| dc.description.abstract |
Nyeri akut merupakan salah satu masalah yang sering dialami lansia dengan hipertensi, ditandai dengan keluhan nyeri kepala atau tengkuk akibat peningkatan tekanan darah yang memicu aktivasi sistem saraf simpatis, vasokonstriksi, dan pelepasan mediator nyeri sehingga menurunkan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis asuhan keperawatan dengan masalah nyeri akut menggunakan intervensi relaksasi otot progresif pada lansia hipertensi di UPT Pelayanan Sosial Tresna Werda Kabupaten Jombang. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan tahapan proses keperawatan meliputi pengkajian, analisis data, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi, di mana intervensi dilakukan selama tiga hari dengan pemberian terapi relaksasi otot progresif, pemantauan tanda vital, serta identifikasi karakteristik nyeri menggunakan Numeric Rating Scale. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri dari skala 6 menjadi skala 3, pasien tidak lagi tampak meringis, frekuensi nadi membaik, serta tekanan darah menurun dari 160/100 mmHg menjadi 140/90 mmHg, sehingga masalah nyeri akut teratasi sebagian. Temuan ini sejalan dengan penelitian Prastiwi, Leu, & Putri (2018) yang menegaskan efektivitas relaksasi otot progresif dalam menurunkan tekanan darah dan intensitas nyeri pada lansia hipertensi. Kesimpulannya, relaksasi otot progresif merupakan intervensi nonfarmakologis yang efektif, aman, sederhana, dan dapat dilakukan secara mandiri untuk mengurangi nyeri akut serta menjaga kestabilan tekanan darah, sehingga dapat dijadikan bagian dari asuhan keperawatan gerontik yang bersifat promotif, preventif, dan rehabilitatif. |
en_US |