| dc.description.abstract |
Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang tidak hanya berdampak pada kondisi fisik dan psikologis pasien, tetapi juga dapat memengaruhi penerimaan keluarga. Penerimaan keluarga berperan penting dalam memberikan dukungan selama proses pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerimaan keluarga terhadap anggota keluarga dengan tuberkulosis di Puskesmas Ngoro Kabupaten Mojokerto. Desain penelitian menggunakan deskriptif observasional. Populasi penelitian adalah keluarga pasien tuberkulosis di wilayah Puskesmas Ngoro Kabupaten Mojokerto. Sampel penelitian berjumlah 40 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner penerimaan keluarga yang terdiri dari 40 pernyataan dan dianalisis menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas keluarga memiliki tingkat penerimaan terhadap anggota keluarga dengan tuberkulosis dalam kategori rendah yaitu sebanyak 29 responden (72%). Berdasarkan indikator penerimaan, keempat indikator berada pada kategori rendah, sedangkan indikator penerimaan kepribadian berada pada kategori skor tertinggi. Rendahnya penerimaan keluarga menunjukkan masih adanya kesulitan dalam menerima kondisi fisik, perasaan dan emosi, serta kepribadian anggota keluarga dengan tuberkulosis. Dapat disimpulkan bahwa penerimaan keluarga terhadap anggota keluarga dengan tuberkulosis masih rendah. |
en_US |