan ikterik neonatorum yang tanpa komplikasi diruang NICU. Pengumpulan data dilakukan melalui pengkajian, diagnosa,intervensi, implementasi, evaluasi. Sebelum dilakukan intervensi bayi tampak kuning pada kulit dan sklera, kadar bilirubin total sebesar 10,71 mg/dL, bayi tampak rewel, dan frekuensi menyusu kurang optimal. Setelah dilakukan Baby Field Massage selama 3×24 jam, kadar bilirubin menurun menjadi 9,56 mg/dL, warna kuning pada kulit berkurang, bayi tampak lebih tenang, kualitas tidur membaik, serta frekuensi menyusu dan buang air besar meningkat. Masalah penyakit ikterus neonatorum membaik secara bertahap. Keberhasilan Baby Field Massage dalam membantu menurunkan kadar bilirubin berkaitan erat dengan stimulasi fisik pada saraf vagus bayi karena pijatan pada bayi akan menstimulasi nervus vagus yang memicu peningkatan motilitas saluran pencernaan dan merangsang pengosongan lambung. Pergerakan usus yang cepat membantu sisa bilirubin terikat dan diekskresikan lebih awal ke luar tubuh melalui feses dan urine. Baby field massage efektif membantu menurunkan kadar bilirubin dengan meningkatkan ekskresi bilirubin dan mengurangi sirkulasi enterohepatik. |
en_US |