| dc.description.abstract |
Salah satu masalah kesehatan balita yang paling umum yaitu diare, yang dapat dipengaruhi oleh Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan kejadian diare pada balita di RSIA Pondok Jati. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif, metode korelasional dan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian yaitu 297 anak, dan sampel yang diambil adalah 78 anak. Teknik pengambilan sampel consecutive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner PHBS dan lembar wawancara. Pengolahan data dilakukan dengan cara editing, coding, scoring, tabulating, serta dilakukannya uji korelasi Spearman Rho. Hasil penelitian diperoleh sebagian besar balita dengan kategori PHBS kurang mengalami diare sebanyak 39 anak (50%). Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien sebesar 0,832 dengan nilai signifikansi (p-value) sebesar 0,000 < α 0,05, sehingga terdapat hubungan yang signifikan dan sangat kuat antara PHBS dengan kejadian diare pada balita di RSIA Pondok Jati. Semakin kurang penerapan PHBS maka semakin tinggi risiko terjadi diare pada balita. Beberapa komponen PHBS yang dapat menyebabkan diare diantaranya, anak tidak diberikan ASI eksklusif hingga usia 6 bulan, tidak mencuci tangan dengan sabun dan air bersih, serta tidak menggunakan air bersih dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari. |
en_US |