| dc.description.abstract |
Lansia usia ≥60 tahun rentan mengalami gout arthritis dengan prevalensi global 1-4% dan meningkat 4-6% pada lansia >65 tahun. Gout menyebabkan nyeri kronis akibat penumpukan kristal asam urat yang mengganggu aktivitas. Penanganan Nyeri Gout Atritis melalui pemberian rebusan ekstrak daun sirsak. Tujuan: untuk menganalisis penerapan efek rebusan ekstrak daun sirsak terhadapat penurunan nyeri kronis dengan berfokus pada terapi rebusan air daun sirsak pada Gout Atritis di UPT PMKS Mojopahit Mojokerto. Metode: Studi kasus deskriptif kualitatif pada 1 responden lansia gout arthritis. Intervensi berupa pemberian rebusan daun sirsak 200 ml 2x/hari pagi dan malam selama 5x24 jam. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi PQRST, pemeriksaan fisik, dan kadar asam urat pre-post. Hasil: Setelah intervensi 5 hari, skala nyeri menurun dari 5 menjadi 3, edema lutut kiri hilang, kadar asam urat turun dari 11,7 mg/dL menjadi 10 mg/dL, dan frekuensi BAK meningkat 5-6x/hari tanpa efek samping. Kesimpulan: Rebusan daun sirsak 200 ml 2x/hari efektif menurunkan nyeri, edema, dan asam urat pada lansia gout arthritis. Terapi ini dapat menjadi alternatif nonfarmakologis pendamping untuk meningkatkan kemandirian lansia.
Kata kunci: Asuhan keperawatan, Lansia, Rebusan daun sirsak, Nyeri kronis, Gout arthritis |
en_US |