| dc.description.abstract |
Kesehatan reproduksi merupakan kondisi sehat secara fisik, mental, dan sosial yang berkaitan dengan sistem reproduksi. Salah satu upaya untuk meningkatkan kesehatan reproduksi calon pengantin adalah melalui skrining pre-marital sebagai deteksi dini kondisi kesehatan sebelum menikah. Pelaksanaan skrining pre-marital dapat didukung oleh support system pasangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran support system pasangan dalam melaksanakan skrining pre-marital pada calon pengantin di KUA Ngoro Kabupaten Mojokerto. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan teknik accidental sampling. Sampel penelitian berjumlah 50 calon pengantin yang memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner support system pasangan yang terdiri atas 12 pernyataan dengan skala Likert yang telah memenuhi uji validitas (r = 0,527-0,737) dan reliabilitas (Cronbach's Alpha = 0,881). Data dianalisis secara univariat menggunakan distribusi frekuensi, persentase dan nilai rata-rata setiap domain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki support system pasangan dalam kategori tinggi, yaitu sebanyak 38 responden (76%), sedangkan 12 responden (24%) berada pada kategori cukup. Analisis setiap domain menunjukkan bahwa dukungan penghargaan memiliki nilai rata-rata tertinggi sebesar 3,63, diikuti dukungan instrumental sebesar 3,57, dukungan emosional sebesar 3,34 dan dukungan informasional sebesar 3,33. Hal ini menunjukkan bahwa calon pengantin telah memperoleh dukungan dari pasangan dalam pelaksanaan skrining pre-marital, yang merupakan salah satu upaya penting dalam deteksi dini kondisi kesehatan sebelum menikah. |
en_US |