DSpace Repository

Hubungan Stres Akademik Dengan Perilaku Agresif Pada Siswa SMKN 1 Mojoanyar

Show simple item record

dc.contributor.author Dewi, Sholichatin Fitria
dc.contributor.author Ratnaningsih, Tri
dc.contributor.author Peni, Tri
dc.date.accessioned 2026-07-21T05:54:22Z
dc.date.available 2026-07-21T05:54:22Z
dc.date.issued 2026-07-21
dc.identifier.uri https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4395
dc.description.abstract Stres akademik merupakan kondisi tekanan yang dialami siswa akibat tuntutan akademik yang berlebihan dan dapat memengaruhi perilaku siswa, termasuk munculnya perilaku agresif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stres akademik dengan perilaku agresif pada siswa kelas XI jurusan Teknik Kimia Industri di SMKN 1 Mojoanyar. Penelitian ini dilaksanakan di SMKN 1 Mojoanyar pada bulan April 2026 dengan menggunakan desain kuantitatif analitik korelasi dengan pendekatan cross- sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI Jurusan Teknik Kimia Industri SMKN 1 Mojoanyar sebanyak 96 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah Total Sampling, sehingga jumlah sampel sebanyak 96 responden. Pengumpulan data menggunakan Kuesioner Educational Stress Scale for Adolescents (ESSA) untuk mengukur stres akademik dan Buss-Perry Aggression Questionnaire (BPAQ) untuk mengukur perilaku agresif. Hasil penelitian lebih dari separuh responden mengalami stres akademik tinggi (51%) dan hampir separuh responden memiliki perilaku agresif tinggi (46,9%). Berdasarkan hasil crosstab menunjukkan responden yang memiliki stres akademik rendah mempunyai perilaku agresif rendah sebanyak (34,0%) dan responden yang memiliki stres akademik tinggi mempunyai perilaku agresif tinggi sebanyak (61,2%). Artinya terdapat hubungan stres akademik dengan perilaku agresif pada siswa kelas XI SMKN 1 Mojoanyar. Semakin tinggi tingkat stres akademik yang dialami siswa, maka semakin tinggi kecenderungan munculnya perilaku agresif. Hal ini karena tekanan akademik yang berlebihan dapat mengganggu regulasi emosi, meningkatkan frustrasi, dan menurunkan kemampuan siswa dalam mengendalikan respons terhadap berbagai situasi. Akibatnya, siswa lebih mudah mengekspresikan emosi negatif melalui perilaku agresif, baik secara fisik, verbal, maupun dalam bentuk permusuhan. en_US
dc.language.iso other en_US
dc.publisher Perpustakaan Universitas Bina Sehat en_US
dc.subject Stres Akademik en_US
dc.subject Perilaku Agresif en_US
dc.subject Siswa Sekolah Menengah en_US
dc.title Hubungan Stres Akademik Dengan Perilaku Agresif Pada Siswa SMKN 1 Mojoanyar en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account