| dc.description.abstract |
itu Baby swimming merupakan salah satu bentuk stimulasi dini yang membantu
perkembangan motorik kasar bayi, terutamam meningkatkan kekuatan otot,
keseimbangan, dan koordinasi tubuh. Baby swimming memberikan stimulasi
multisensorik yang mampu meningkatkan perkembangan sistem saraf bayi serta
meningkatkan kemampuan gerak tubuh secara keseluruhan. Desain penelitian
adalah cross-sectional. Populasi adalah seluruh bayi yang berusia 3-12 bulan yang
melakukan terapi berenang di Fafa Baby Spa Pandaan. Sampel adalah seluruh bayi
yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang diambil menggunakan teknik
consecutive sampling sebanyak 46 responden. Prosedur penelitian dilakukan
dengan cara editing, coding, skoring, dan analisa data menggunakan uji Spearman’s
Rho. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi respon baby swimming
dan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan. Hasil penelitian menunjukkan sebagian
besar respon baby swimming berada pada kategori baik (73,9%). Perkembangan
motorik kasar bayi sebagian besar normal sebanyak 35 responden (76,1%). Uji
Spearman’s Rho menunjukkan r = 0,918 dengan p = 0,000 (p < 0,05). Artinya
terdapat hubungan sangat kuat dan signifikan antara respon baby swimming dengan
perkembangan motorik kasar bayi. Semakin baik pelaksanaan baby swimming,
semakin optimal perkembangan motorik kasar yang dicapai. Karena aktivitas di
dalam air memberikan stimulasi yang meningkatkan kekuatan otot, koordinasi,
keseimbangan, dan kontrol tubuh bayi. Baby swimming direkomendasikan sebagai
intervensi stimulasi dini yang efektif mendukung perkembangan motorik kasar bayi
secara optimal. |
en_US |