| dc.description.abstract |
Diabetes melitus pada lansia terjadi akibat proses penuaan yang menyebabkan penurunan sensitivitas insulin, perubahan metabolisme glukosa, dan kurang optimalnya perilaku perawatan diri sehingga meningkatkan risiko hiperglikemia. Karya ilmiah ini bertujuan menganalisis penerapan Self Care Activities for Diabetes pada lansia dengan ketidakstabilan kadar glukosa darah. Metode yang digunakan adalah studi kasus asuhan keperawatan pada 1 responden lansia penderita diabetes melitus. Intervensi dilakukan selama 7 kali pertemuan melalui edukasi dan penerapan self care activity meliputi pengaturan pola makan, aktivitas fisik, kepatuhan obat, pemantauan kadar glukosa darah, dan perawatan kaki. Sebelum intervensi, pasien mengalami gejala hiperglikemia berupa sering lapar, haus, sering buang air kecil, serta kebas pada ekstremitas dengan kadar gula darah acak 237 mg/dL. Setelah penerapan Self Care Activities for Diabetes, terjadi perbaikan kondisi berupa penurunan keluhan, peningkatan kemampuan self-care, membaiknya sensasi kaki, dan penurunan kadar gula darah acak menjadi 131 mg/dL. Penerapan Self Care Activities for Diabetes efektif dalam membantu pengendalian kadar glukosa darah dan meningkatkan kemandirian lansia. Intervensi ini perlu dilanjutkan melalui edukasi berkelanjutan, pemantauan rutin, pola hidup sehat, serta dukungan keluarga untuk mempertahankan perilaku self- care dan mencegah komplikasi. |
en_US |