| dc.description.abstract |
Diabetes melitus adalah penyakit yang sering dialami lansia, karena bertambah tuanya tubuh mereka tidak bisa menghasilkan insulin cukup atau tidak mampu menggunakan insulin dengan baik karena gangguan pada cara tubuh memproses gula. Terapi non-farmakologis seperti penggunaan minyak zaitun terbukti bisa mengurangi kerusakan pada kulit, rasa gatal, serta gejala kulit kering. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana memberikan perawatan keperawatan kepada seorang pasien lansia yang berusia 67 tahun, dengan inisial Tn. S yang mengalami gangguan kulit akibat diabetes melitus di UPT Pesanggrahan PMKS Majapahit Mojokerto. Pendekatan dalam memberikan perawatan terdiri dari 5 tahap, yaitu pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi hasil. Diagnosa keperawatan utama yang ditemukan adalah gangguan integritas kulit karena perubahan sirkulasi.Pasien mengatakan memiliki riwayat diabetes dan merasa gatal, kemudian sering menggaruk hingga membuat luka dan luka tersebut sulit sembuh.Hal ini menyebabkan kulit menjadi kering dan bersisik.Tanda-tanda yang terlihat adalah terdapat luka pada kedua kaki, kulit pada kedua kaki tampak kering dan bersisik, serta terdapat kemerahan pada bagian betis kedua kaki. Intervensi yang diberikan meliputi pemberian terapi minyak zaitun yang diberikan secara oles selama tiga hari berturut-turut, pemantauan tanda-tanda vital, dan penyuluhan mengenai cara merawat kulit. Hasil evaluasi menunjukkan adanya perubahan, yaitu kulit yang sebelumnya rusak kini mulai membaik, tidak ada lagi perdarahan, tidak terlihat kemerahan, dan kulit terasa lebih lembab setelah menerima pengobatan dengan pemberian minyak zaitun. Hasil ini menunjukkan bahwa menggunakan minyak zaitun dalam terapi berhasil membantu mengurangi kerusakan pada kulit lansia yang menderita diabetes melitus. |
en_US |