| dc.description.abstract |
Konsumsi buah dan sayur pada anak usia sekolah masih tergolong rendah dan menjadi salah satu permasalahan gizi yang dapat memengaruhi pertumbuhan, perkembangan, serta status kesehatan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi gizi melalui media audiovisual terhadap konsumsi buah dan sayur pada siswa SDN Tongas Kulon. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian berjumlah 138 siswa, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan responden penelitian. Data dikumpulkan menggunakan formulir kuesioner FFQ dan dianalisis untuk melihat perbandingan antara dari hasil pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi gizi, sebagian besar responden berada pada kategori tidak beragam yaitu 66 responden (47,8%) dan kategori beragam yaitu 71 responden (52,2%). Sedangkan setelah dilakukan intervensi didapatkan dalam kategori beragam yaitu 85 responden (61,1%) dan kategori tidak beragam 53 responden (38,4%).Hasil tersebut menunjunjukkan adanya peningkatan konsumsi buah dan sayur setelah pemberian edukasi gizi melalui media audiovisual. Edukasi gizi melalui media audiovisual efektif meningkatkan konsumsi buah dan sayur pada anak sekolah dasar karena mampu meningkatkan pemahaman dan ketertarikan siswa terhadap pentingnya pola makan sehat. |
en_US |