| dc.description.abstract |
Penurunan kesadaran merupakan kondisi medis yang kompleks dan memerlukan
pemantauan ketat guna memahami penyebab di balik kondisi tersebut, mengenali
perubahan pada kondisi kesehatannya, serta memberikan intervensi yang tepat. Tujuan dari studi kasus ini adalah melakukan analisis asuhan keperawatan penurunan kapasitas adaptif intrakranial pada pasien penurunan kesadaran dengan penerapan mobilisasi progresif I terhadap tekanan darah dan saturasi oksigen di ICU. Intervensi mobilisasi progresif I mencakup Head of Bed (HoB), Range of Motion pasif (ROM), dan Continuous Lateral Rotation Therapy (CLRT) diberikan selama 3 hari, dua kali sehari dengan durasi 10 – 20 menit. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa didapatkan kesadaran dengan nilai FOUR-Score 6 (stupor), diagnosa keperawatan penurunan kapasitas adaptif intrakranial. Hasil dari evaluasi keperawatan setelah 3x24jam didapatkan bahwa masalah keperawatan penurunan kapasitas adaptif intrakranial teratasi sebagian, diantaranya: tekanan darah membaik dari 180/91 mmHg menjadi 158/75 mmHg dan saturasi Oksigen meningkat 100%. Pada pasien lansia penerapan intervensi ini membuat status hemodinamik tidak langsung menurun di awal tindakan dan cenderung menunjukkan respons kompensasi yang lambat. Penerapan protokol Mobilisasi Progresif Level I merupakan satu dari intervensi mandiri yang dilakukan oleh perawat, dengan kondisi penurunan kesadaran terbukti mampu memberikan dampak positif, seperti perbaikan tekanan darah secara bertahap dan stabilitas saturasi oksigen (SpO2). Gravitasi dari posisi elevasi kepala dan tindakan rotasi miring kanan-kiri mengoptimalkan ekspansi paru sehingga meningkatkan saturasi oksigen. Stimulasi ROM pasif melancarkan aliran balik vena (venous return), menurunkan resistensi pembuluh darah, dan menormalkan tekanan darah. |
en_US |