| dc.description.abstract |
Marriage is scary merupakan kondisi yang menggambarkan rasa takut, cemas atau kekhawatiran terhadap kehidupan pernikahan, sehingga dapat memengaruhi kesiapan mental menikah seseorang, apabila tidak dikelola dengan baik akan meningkatkan risiko terjadinya konflik rumah tangga hingga berujung pada perpisahan. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan marriage is scary dengan kesiapan mental menikah pada mahasiswa profesi ners di Universitas Bina Sehat PPNI Mojokerto. Jenis penelitian analitik korelasi menggunakan desain cross-sectional. Populasi sebanyak 136 mahasiswa profesi ners yang dihitung secara purposive sampling, sehingga mendapatkan sampel 133 responden. Instrumen yang digunakan kuesioner persepsi marriage is scary dan kesiapan mental pra-nikah. Analisis menggunakan Uji Statistik Chi-Square (a<0,05). Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berpersepsi marriage is scary pada kategori negatif (62,4%), sedangkan hampir seluruhnya kesiapan mental menikah pada mahasiswa profesi ners rendah (76,7%). Nilai P (0,001) dengan nilai contingency coefficient (0,410) yang berarti kekuatan hubungan pada kategori sedang antara marriage is scary dengan kesiapan mental menikah. Penelitian ini menunjukkan bahwa semakin negatif marriage is scary yang dimiliki mahasiswa profesi ners, semakin rendah pula kesiapan mental menikah, oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kesiapan mental sebelum memasuki kehidupan pernikahan dengan mencari informasi yang positif, meningkatkan pemahaman diri dan hal positif lainnya. |
en_US |