| dc.description.abstract |
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis asuhan keperawatan pada pasien Ny. S pasca Open Reduction and Internal Fixation (ORIF) fraktur femur dengan masalah nyeri akut melalui intervensi relaksasi Benson di ruang rawat inap Cempaka RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik. Fraktur sering menimbulkan nyeri pasca operasi akibat kerusakan jaringan, yang apabila tidak ditangani dengan baik dapat mengganggu proses penyembuhan dan kenyamanan pasien. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Hasil pengkajian awal menunjukkan pasien mengalami nyeri akut dengan skala nyeri 6 (nyeri sedang), disertai ekspresi meringis, sikap protektif, serta peningkatan tekanan darah, frekuensi nadi, dan frekuensi pernapasan. Intervensi keperawatan difokuskan pada manajemen nyeri secara komprehensif melalui penerapan teknik relaksasi Benson sebagai terapi nonfarmakologis yang dikombinasikan dengan terapi farmakologis sesuai program medis. Relaksasi Benson diberikan sebanyak dua kali sehari dengan durasi ±15 menit. Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan skala nyeri dari 6 menjadi 3 (nyeri ringan), penurunan keluhan nyeri, berkurangnya ekspresi meringis, serta perbaikan tanda-tanda vital. Pasien juga tampak lebih rileks dan nyaman. Secara fisiologis, relaksasi Benson bekerja melalui mekanisme blockade gate control dengan merangsang sistem saraf non-nosiseptif sehingga menghambat transmisi impuls nyeri ke otak dan meningkatkan ambang batas nyeri. Kombinasi intervensi nonfarmakologis dan farmakologis memberikan hasil optimal dalam manajemen nyeri serta meningkatkan kenyamanan pasien. |
en_US |