| dc.description.abstract |
Kondisi krisis yang terjadi pada anak saat mendapatkan perawatan di rumah sakit yaitu hospitalisasi. Respon yang paling umum selama anak prasekolah menjalani hospitalisasi salah satunya adalah kecemasan. Tujuan dari asuhan keperawatan ini adalah untuk menganalisis penerapan intervensi asuhan keperawatan pada anak prasekolah dengan ansietas selama hospitalisasi menggunakan terapi bermain puzzle di ruang kertawijaya RSUD Dr. Wahidin Sudiro Husodo kota Mojokerto. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah anak usia prasekolah yang mengalami ansietas selama perawatan di rumah sakit. Intervensi yang digunakan adalah terapi bermain puzzle sebagai teknik distraksi untuk menurunkan kecemasan anak yang dilakukan 15 menit dalam sehari selama 3x24 jam. Hasil evaluasi menunjukkan adanya perubahan kondisi klien yang signifikan. Ibu klien melaporkan bahwa anak sudah kooperatif saat dilakukan tindakan injeksi, nafsu makan membaik dengan porsi makan yang dihabiskan meskipun masih memerlukan waktu, serta klien dapat tidur lebih lama dengan pendampingan. Secara objektif, kondisi umum klien tampak cukup baik, kontak mata membaik, klien tersenyum, bersedia bersalaman dengan perawat, serta kooperatif saat dilakukan tindakan injeksi. Tanda vital dalam batas relatif stabil dengan nadi 107 kali per menit dan respirasi 22 kali per menit. Masalah keperawatan ansietas dinyatakan teratasi. Teknik distraksi bermain puzzle ini efektif dalam menurunkan ansietas pada anak usia prasekolah selama hospitalisasi karena permainan ini melibatkan konsentrasi serta mengalihkan fokus anak dari stressor lingkungan rumah sakit ke aktivitas yang menyenangkan sehingga pikiran menjadi tenang dan ansietas dapat berkurang. |
en_US |